Kamis
08 Oktober 2026 | 8 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dukung Agenda Nasional, Pemkab Gresik Gelar Gerakan Pangan Murah

IMG-20230626-WA0026_copy_900x507

GRESIK – Masyarakat kabupaten Gresik dimudahkan mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga terjangkau. Seperti di Balai Desa Banjarsari, kecamatan Cerme misalnya.

Berbagai kebutuhan pangan tersedia. Mulai dari beras, telur dan berbagai kebutuhan dapur lainnya. Harganya terjangkau, di bawah pasaran.

Lapak tersebut disiapkan oleh pemerintah kabupaten Gresik melalui Dinas Pertanian bersama Badan Pangan Nasional, dalam rangka Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional.

Tak heran, masyarakat sangat antusias mendatangi lapak-lapak itu. Utamanya stan sembako, diserbu kalangan ibu-ibu. Mengingat menjelang Idul Adha diperkirakan harga sembako akan mengalami kenaikan.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyampaikan, gerakan pangan ini diadakan serentak nasional. Tujuannya, memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Memudahkan masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau,” ujar wakil bupati perempuan pertama di Gresik tersebut, Senin (26/6/2023) usai melaunching gerakan pangan.

Bu Min sapaan akrabnya menyebutkan, kegiatan ini merupakan upaya pemerintah mendukung stabilisasi pasokan dan harga pangan pokok.

“Persoalan pangan erat kaitannya dengan laju inflasi suatu daerah. Oleh karenanya berbagai upaya kita lakukan untuk mengatasi gejolak harga dan ketersediaan pasokan komoditi,” imbuhnya.

Wakil bupati yang diusung PDI Perjuangan menjelaskan, Pemkab Gresik telah melakukan berbagai upaya, seperti menggelar pasar murah, sidak ke pasar dan distributor, kerja sama dengan wilayah lain juga terjalin agar pasokan dari luar Gresik bisa tetap lancar.

“Alhamdulillah, update minggu lalu harga-harga di Kabupaten Gresik tidak dalam kategori inflasi,” ungkap perempuan asal kecamatan Bungah itu.

Diketahui, komoditas yang disediakan pada kegiatan ini meliputi beras medium dengan jumlah pasokan 1.830 Kg, Bawang Merah dengan pasokan 25 Kg, Bawang Putih dengan pasokan 15 Kg, Cabai Merah dengan pasokan 10 Kg.

Kemudian, Cabai Rawit dengan pasokan 25 Kg, Telur Ayam dengan pasokan 100 Kg, Minyak Goreng dengan pasokan 600 liter, Gula Pasir dengan pasokan 300 Kg, dan aneka olahan pangan dengan jumlah pasokan 100 Kg.

Sebagai informasi, Gerakan Pangan Murah ini diadakan serentak se-Indonesia, di 290 tempat dan melibatkan 34 dinas yang menangani urusan pangan di provinsi dan 256 dinas yang menangani urusan pangan di tingkat kabupaten/kota.

Kegiatan ini juga sejalan dengan amanat Peraturan Pemerintah RI Nomor 68 Tahun 2002 tentang Ketahanan Pangan yakni pemerintah (pusat maupun daerah) perlu melakukan pengendalian harga, khususnya terhadap pangan tertentu yang bersifat pokok.

Ayu, salah satu warga Desa Banjarsari mengaku terbantu dengan gerakan ini. Menurutnya, harga sembako yang ditawarkan cukup murah dibandingkan dengan yang ada di pasaran.

“Ada selisihnya, baik itu harga telur ataupun beras. Jadi lumayan bisa membantu meringankan kebutuhan apalagi menjelang Idul Adha,” pungkasnya. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan di Forum IPU: Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Haruslah Adil

Puan Maharani menegaskan di Sidang Umum IPU ke-153 bahwa tata kelola pemerintahan yang baik haruslah adil, ...
LEGISLATIF

Desak PSU Perumahan Vaganza Segera Diserahkan ke Pemkab Malang, DPRD Siap Kawal

MALANG – Komisi III DPRD Kabupaten Malang mendesak Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Perumahan Vaganza segera ...
SEMENTARA ITU...

Prof Kyungyon Moon Apresiasi Inovasi Bupati Trenggalek, Siapkan Program Pemberdayaan Pemuda

TRENGGALEK – Inovasi Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendapat apresiasi dari Prof. Kyungyon Moon dari Jeonbuk ...
LEGISLATIF

DPRD Banyuwangi Ajukan Raperda Inisiatif Pembentukan Produk Hukum Daerah untuk Dibahas

BANYUWANGI – DPRD Kabupaten Banyuwangi mengajukan Rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif tentang ...
UMKM

Bupati Gresik Perintahkan Dinas Koperasi Tetap Lakukan Pendampingan Pasca-Pelatihan kepada UMKM

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Program Bunda Puspa tidak berhenti pada pelatihan. Para alumni ...
SEMENTARA ITU...

Hadiri Peringatan HUT Ke-81 TNI di Lumajang, Agus Wicaksono Sampaikan TNI Kuat Bersama Rakyat

LUMAJANG – Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan menyelimuti peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara ...