Jumat
16 Oktober 2026 | 9 : 16

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ngawi Siapkan Regulasi untuk Memperluas Pasar Beras Organik

pdip-jatim-eksekutif-201022-ngawi

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono merevisi kebijakan terkait kewajiban para aparatur sipil negara (ASN) untuk membeli beras organik. Adanya revisi tersebut bukan berarti menghapus program untuk mendukung para petani ramah lingkungan. Tetapi malah lebih memperluas cakupannya.

Ditemui usai mengikuti rapat, Bupati Ony mengatakan, berdasarkan hasil sharing bersama dengan pegiat pertanian ramah lingkungan, diharapkan kebijakan kewajiban belanja beras organik tidak hanya bagi pegawai ASN. Tetapi diharapkan bisa lebih luas menyasar kalangan masyarakat.

“Kita sudah banyak menampung aspirasi dari pegiat organik. Kita ingin kebijakan ini tidak hanya bagi ASN, tetapi juga instansi vertikal. BUMN, BUMD, lingkungan Pemkab juga menggunakan beras organik. Maka regulasinya ada perluasan,” kata Bupati Ony kepada pdiperjuangan-jatim.com, Kamis (20/10/2022).

Bupati Ony menjelaskan, dengan adanya perluasan cakupan tersebut, maka kata-kata kebijakan tidak lagi wajib dan eksklusif bagi ASN lingkup Pemkab Ngawi. Akan tetapi menjadi imbauan, bagi seluruh instansi vertikal.

“Soalnya tidak hanya ASN Ngawi saja. ASN vertikal juga. Maka nanti bunyinya imbauan di peraturan bupatinya,” jelas Bupati Ony.

Khusus bagi para ASN Pemkab Ngawi, pola pembelian beras organik produksi petani ramah lingkungan masih sama seperti sebelumnya. Setiap bulan, otomatis potong gaji sesuai dengan nilai besaran harga beras organik tersebut.

“Untuk program percepatan akselerasi, konversi pertanian konvensional menuju pertanian ramah lingkungan,” ujar Bupati Ony.

“Maka agar peraturan bupati ini bisa dijalankan, maka bunyinya nanti imbauan. Tetapi imbauan yang sunah muakad,” lanjutnya.

Kebijakan teranyar untuk mendukung petani ramah lingkungan dipastikan akan segera berjalan. Saat ini, regulasi terkait hal itu tengah digodok. Pun demikian juga telah mendapat rekomendasi dari BPKP.

“Mungkin bulan depan sudah berjalan,” ujar Bupati Ony.

Adanya perluasan cakupan belanja beras organik dipastikan menambah kelompok tani ramah lingkungan yang bekerjasama pada program ini. Bupati kader PDI Perjuangan tersebut menyebut, poktan yang akan bekerjasama akan terus bertambah, seiring percepatan migrasi pertanian konvensional ke ramah lingkungan.

“Data kita ada 18 poktan. Tetapi yang siap untuk mengirim produk beras organik ada 15. Dipastikan akan terus bertambah, karena adanya percepatan konversi pertanian,” jelasnya.

Di samping itu, harga beras organik yang akan didistribusikan juga akan disesuaikan. Nantinya, harga beras akan disetarakan dengan kualitas beras premium.

“Kita sesuaikan maksimal Rp 12.800 per kilogram. Sebab biaya produksi petani yang ramah lingkungan, dibandingkan petani konvensional jauh lebih murah. Jika beras konvensional hanya Rp 5.000 an perkilo, beras organik jauh lebih memberikan keuntungan bagi petani,” papar Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono terkait dukungan bagi petani ramah lingkungan. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kukuhkan 66 Kepala Sekolah, Bupati Lukman Tekankan Integritas dan Mutu Pendidikan

BANGKALAN – Kepala sekolah bukan sekadar menduduki jabatan struktural, tetapi juga memegang tanggung jawab besar ...
KRONIK

Sambut Hari Santri, Pemkab Banyuwangi Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk 28 Ribu Santri

BANYUWANGI – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober, Pemerintah ...
KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...
LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...
EKSEKUTIF

Bupati Yani dan PMI Gresik Apresiasi Pendonor Darah yang Telah Donor 50 Kali

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memberikan ...