Sabtu
03 Oktober 2026 | 2 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banyuwangi Segera Tuntaskan Vaksinasi Covid-19 pada 5.300 Ibu Hamil

PDIP-Jatim-Bupati-Ipuk-16092021

BANYUWANGI – Kabupaten Banyuwangi terus mempercepat vaksinasi Covid-19, termasuk kepada ibu hamil. Ada sekitar 5.300 ibu hamil yang menjadi sasaran untuk divaksinasi di Banyuwangi.

Salah satunya, vaksinasi ibu hamil ini digelar di Grha Pena, Banyuwangi, Rabu (15/9/2021). Ada ratusan ibu hamil yang ikut dalam vaksinasi yang ditinjau langsung Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.

“Vaksinasi kita percepat dengan kolaborasi bersama berbagai elemen masyarakat. Untuk ibu hamil, targetnya ada 5.300 yang memenuhi syarat vaksinasi terkait usia kehamilannya. Per kemarin sudah 2.478 ibu hamil disuntik dosis 1,” kata Ipuk.

“Kami targetkan dalam sepekan ke depan bisa tuntas 5.300 ibu hamil mendapatkan dosis 1,” imbuh Ipuk.

Bupati dari PDI Perjuangan itu mengatakan, vaksinasi digelar sebagai ikhtiar melindungi ibu dan bayi di dalam kandungan.

“Kami akan terus kejar vaksinasi ini mengingat manfaatnya untuk melindungi, dan sekaligus mengurangi risiko keparahan seseorang bila terpapar covid-19. Ini adalah salah satu benteng kita menghadapi pandemi, selain disiplin pada protokol kesehatan yang ketat,” jelas Ipuk.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, per 14 September, cakupan vaksinasi dosis 1 di Banyuwangi mencapai 636.977 warga (47,5% sasaran). Adapun dosis 2 sebesar 338.790 (25,28 persen).

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Widji Lestariono mengatakan, untuk vaksinasi ibu hamil, pihaknya menyediakan 20.000 dosis untuk dosis 1 maupun dosis 2, termasuk untuk pendamping ibu hamil.

“Seluruh puskesmas dikerahkan untuk melakukan penyuntikan vaksin bagi ibu hamil yang ada di wilayah mereka. Kami gelar serentak, kami libatkan bidan wilayah untuk menyisir ibu hamil yang layak divaksin. Selain pada ibu hamil, kami juga sasarkan vaksin pada pendampingnya sekalian. Bisa suami atau mungkin keluarga yang mendampinginya yang memang belum divaksin. Harapannya, cakupan vaksin bisa lebih luas,” kata Rio.

Salah seorang ibu hamil, Alifia Kusaini (22), mengaku bersyukur akhirnya bisa divaksin. Alifia yang tengah hamil 15 minggu ini awalnya merasa khawatir bisa ikut divaksin atau tidak.

“Dengan dibolehkannya ibu hamil divaksin saya menjadi lega. Karena saya pikir ini akan bagus buat saya dan janin yang di kandungan di tengah situasi pandemi seperti ini,” tuturnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Cegah Kebakaran, Diana Sasa Dorong Pemkab Buat Satu Data Terpadu

MAGETAN — Satu data yang terpadu terkait bencana kebakaran menjadi salah satu faktor dalam upaya pencegahan. Hal ...
KABAR CABANG

Tujuh Hari Wafat Guruh, Ratusan Warga dan Kader PDIP Bangkalan Gelar Doa Bersama

BANGKALAN – Ratusan kader PDI Perjuangan dan masyarakat Kabupaten Bangkalan berkumpul untuk menggelar doa bersama ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Lantik Pengurus Ranting dari 4 Kecamatan

​MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus memperkuat konsolidasi organisasi ...
KRONIK

Buka Turnamen Mini Soccer, Bupati Fauzi Sebut Usia Dini Jadi Fondasi Penting Karakter Pemain

SUMENEP- Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa pembinaan sepak bola tidak boleh berhenti pada ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Minta Biro BUMD-BLUD Jatim Harus Dongkrak Dividen dan PAD

SURABAYA – Pembentukan Biro Pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Jawa ...
KRONIK

Terima DPRD Kota Mojokerto, Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Pentingnya Transparansi Anggaran

SUMENEP – Penguatan transparansi anggaran dan pengawasan pembangunan menjadi fokus utama dalam pertemuan antara ...