Selasa
20 Oktober 2026 | 9 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tak Ingin Larut dalam Insiden Perampokan, Wali Kota Santoso Mulai Masuk Kerja

pdip-jatim-221216-dialog-kebangsaan-1

BLITAR– Wali Kota Santoso langsung masuk kerja pasca insiden perampokan yang menimpa dirinya dan istri di rumah dinas (Rumdin) Wali Kota yang terletak di Jalan Sudanco Supriyadi Kota Blitar, pada Senin, (12/12/2022) lalu.

Kader PDI Perjuangan ini menyebut dia tak ingin terus larut dalam peristiwa tersebut. Saat ini dia kembali fokus bekerja menjalankan tugasnya sebagai Wali Kota Blitar.

Hal itu dia sampaikan saat menghadiri acara dialog Interaktif Capacity Building yang digelar Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Blitar di Aula Kantor Kecamatan Kepanjenkidul.

“Syukur alhamdulillah, pasca insiden perampokan di Rumdin Senin lalu, kesehatan fisik saya beserta sang istri telah membaik, meski sebelumnya sempat trauma dengan kejadian itu. Dan mulai sekarang saya harus kembali fokus bekerja seperti biasanya,” kata Santoso, Jumat (16/12/2022).

Dia menjelaskan insiden perampokan yang dialaminya di Rumdin Wali Kota telah ditangani aparat kepolisian. Dia hanya bisa berharap polisi mampu segera mengungkap kasus perampokan itu.

“Semoga peristiwa perampokan itu bisa segera diusut tuntas, agar kita semua tau siapa dalang dan pelakunya, serta apa motif di belakangnya,” harapnya. (Baca juga: Kusnadi Desak Polisi Segera Tangkap Perampok Rumdin Wali Kota Blitar)

Sementara itu, Dialog Interaktif Capacity Building ini mengusung tema menjalin harmoni serta mempererat persatuan dan kesatuan antar suku atau etnis, agar terwujud pembauran kebangsaan yang dinamis dan efektif menuju Kota Blitar Keren.

Santoso mengatakan adanya pembauran etnis dan suku sangat penting diwujudkan untuk mendukung seluruh program Pemerintah Kota Blitar. Mengingat program pembangunan yang dihadirkan, secara penuh untuk kemajuan dan kesejahteran masyarakat.

Lebih dari itu, keberadaan FKP sangat dibutuhkan untuk mewujudkan keamanan dan ketenteraman Kota Blitar. Apalagi menjelang Pesta Demokrasi tahun 2024.

“Kita tahu 2024 nanti adalah tahun politik, kita berharap bagaimana masyarakat bisa tenang, tidak terpengaruh karena kesukuan mengingat suku-suku di Kota Blitar cukup banyak jumlahnya,” tutur Santoso. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Gandeng Kementerian Kehutanan, Sonny Edukasi Warga Cegah Kebakaran Hutan

SITUBONDO – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong keterlibatan masyarakat sekitar kawasan ...
KABAR CABANG

PAC PDI Perjuangan Kalianget Gelar Lomba Layangan Tenong, Hadiah Mobil dan Paket Umrah

SUMENEP – Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, sukses menggelar lomba ...
LEGISLATIF

RAPBD Jember Rp 5,5 Triliun Belum Dibahas, Widarto Soroti Ketidaksiapan Pemkab

JEMBER – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Jember 2027 belum dimulai ...
KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...