Kamis
01 Oktober 2026 | 2 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wabup Gresik Ajak Organisasi Perempuan Atasi Stunting

IMG-20221223-WA0015_copy_526x285

GRESIK – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengajak organisasi perempuan ikut menurunkan angka stunting di Kota Pudak. Pasalnya, perempuan sebagai pelopor kesehatan di lingkungan keluarga.

“Informasi yang saya dapat. Angka stunting di Kabupaten Gresik turun lebih 10%, dari sebelumnya sekitar 23% sudah turun menjadi sekitar 12-13%. Terima kasih kepada semua pihak, di antaranya perempuan-perempuan hebat,” ujar Bu Min, saat memberikan arahan kepada organisasi perempuan di Kecamatan Driyorejo, Jumat (23/12/2022).

Wakil Bupati yang diusung PDI Perjuangan tersebut mengatakan, penurunan angka stunting patut di apresiasi lantaran sudah sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk menurunkan angka stunting hingga 14%.

Meski demikian, Bu Min kembali mengingatkan target penurunan stunting belum selesai. Pemerintah daerah ingin angka stunting di Kabupaten Gresik turun hingga menjadi 0%.

“Kita harus terus melakukan sosialisasi dan berusaha terus. Baik itu pola makan maupun calon pengantin, hingga nanti sudah memiliki balita. Khusus kepada remaja perempuan bisa kita koordinasi dengan kepala sekolah SMP/MI dan SMA/MA untuk diberikan pil penambah darah,” urainya.

Bu Min juga mengajak anggota organisasi wanita melakukan pendekatan keibuan kepada masyarakat. Perhatian khas seorang ibu, hingga sifat keibuan saat pelayanan di Posyandu dinilai bisa menarik simpati masyarakat.

“Ini akan menumbuhkan kesadaran masyarakat apa itu stunting, dan pada gilirannya akan membantu penurunan angka stunting di Kabupaten Gresik,” pungkasnya.

Kondisi stunting di Kecamatan Driyorejo sendiri sempat menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Gresik. Ini lantaran pada tahun 2021, dari sekitar 7 ribu balita ditemukan 900 balita yang masuk kriteria stunting.

Angka ini sempat menurun pada pertengahan tahun 2021, namun sempat naik tipis pada awal tahun 2022. Data terbaru pada bulan September 2022, dari 6.411 balita yang diukur, ditemukan sebanyak 476 balita stunting.

“Memang terdapat penurunan dari tahun sebelumnya dari sebelumnya 10%, sekarang menjadi 7,4%. Ini yang akan terus kita upayakan hingga turun 0%,” kata Camat Driyorejo, Narto.

Berbagai inovasi dilakukan pihak Pemerintah Kabupaten Gresik bersama Kecamatan Driyorejo. Salah satunya adalah program Cetingan Papa Kepo (Cegah Stunting dengan Pepaya, Pandan, Kelor dan Pendampingan Keluarga).

“Kita sudah cari ahli gizi dan dokter dari Puskesmas di wilayah Driyorejo, untuk mengkaji bahan-bahan yang ada disekitar kita ini. Dan hasilnya bisa kita lihat tren penurunan angka stunting di Kecamatan Driyorejo,” kata Camat Narto. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Anas Karno: Disiplin ASN dan PPPK Harus Berlaku Sama, Jangan Tebang Pilih

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya, Anas Karno, menekankan standar kedisiplinan harus berlaku sama ...
KRONIK

Wabup Antok Takziah di Rumah Duka Korban Kapal Virgo, Sampaikan Belasungkawa

NGAWI – Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko bertakziah ke rumah duka Doddy Soemarno, warga Desa Klitik, Kecamatan ...
KRONIK

Buka Akses Udara, Bupati Fauzi Siapkan Pembangunan Air Strip di Pulau Masalembu

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menyiapkan pembangunan air strip di Pulau Masalembu untuk membuka ...
LEGISLATIF

Erma Susanti: Pengaturan Reses Harus Akomodasi Geografis Jatim, Tetap Efektif dan Akuntabel

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menilai pengaturan kegiatan reses yang mendapat hasil fasilitasi ...
KRONIK

Mengusung Konsep Baru, “Gandrung Sewu Banyuwangi” Dilaksanakan Malam Hari

BANYUWANGI – Gelaran tari kolosal Gandrung Sewu akan digelar dengan konsep baru pada 24 Oktober 2026. Untuk pertama ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta Pengawasan Stunting di Kota Batu Diperkuat, Jangan Berhenti Seremonial

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu Asmadi meminta pengawasan penanganan stunting diperkuat agar intervensi tidak ...