Rabu
14 Oktober 2026 | 2 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Anas dan PDIP Rancang Konsep Pemenangan Pilgub, Begini Model Strateginya

pdip-jatim-anas-kusnadi

SURABAYA – PDI Perjuangan menargetkan dapat memilih mayoritas pemilih muda pada Pilgub Jatim 2018. Di antaranya, dengan membuat kampanye kreatif bagi anak muda.

Menurut bakal Cawagub Jatim dari PDI Perjuangan, Abdullah Azwar Anas, pihaknya akan berupaya memberikan informasi mendidik dan jauh dari isu sensitif.

“Kampanye kedepan harus memberikan edukatif. Kampanye yang inovatif,” tegas Anas di Surabaya, beberapa waktu lalu.

“Karena kampanye ke depan, bukan bad news is good news, namun good news is good news. Oleh karena itu kami akan merancang kampanye yang menarik dan inspiratif,” ujar pria yang masih menjabat Bupati Banyuwangi ini.

Menurutnya, dalam membuat materi kampanye, pihaknya akan menghindari caci maki atau bahkan memfitnah calon lain.

Terkait jadwal keliling Jatim sebagai bentuk sosialisasi, pihaknya akan menyesuaikan dengan agenda pemerintahan di Banyuwangi.

“Kami akan berkeliling di Jumat sore sampai Minggu. Itu kan juga merupakan hari libur,” jelasnya.

Pun apabila ia sedang tidak berada di Banyuwangi, ia masih akan menyempatkan melakukan tatap muka dengan menggunakan aplikasi di ponsel pintar miliknya.

“Dengan mengunakan smartphone, saya masih bisa memimpin rapat meskipun tidak di Banyuwangi. Di era modern seperti saat ini, seperti sudah tak ada lagi jarak,” lanjutnya.

“Namun, kalau pun akhirnya regulasi mengharuskan untuk mengajukan cuti, maka saya juga akan mengikuti regulasi,” lanjutnya.

Ketua DPD PDIP Jatim, Kusnadi, menyebut bahwa pihaknya juga mewaspadai sentimen isu SARA dalam kampanye mendatang.

“Meskipun saya tahu, bahwa masyarakat di Jatim sudah sangat dewasa dalam berpolitik. Isu-isu seperti itu, saya rasa akan mental di Jatim,” tegasnya.

Menurutnya, meskipun partainya bernafaskan nasionalis, bukan berarti pihaknya lepas dari unsur religius.

“Intinya, bahwa kita sama. 89 persen penduduk Jatim adalah muslim yang juga tersebar di seluruh partai, baik yang nasionalis maupun religius,” ujar Wakil Ketua DPRD Jatim ini.

“Kita tak perlu melebih-lebihkan bahwa kita lebih beragama dari situ. Namun, sebaliknya, bahwa kita semua sama,” lanjutnya.

“Sejak 2006 saya pun sudah haji dan beberapa kali melakukan umroh. Namun, saya tak perlu sebut “huruf H” di depan nama saya, karena kalau soal ibadah, itu adalah tanggung jawab saya kepada yang maha kuasa,” pungkasnya. (Surya)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Dugaan Pungli Lahan Perhutanan Sosial, DPRD Jember Minta Dinas Kehutanan Jatim Buka Data KHDPK

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jember, Candra Ary Fianto, meminta Cabang Dinas Kehutanan Jawa Timur membuka ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Sumenep Beri Catatan atas Alokasi Belanja di APBD 2027

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumenep memberikan sejumlah catatan terhadap rancangan APBD 2027, ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Trenggalek Rawat Toleransi untuk Perkuat Pembangunan Daerah

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Trenggalek terus memupuk toleransi dan ...
SEMENTARA ITU...

Sanusi Dorong TMMD Berlanjut Tiap Tahun, Pemerataan Infrastruktur Desa Jadi Prioritas

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi mendorong program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus berlanjut setiap tahun ...
LEGISLATIF

Sri Untari Dukung Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis, Kompetensi Siswa Harus Terukur

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno menyambut positif wacana penghapusan sistem kenaikan ...
LEGISLATIF

Kasus ISPA Jatim Tembus 212.914, Deni Wicaksono Desak Pengendalian Emisi Diperketat

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mendesak pemerintah memperkuat pencegahan infeksi saluran ...