Kamis
24 September 2026 | 12 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banyuwangi Kampanyekan Kesehatan Lewat Festival Jenggirat Sehat

PDIP-Jatim-Ipuk-Fiestiandani-30062022

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus berupaya meningkatkan kesadaran warganya akan pentingnya upaya preventif kesehatan. Salah satunya dengan menggelar kampanye edukatif yang dibungkus dalam sebuah festival yang menghadirkan berbagai layanan kesehatan di ruang publik.

Festival yang diberi nama Festival Jenggirat Sehat Banyuwangi tersebut digelar di Taman Blambangan Banyuwangi selama dua hari, 17-18 September 2022. Festival tersebut merupakan kolaborasi bareng dari RSUD Blambangan, RSUD Genteng, Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan, dan Palang Merah Indonesia (PMI).

Dalam festival tersebut disediakan berbagai layanan kesehatan pengobatan dan pemeriksaan gratis berupa cek kesehatan dasar, pelayanan vaksinasi, pelayanan jantung dan pembuluh darah, pelayanan psikologi, pelayanan gizi anak dan dewasa, pelayanan tulang sendi, pelayanan asuransi kesehatan, dan donor darah.

“Ayo warga Banyuwangi langsung hadir ke sana. Festival ini dibuat agar warga memiliki kesadaran untuk memeriksakan diri selagi badannya sehat. Periksa kesehatan tidak harus menunggu kita sakit. Di saat sehat perlu juga kita periksa rutin sebagai upaya antisipasi,” ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Sabtu (17/9/2022).

Bahkan, tambah Bupati Ipuk, Pemkab Banyuwangi telah mencanangkan puskesmas sebagai Mal Orang Sehat. Di mana warga diajak untuk memeriksakan diri secara rutin.

“Jangan nungu sakit baru ke puskesmas, tapi saat sehat harus rutin ke sana juga. Segera cek kesehatan kita, jadi kalau ada gejala bisa dicegah lebih dini,” imbuh politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, Direktur RSUD Blambangan, dr. Widji Lestariono, mengatakan festival ini digelar selama dua hari dengan berbagai kegiatan layanan kesehatan. Seperti skrening kesehatan, pemeriksaan laborat sederhana, pemeriksaan jantung, treadmill, pemeriksaan dan konsultasi tumbuh kembang anak hingga akupuntur.

“Kami juga ada talkshow kesehatan dengan tema penyakit non menular dan gizi. Narasumbernya para dokter spesialis dengan mengangkat tema antara lain penyakit stroke, penyakit sendi, stunting, hingga bedah,” ujar Rio, panggilan akrabnya.

Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatangan kerja sama antara Pemkab Banyuwangi dan PT. Grab Indonesia untuk pengembangan dan peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Yakni program antar obat gratis ke rumah pasien kurang mampu.

Festival Jenggirat Sehat juga dimeriahkan aneka hiburan yang menarik, seperti peragaan busana oleh para tenaga kesehatan. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Turun Langsung ke Rubaru, Ketua TP PKK Sumenep Tekankan Pencegahan Stunting

SUMENEP – Upaya percepatan penurunan angka tengkes (stunting) di Kabupaten Sumenep terus digencarkan melalui ...
KRONIK

Pimpin Rakor Stunting, Bupati Lukman: Data Harus Selaras dengan Kondisi Faktual Lapangan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menekankan bahwa keberhasilan penanganan stunting membutuhkan data yang ...
KRONIK

Pasar Banyuwangi mulai Diserahterimakan, Bupati Ipuk Turun Tangan Dengar Keluhan Pedagang

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengecek penyerahterimaan lapak untuk pedagang di Pasar ...
BERITA TERKINI

Sri Untari Dorong Lintas Sektor Cegah Kenakalan Remaja, Guru BK Disiapkan Wadah Aman

MALANG — Pencegahan kenakalan remaja dinilai tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah. Anggota Komisi E DPRD Jawa ...
BERITA TERKINI

557.868 Ton Pupuk Bersubsidi Belum Tersalur, Renny Dorong Pengawasan dengan Lima Ukuran

SURABAYA — Sebanyak 557.868,9 ton atau 26,36 persen pupuk bersubsidi dari total alokasi 2.115.951 ton di Jawa Timur ...
LEGISLATIF

Eddy Paripurna Desak Bongkar Aktor di Balik Peredaran 1.048 Ton Udang Impor

SURABAYA — Peredaran 1.048 ton udang impor yang diduga tidak sesuai peruntukan di sejumlah wilayah Jawa Timur ...