Selasa
20 Oktober 2026 | 8 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Agenda Tiga Bulanan Organisasi Perempuan Se-Bakorwil Madiun Jadi Ajang Pertukaran Program

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-22062023

PONOROGO – Tiga bulan sekali menjadi agenda rutin pertemuan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Dharma Wanita Persatuan (DWP), Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI), dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) se-Bakorwil Madiun. Kali ini, Ponorogo menjadi tuan rumah yang bertempat di Pendopo Kabupaten Ponorogo, Rabu (21/6/2023).

Pada kesempatan itu, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, mengapresiasi organisasi-organisasi perempuan dari 10 kabupaten/kota se-Bakorwil Madiun itu yang mampu disatukan dalam suatu pertemuan.

Sepuluh kabupaten/kota itu meliputi Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Madiun, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Magetan, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Kediri, Kota Madiun, dan Kota Kediri.

“Saya merasa bahagia dan terharu. Luar biasa ibu-ibu ini mampu menyatukan bakorwil,” ujar Bupati Sugiri.

Menurut Bupati Sugiri, berbagai pihak punya tanggung jawab untuk saling bekerja sama. Harapannya, ada kesinambungan yang lebih mendalam.

“Ke depan kita bangun kerja sama yang lebih dalam lagi. Tak hanya pertemuan rutin, tapi banyak yang kita sambungkan banyak kesamaan dari daerah Mataraman,” terang politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, Ketua TP PKK Ponorogo, Susilowati Sugiri Sancoko, mengatakan tujuan diadakannya pertemuan itu sebagai ajang silaturahmi agar sesama anggota satu sama lain menjadi saling kenal dan akrab.

“Kita bisa saling bertukar pikiran dan pendapat. Barangkali ada program baik dari kabupaten lain yang bisa ditiru. Kalau bagus kenapa nggak?” ungkapnya.

Tak sekadar sebagai ajang pertemuan saja, istri Bupati Sugiri itu juga mengusulkan agar diadakan pertukaran, baik itu pertukaran UMKM, kesenian, maupun pendidikan. Dengan begitu, produk/ciri khas dari Ponorogo bisa lebih dikenal di daerah lain begitu pula sebaliknya.

“Misalkan lebih bagus lagi disediakan satu tempat yang menjual makanan, kerajinan dari 10 kabupaten itu. Jadi, nggak cuman seremonial yang berlalu begitu saja,” tandasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

RAPBD Jember Rp 5,5 Triliun Belum Dibahas, Widarto Soroti Ketidaksiapan Pemkab

JEMBER – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Jember 2027 belum dimulai ...
KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Targetkan Zero ATS 2027, Kejar Paket A hingga C Bakal Gratis

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menargetkan Kabupaten Malang bebas Anak Tidak Sekolah (ATS) atau Zero ATS pada ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Raperda Transportasi Terintegrasi Harus Jawab Kebutuhan Warga

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...