Sabtu
18 April 2026 | 11 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sholawatan dan Istighosah Bersama Warga, Abah Sanusi Beber Keistimewaan Isra Miraj

pdip-jatim-230213-abah-malang

MALANG – Memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW sekaligus Ngalap Berkah Peringatan 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU), Bupati Malang HM Sanusi sholawatan dan istighosah bersama warga di Masjid Baitul Huda, Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari, Minggu (12/2/2023).

Kegiatan ini juga dihadiri Ketua MUI Kabupaten Malang, para alim ulama, Kepala OPD Kabupaten Malang, MWC NU Kecamatan Wonosari, MUI Kecamatan Wonosari, takmir beserta panitia pembangunan Masjid Baitul Huda.

Sanusi dalam tausiahnya mengajak warga Desa Kebobang untuk senantiasa mengingat kembali hari yang istimewa, yaitu peristiwa Isra Miraj. Isra Miraj mengisahkah tentang perjalanan Nabi Muhammad SAW saat menerima syariat kewajiban sholat lima waktu dalam sehari dan didampingi malaikat Jibril untuk menghadap Allah SWT.

“Perjalanan Isra miraj di antaranya sebagai pengingat untuk senantiasa memperbaiki kualitas sholat, sebagai suatu peristiwa yang mengajarkan tentang kekuasaan Allah SWT,” kata Sanusi.

“Isra Miraj menjadi bukti bahwa Allah sangat menyayangi hambanya dan untuk mengisyaratkan bahwa perintah sholat memiliki keistimewaan, yakni Rasulullah sendirilah yang menjemput perintah ke hadapan Allah SWT,” sambung politisi PDI Perjuangan tersebut.

Sanusi berharap, kelak ketika Masjid Baitul Huda sudah rampung proses pembangunannya, maka semua warga desa bisa menunaikan kewajibannya untuk melaksanakan ibadah sholat di masjid ini.

“Saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dan memberikan donatur, hingga masjid ini dapat cepat diselesaikan. Dengan perbanyak istighfar, insya Allah masjid ini akan segera jadi,” tuturnya.

Bupati yang akrab disapa Abah Sanusi itu juga membahas peringatan hari lahir satu abad NU agar bisa menjadi refleksi bagi warga Nahdliyin di Kabupaten Malang untuk dapat membawa kerukunan, kebersamaan dan kedamaian bagi seluruh warga, terutama di Desa Kebobang.

“Perjalanan 100 tahun bukanlah perjalanan yang singkat, mengingat berbagai zaman yang sudah dilalui oleh para pendahulu kita,” kata Sanusi.

Dia mengakhiri tausiahnya dengan berpesan agar seluruh warga istikomah dalam menegakkan sholat lima waktu. Menurutnya, dengan tegaknya sholat akan membawa dampak pada peningkatan kinerja dan pengabdian terhadap masyarakat. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Sampang Bagikan Benih Jagung, Ajak Masyarakat Tanam Pendamping Beras

SAMPANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sampang mengajak masyarakat untuk menanam tanaman ...
KRONIK

Wiwin Sumrambah Imbau Warga Jombang Antisipasi Kemarau Panjang dan Perkuat Cadangan Pangan

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Wiwin Isnawati Sumrambah, mengimbau masyarakat ...
PEREMPUAN

Novita Hardini Ajak Perempuan Trenggalek Nyalakan Api Perjuangan dan Berkarya

Novita Hardini ajak perempuan Trenggalek menyalakan api perjuangan dan berkarya melalui TGX Women Summit, sekaligus ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...
HEADLINE

Megawati usul Konferensi Asia-Afrika Jilid II Atasi Masalah Geopolitik

JAKARTA – Presiden Ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengusulkan ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Tegaskan Literasi Digital Perempuan Jadi Kebutuhan, Bukan Pilihan

Erma Susanti menegaskan literasi digital bagi perempuan kini menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan ...