Andreas Ajak Saling Menghormati Perbedaan dalam Kesederajatan

 127,125 pembaca

MALANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Andreas Eddy Susetyo bersama Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto menghadiri kegiatan pembinaan wawasan kebangsaan pengurus Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI) di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jumat (18/11/2022).

Turut hadir, Romo Vikaris Jendral Keuskupan Malang Romo Catur Raharso Pr, Ketua Forum Masyarakat Katolik Indonesia Kabupaten Malang FX Soekardi, berserta anggota.

Andreas menjelaskan, bangsa Indonesia memiliki warisan berupa kemajemukan masyarakat yang terbingkai dalam semboyan Bhineka Tunggal Ika. Maka, dia menekankan pentingnya mengutamakan kepentingan bersama demi persatuan.

“Hal ini mengandung beberapa nilai luhur. Di antaranya menghormati perbedaan dalam kesederajatan,” ungkap Andreas.

Dia menyebutkan, sejak zaman kemerdekaan hingga saat ini semangat toleransi dan saling menghargai menjadi kunci terjaganya persatuan dan kesatuan bangsa.

Sehingga, sebutnya, penting bagi masyarakat Indonesia bisa menerima keberagaman realitas perbedaan, dalam hal agama, budaya dan lainnya.

“Untuk itu, bangsa Indonesia juga harus menghargai budaya orang lain dalam bingkai persatuan NKRI,” tegas Komisi XI DPR RI tersebut.

Sementara itu, Wabup Malang Didik Gatot Subroto memberikan apresiasi kepada FMKI yang telah menyelenggarakan kegiatan ini untuk bersilaturahmi dan menjaga hubungan baik antarumat beragama.

Menurutnya, kegiatan ini dapat menjadi salah satu forum yang bermanfaat dalam rangka meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan.

“Saya mengajak kepada representasi umat Katolik yang tergabung dalam kepengurusan Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI) Kabupaten Malang agar senantiasa menjaga kerukunan dan kebersamaan di dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ajak Didik.

Dia juga mengajak kepada jajaran Forum Masyarakat Katolik Indonesia untuk menghindari upaya-upaya provokatif oleh beberapa oknum yang berusaha memecah-belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Didik juga menekankan, bahwasannya tidak ada satupun agama di muka bumi ini yang membenarkan dan mengajarkan tentang kebencian dan perpecahan. Sehingga penting bagi anggota FMKI untuk bisa memerangi informasi hoax.

“Mari bersama-sama dengan Pemerintah Kabupaten Malang, memerangi penyebaran informasi hoax juga segala bentuk tindakan intoleransi serta radikalisme,” tutur Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang tersebut. (ace/pr)