Minggu
18 Oktober 2026 | 2 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tari Remo Massal Pecahkan Rekor Muri, Wali Kota Eri: Ini Karakter Arek Suroboyo

PDIP-Jatim-Tari-Remo-Massal-19122022

SURABAYA – Gelaran tari Remo secara massal yang dilakukan 65,495 pelajar SD/SMP di Surabaya berhasil memecahkan rekor MURI sebagai tari Remo yang pelaksanaannya dilakukan di situs sejarah dan jembatan terbanyak, Minggu (18/12/2022).

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pelajar dan stakeholder yang telah berpartisipasi dalam gelaran tari Remo massal tersebut.

“Antusias pelajar juga luar biasa, di luar ekspektasi kami, dan rekor Muri ini saya persembahkan untuk seluruh warga Surabaya yang sudah menjaga budaya di dalam hatinya,” ucapnya, usai melakukan sambutan di Jembatan Suroboyo.

Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, semangat para pelajar menunjukan bahwa karakter kebudayaan masih ada di hati mereka. Hal itulah yang terus dikuatkan lewat kesenian, salah satunya tari Remo. Filosofi Remo yang menggambarkan semangat kepahlawanan melawan penjajah diharap terus tertanam dalam hati, sehingga tiap anak Surabaya punya karakter yang kuat.

“Karena budaya luar negeri sudah masuk ke Surabaya, maka saya berharap dengan tari Remo ini, seluruh anak Surabaya punya pribadi yang kuat. Tidak mudah terpengaruh budaya luar negeri. Kita punya jiwa luar biasa, budaya luar biasa,” jelasnya.

Tak hanya itu, pemilihan lokasi di 10 tempat bersejarah dan jembatan se-Surabaya juga sengaja dilakukan guna menumbuhkan jiwa kepahlawanan generasi muda.

“Semoga ke depan warga memliki budaya dan karakter yang kuat bisa menjaga kearifan lokal Surabaya,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Yusuf Masruh, mengungkapkan, semangat para pelajar ini menjadi motivasi untuk mengembangkan budaya dan kearifan lokal yang ada di Kota Pahlawan.

Karena itu, ke depan pihaknya berencana untuk memasifkan ekstrakurikuler Remo di tiap sekolah se-Surabaya.

“Insya Allah nanti ada penambahan ekstrakurikuler Remo. Ini kan pembukaan makanya ini bisa memotivasi anak-anak bahwa budaya ini harus terus dilestarikan,” ujar Yusuf.

Sementara itu, Direktur Operasional MURI, Yusuf Ngadri, turut mengungkapkan apresiasinya. Ia mengaku kagum pada antusias anak Surabaya dalam melestarikan budaya.

“Luar biasa semangat di Surabaya ini untuk melestarikan budaya tari Remo. Belum ada di dunia ini semangat seperti di anak Surabaya. Harapan kami ini tidak berhenti sampai di sini,” ucapnya. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

DPP PDI Perjuangan Jadikan Video AI DPD Jatim Percontohan Nasional

SURABAYA – Inovasi pembelajaran politik berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) buatan DPD PDI ...
KABAR CABANG

Wadahi Bakat Atlet Lokal, Turnamen Catur Piala DRJ Ngawi Disambut Antusias Ratusan Peserta

NGAWI – Permainan papan catur rupanya memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Kabupaten Ngawi. Hal ini ...
KRONIK

Risma Desak Pemulihan Air Sumur di Malang, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

MALANG – Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPP PDI Perjuangan Tri Rismaharini menekankan pentingnya pemulihan ...
KRONIK

Sri Untari: Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih Bisa Timbulkan Kegaduhan

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengingatkan Kementerian Koperasi agar mengkaji ...
KRONIK

PDI Perjuangan Gelar Pekan Sampah Nasional, Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Berguna

MALANG – PDI Perjuangan mengajak masyarakat dan komunitas di berbagai daerah menjadikan pengelolaan sampah sebagai ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Rawat Mangrove, Pelestarian Lingkungan Harus Berkelanjutan

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak generasi muda terlibat langsung dalam ...