Senin
26 Oktober 2026 | 1 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ahli Waris Pengurus PDIP Sidoarjo Terima Santunan Rp 24 Juta

pdip-jatim-dpc-darjo-bpjs

SIDOARJO – Dua keluarga ahli waris dari dua pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Tarik menerima santunan kematian dari BPJS. Dana santunan diserahkan kepada ahli waris kedua pengurus di sekretariat DPC PDI Perjuangan Sidoarjo, Kamis (4/7/2018).

Keluarga ahli waris dari almarhum Samiono dan Kariyono tak bisa menyembunyikan keharuannya saat menerima dana santunan kematian di  kantor DPC.

Para ahli waris merasa pengabdian yang dilakukan kerabatnya yang aktif menjadi pengurus PDI Perjuangan mendapat perhatian dan penghargaan yang setimpal bahkan hingga di akhir hayat.

Seperti diketahui, almarhum Samiono dan Kariyono, tercatat sebagai pengurus PAC Tarik masa bhakti tahun 2015-2020.

Penyerahan dana jaminan kematian diberikan langsung oleh petugas BPJS didampingi Ketua DPC Sidoarjo Tito Pradopo. Masing-masing ahli waris menerima sebesar 24 juta rupiah.

“Terima kasih Pak Tito sudah perhatian kepada kami. Terima kasih PDI Perjuangan,” ucap ahli waris dari Samiono kepada Tito Pradopo.

Penyerahan santunan karena kedua almarhum menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang pengurusannya  mulai sejak proses pendaftaran hingga pembayaran iuran ditanggung oleh partai.

Baik Samiono maupun Kariyono, keduanya meninggal dunia beberapa waktu lalu karena sakit.

Sejak beberapa waktu lampau, DPC Sidoarjo membuat kebijakan untuk mengikutsertakan seluruh pengurus dari tingkat cabang hingga anak cabang untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. DPC Sidoarjo menyokong iuran jaminan kematian  serta jaminan kecelakaan kerja.

Untuk jaminan kematian, dana santunan bisa diberikan kepada ahli waris seperti pada kasus kematian yang menimpa almarhum Samiono dan Kariyono.

“Setidaknya kami (Partai) berusaha memutus rantai kemiskinan. Sebab pak Samiono dan pak Kariyono adalah tulang punggung di keluarga masing-masing. Semoga dana santunan ini bisa bermanfaat untuk usaha kecil-kecilan bagi keluarga yang ditinggalkan,” kata Tito.

Selain jaminan kematian, Partai juga menyokong iuran jaminan kecelakaan kerja untuk pengurus. Ini sebagai bentuk perlindungan partai karena tugas-tugas pengurus partai yang terkadang tidak kenal waktu bahkan hingga dini hari, terkadang beresiko mengantuk dan mengalami kecelakaan di jalan.

Sementara untuk iuran bulanan peserta BPJS, jelas Tito Pradopo, dilakukan secara gotong-royong. Pengurus yang berdaya secara ekonomi menyubsidi iuran pengurus lainnya yang kurang mampu.

“Untuk pengelolaan dana patungan dan pembayaran ke BPJS kami lakukan secara kolektif,” ujarnya. (her)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Banteng Futsal League Ngawi: Dari Wazza yang Juara hingga Rizky yang Belajar dari Kekalahan

NGAWI – Usianya baru 14 tahun. Bangku sekolah masih menjadi kesehariannya, tetapi Minggu (25/10/2026), Wazza ...
KRONIK

Merah Muda Fest 2026, Repdem Dorong Ruang Politik bagi Anak Muda

Banu Lesmana Bagaskara menilai Gen Z bukan generasi apolitis, tetapi masih menghadapi hambatan masuk partai ...
KRONIK

Dari Sumenep ke Jakarta, Rafiq Membawa Cerita Madura dan Semangat Merawat Indonesia

JAKARTA – Perjalanan dari Sumenep menuju Jakarta bukan sekadar perpindahan dari satu kota ke kota lain bagi ...
EKSEKUTIF

Marhaen Djumadi Dorong Penguatan Pangan dan Kesejahteraan Petani Nganjuk

NGANJUK – Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menilai kebijakan pemerintah pusat terkait harga gabah membantu memberikan ...
SEMENTARA ITU...

165 Pecatur Ikuti Piala Ketua DPRD Trenggalek, Doding Bidik Atlet Berprestasi

TRENGGALEK – Sebanyak 165 pecatur dari Trenggalek dan luar daerah mengikuti turnamen terbuka catur Piala Ketua DPRD ...
KABAR CABANG

Warga Ponggok Kesulitan Air Bersih, PDIP Kediri Salurkan Bantuan dan Siapkan Solusi Jangka Panjang

KEDIRI – Kesulitan air bersih yang dialami warga Desa Ponggok, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, mendorong DPC PDI ...