Minggu
14 Juni 2026 | 1 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Agus Black Hoe Dorong Kebijakan Hunian Terjangkau untuk Milenial dan Gen Z

pdip jatim 241026 Agus black hoe

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Agus Black Hoe, menyoroti kesulitan yang dihadapi generasi milenial dan Gen Z dalam memiliki hunian di tengah tingginya harga properti saat ini.

Bagi sebagian besar generasi muda, terutama yang baru memasuki dunia kerja atau yang sudah berkeluarga, memiliki rumah pribadi di wilayah perkotaan besar seperti Surabaya menjadi tantangan yang tidak mudah.

Menurut Agus Black Hoe kebijakan pemerintah yang baru menawarkan harapan untuk mewujudkan hunian terjangkau bagi kalangan milenial dan Gen Z. Sebagai wakil rakyat, ia berkomitmen untuk memperjuangkan program hunian terjangkau ini agar selaras dengan tata ruang serta tidak mengganggu rencana tata ruang industri di provinsi ini.

Politisi PDI Perjuangan tersebut menjelaskan bahwa salah satu tantangan utama dalam program hunian bagi milenial adalah sinkronisasi antara kebijakan pusat dan daerah. Banyak program perumahan yang sering kali tidak sinkron dengan tata kelola ruang di daerah.

“Program hunian yang ditawarkan pemerintah pusat harus selaras dengan kebijakan di tingkat daerah. Ini penting agar tidak terjadi benturan dengan rencana tata kelola lainnya yang sudah ada, sehingga efektif tanpa menabrak aturan tata ruang dan tata wilayah,” ujar Agus Black Hoe, Sabtu (26/10/2024).

Bagi Agus, salah satu upaya yang perlu diperhatikan adalah memastikan tata ruang untuk kawasan perumahan tidak mengganggu kawasan industri. Jawa Timur sebagai salah satu provinsi dengan kawasan industri yang cukup luas tentu memerlukan pembagian ruang yang jelas agar pembangunan perumahan tidak mengurangi ruang yang disediakan untuk kegiatan ekonomi dan industri.

“Saya akan memperjuangkan agar hunian bagi milenial tetap sesuai dengan tata ruang yang ada, tanpa mengorbankan area industri yang penting bagi perekonomian daerah,” tegasnya.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), persentase kepemilikan rumah di kalangan milenial terus menurun seiring dengan meningkatnya harga properti. Milenial yang ingin memiliki hunian sendiri sering kali terbentur dengan kenaikan harga yang jauh lebih cepat dibandingkan peningkatan pendapatan mereka.

Kondisi ini diperparah dengan tingginya biaya hidup di perkotaan yang mempersulit generasi muda dalam menyisihkan pendapatan mereka untuk membeli rumah. Agus Black Hoe menyadari bahwa kondisi ini adalah cerminan dinamika sosial dan ekonomi yang dialami oleh generasi muda saat ini.

“Milenial dan Gen Z sering kesulitan dalam mengelola kebutuhan pokok dan keinginan mereka. Kebutuhan pokok sering kali diminimalkan, sementara keinginan lebih ditonjolkan,” ungkapnya.

“Mulai dari sekarang, penting bagi milenial untuk belajar memprioritaskan kebutuhan pokok dibandingkan keinginan. Manajemen antara pendapatan dan pengeluaran harus dikelola dengan baik,” sambung dia.

Sejalan dengan pernyataan tersebut, Agus juga menyarankan adanya program literasi keuangan yang ditujukan bagi milenial dan Gen Z. Literasi keuangan yang memadai akan membantu mereka memahami pentingnya menabung dan mengelola pendapatan dengan bijaksana.

Menurut Agus, pemerintah daerah bisa bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mengadakan program literasi keuangan yang diharapkan dapat meningkatkan pemahaman generasi muda tentang pentingnya pengelolaan keuangan.

“Jika milenial memiliki pemahaman yang baik mengenai pengelolaan keuangan, mereka akan lebih mudah mengatur keuangan untuk mempersiapkan diri memiliki hunian,” pungkasnya. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Usulkan Percepatan Proyek Jembatan Kaliombo I agar Tak Ganggu Aktivitas Warga

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mengusulkan percepatan proyek revitalisasi Jembatan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Siap Copot Kepala Dinas Jika Ada Kelalaian Proyek yang Tewaskan Warga

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mendatangi rumah duka korban kecelakaan di kawasan proyek saluran air Margorejo. Eri ...
KRONIK

PDIP Jatim Dorong Duet Indah-Yudha Tetap Dipertahankan Pimpin Lumajang

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono menilai hubungan eksekutif dan legislatif di Kabupaten ...
KABAR CABANG

Ketika Musik, Tari, dan Semangat Bung Karno Menyatu di Lereng Semeru

Kolaborasi musik dan tari membuka pelantikan PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Lumajang di Glagah Arum. Jingle Menang ...
LEGISLATIF

Widarto Soroti Aksi Petani Bagikan Timun Gratis, Desak Pemkab Jember Benahi Tata Kelola Pertanian

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto merespons aksi petani yang membagikan timun gratis akibat harga anjlok hingga Rp500 ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Respons Aspirasi Pelaku Budaya, Dorong Penguatan Legalitas DKD Kota Kediri

Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid merespons aspirasi pelaku budaya terkait legalitas Dewan Kebudayaan ...