Kamis
30 April 2026 | 3 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPC Sidoarjo Buka Posko Pengaduan

pdip jatim - posko pengaduan dpc sidoarjo

pdip jatim - posko pengaduan dpc sidoarjoSIDOARJO – Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo meresmikan posko pengaduan rakyat, Kamis (4/6/2015). Acara digelar di sekretariat DPC , Jl Jati Selatan IV/11, Sidoarjo.

Acara diikuti seluruh pengurus DPC, perwakilan pengurus dari 18 PAC se-Sidoarjo, anggota DPRD Sidoarjo, dan sejumlah aktivis serikat pekerja. Acara peresmian juga diisi dengan sosialisasi seputar BPJS kesehatan dan Ketenagakerjaan beserta persoalan-persoalan yang masih terjadi di lapangan.

Bertindak sebagai pemateri dalam acara tersebut, antara lain Wakil Ketua Bidang Kesehatan DPD PDI Perjuangan Jatim Hari Putri Lestari, Anggota Komisi E DPRD Jatim Agatha Retnosari, dan pihak-pihak dari instansi terkait, seperti perwakilan dari BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Dinas Kesehatan, Dinas Ketenagakerjaan, dan Dinas Sosial.

Ketua DPC Sidoarjo Tito Pradopo dalam sambutannya mengatakan, posko pengaduan dibuat untuk menampung dan mencarikan solusi atas aduan-aduan yang disampaikan dan dialami rakyat Sidoarjo. Khususnya, ikhwal pelaksanaan program sistem jaminan sosial nasional yang dikelola BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan.

Kata Tito, PDI Perjuangan bersepakat mengawal program pemerintahan Jokowi-JK. Di antaranya adalah program Indonesia sehat.

“Karena sistem ini baru berjalan, tentu masih banyak kekurangan. Nah, ini yang kita kawal bersama dengan instansi terkait seperti BPJS, dinas kesehatan, sosial, dan ketenagakerjaan agar sistem ini betul-betul terwujud seperti yang diharapkan,” katanya.

Selama ini, sebut Tito, PAC-PAC di Sidoarjo sudah menjadi “posko berjalan”, tempat mengadu bagi warga di lingkungan masing-masing perihal pelaksanaan program Indonesia Sehat. Namun, persoalan di lapangan di antaranya masih banyak warga miskin yang belum terdata dalam kepesertaan BPJS Kesehatan non PBI.

Atau, pelayanan kesehatan oleh rumah sakit yang dirasakan peserta BPJS terkesan pilih kasih dibanding pasien berbayar cash. “Persoalan-persoalan di bawah yang terkait dengan persoalan di tingkat kabupaten, akan kami teruskan ke petugas partai di DPRD Sidoarjo,” jelas Tito. (ure)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

Guntur Wahono Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Pancasila di Blitar

Guntur Wahono dorong penguatan karakter generasi muda berbasis Pancasila melalui kolaborasi pemerintah dan media di ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Jadikan Posyandu Wethan Ceria Percontohan Integrasi Layanan SPM di Surabaya

Eri Cahyadi jadikan Posyandu Wethan Ceria sebagai percontohan integrasi layanan SPM berbasis data di Surabaya. ...
KRONIK

Reses Bareng, Pulung dan Romy Tekankan Semangat Gotong Royong dan Penguasaan Ruang Digital

TULUNGAGUNG – Dua anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Romy Soekarno dan Pulung Agustanto, menggelar reses di ...
KABAR CABANG

Salwa, dari Bangku Hukum ke Jalan Politik: Cerita Anak Muda yang Menolak Apatis

Salwa Azzahra, kader muda PDIP Kabupaten Malang, memilih terjun ke politik untuk menjembatani Gen Z agar tidak ...
EKSEKUTIF

Respons Cepat Pemkab Kediri, Layanan SPPG Tugurejo Di-suspend Usai Dugaan Keracunan Siswa

Pemkab Kediri hentikan sementara layanan MBG di Tugurejo usai dugaan keracunan siswa, sampel makanan diuji di ...
LEGISLATIF

Romy Soekarno Tekankan Soliditas Kader, Kunci Hadapi Tantangan Politik dan Rebut Hati Gen-Z

Romy Soekarno tekankan soliditas kader PDIP dan strategi digital untuk menjangkau Gen Z dalam menghadapi Pemilu ...