Senin
26 Oktober 2026 | 5 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PON XX di Papua Dibuka Hari Ini, Puan Ingatkan Prokes Ketat

pdip-jatim-210824-puan1

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan protokol kesehatan (prokes) ketat harus dilaksanakan selama berlangsungnya Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

PON XX di Papua ini dibuka Presiden Joko Widodo pada Sabtu (2/10/2021), dan akan berlangsung hingga 15 Oktober 2021.

Menurut Puan, dengan prokes yang ketat, keselamatan atlet, ofisial, panitia dan masyarakat luas dari ancaman Covid-19 bisa terjamin.

“Penyelenggaraan PON di masa Pandemi Covid-19 memang menjadi tantangan untuk kita semua. Protokol kesehatan yang ketat menjadi salah satu kunci keberhasilan agar PON terselenggara dengan baik,” kata Puan di Jakarta, Jumat (1/10/2021).

Dia mengharapkan seluruh infrastruktur serta sarana prasarana, termasuk yang terkait dengan protokol kesehatan, telah siap jelang pembukaan PON yang kali ini mempertandingkan 37 cabang olahraga dan 10 cabang eksibisi.

“Saat ini para kontingen sudah mulai berdatangan ke Papua. Penyelenggara harus memastikan setiap tahap protokol kesehatan dilakukan sehingga masyarakat Papua merasa aman dengan adanya kepastian seluruh pihak yang terlibat dalam kondisi sehat saat datang,” tutur Puan.

Ketua DPP PDI Perjuangan ini mengatakan, kesehatan para atlet di PON Papua harus diperhatikan. Mengingat pesta olahraga ini dilakukan saat pandemi Covid-19.

“Kesehatan para atlet penting diperhatikan agar kondisinya selalu prima selama pertandingan. Pastikan atlet dan tenaga ofisial ketat melaksanakan 3M, dan dalam pertandingan yang banyak bersentuhan fisik, tes Covid-19 juga jangan sampai terlewat,” imbaunya.

Selain itu dia menekankan pentingnya ruang-ruang karantina harus siap bagi peserta maupun masyarakat yang terindikasi terpapar Covid-19. Puan menegaskan, fasilitas kesehatan di setiap venue harus optimal.

“Pisahkan tempat perawatan untuk suspect. Pastikan agar penanganan terharap pasien sesuai prosedur tanpa mengurangi faktor keselamatan dan kenyamanannya. Koordinasikan aturan kesehatan Satgas Covid-19,” tutur dia.

Pihak penyelenggara juga diharapkan selalu mengecek sertifikat vaksin para penonton pertandingan dan melakukan sterilisasi venue acara. Hal ini mengingat PON XX boleh dihadiri penonton dengan jumlah maksimal 25% dari total kapasitas venue.

“Kepada masyarakat yang ingin menyemarakkan PON Papua untuk terus disiplin prokes dan ingat syaratnya adalah sudah divaksin jika hendak menonton di lokasi pertandingan,” ujar Puan.

PON Papua diselenggarakan di 4 wilayah yaitu di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Merauke. Puan mendorong agar percepatan vaksinasi dikebut meski 4 wilayah itu berada di PPKM level 2 yang memiliki tingkat penyebaran Covid-19 terkendali.

“Penyelenggara bisa bekerja sama dengan pemerintah daerah dan Satgas Penanganan Covid-19 untuk terus menyosialisasikan kepada masyarakat agar taat terhadap protokol kesehatan, termasuk agar selalu menggunakan masker,” ungkap Cucu Proklamator Bung Karno tersebut.

Puan pun mengapresiasi langkah BNPB melalui Satgas Protokol Kesehatan PON XX yang membagikan masker di Bandara Sentani sehubungan dengan berdatangannya kontingen beserta rombongan lainnya.

Langkah tersebut dinilai juga harus dilakukan di tiap-tiap venue dan lokasi keramaian yang berkaitan dengan penyelenggaraan PON.

“Saya juga berharap kepada TNI/Polri untuk terus menjaga keamanan di Papua agar tidak ada gangguan keamanan selama penyelenggaraan PON. Dengan begitu para atlet dapat bertanding dengan tenang, dan masyarakat pun senang saat ikut berpartisipasi,” tutup Puan. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Erma Hadiri Syukuran Petik Padi, Serahkan Bantuan Kultivator pada Poktan Remaja Desa Bungur

TULUNGAGUNG – Anggota komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, menghadiri syukuran petik padi di Desa ...
KRONIK

Ansari PDIP: Pencegahan Kekerasan pada Anak Dimulai dari Keluarga

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, mengaku prihatin terhadap maraknya kasus kekerasan ...
SEMENTARA ITU...

Diana Sasa Pimpin KBI Magetan, Perluas Minat Anak Muda terhadap Kickboxing

MAGETAN – Diana AV Sasa ingin semakin banyak anak muda Magetan mengenal dan tertarik mencoba kickboxing. Baginya, ...
KRONIK

Merah Muda Fest 2026: Belajar Memahami Sesama, Merawat Alam, dan Menumbuhkan Kepedulian

JAKARTA – Kepedulian tidak selalu dimulai dari langkah besar. Terkadang, ia tumbuh dari kesediaan mempelajari cara ...
SEMENTARA ITU...

Banteng Futsal League Ngawi: Dari Wazza yang Juara hingga Rizky yang Belajar dari Kekalahan

NGAWI – Usianya baru 14 tahun. Bangku sekolah masih menjadi kesehariannya, tetapi Minggu (25/10/2026), Wazza ...
KRONIK

Merah Muda Fest 2026, Repdem Dorong Ruang Politik bagi Anak Muda

Banu Lesmana Bagaskara menilai Gen Z bukan generasi apolitis, tetapi masih menghadapi hambatan masuk partai ...