Rabu
12 Agustus 2026 | 12 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Siap Dampingi, Anas Karno Apresiasi Kelompok Difabel Pembudidaya Maggot

pdip-jatim-210821-anas-karno-maggot

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya Anas Karno mengapresiasi para difabel di wilayah Kendangsari Surabaya yang membudidayakan maggot black soldier fly (BSF). Apresiasi itu dia sampaikan saat mendatangi langsung tempat budidaya larva lalat BSF tersebut, Sabtu (21/8/21).

Wakil Ketua Komisi B Bidang Perekonomian DPRD Surabaya ini sangat mengapresiasi inisiatif dan inovasi yang dilakukan komunitas difabel di tengah pandemi ini.

Oleh karena itu, dia bakal mendampingi mereka supaya mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Surabaya.

“Budidaya maggot BSF oleh difabel ini harus disupport. Seperti Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian bisa menyediakan pelatihan, pendampingan sampai pemberian bibit,” ujar Anas Karno.

Menurutnya, inovasi usaha tersebut di saat pandemi, ke depannya sangat bagus dikembangkan. Apalagi, sebutnya, budidaya bayi lalat BSF masih jarang dilakukan di Kota Surabaya.

“Budidaya maggot saat pandemi covid ini merupakan inovasi ekonomi kreatif atau ekonomi mikro, sehingga keberhasilannya dapat memulihkan perekonomian UMKM,” kata Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya ini.

Koordinator difabel di wilayah Kendangsari Surabaya Slamet Budi Santoso menjelaskan, budi daya maggot BSF sudah ditekuni selama kurang lebih empat bulan di tengah pandemi. “Kita juga sudah panen pertama,” ungkapnya.

Dalam mengurusi ternak maggot BSF ini, dia dibantu 4 orang penyandang disabilitas. “Tim saya 4 orang tuna daksa. Jika sukses nanti, akan kita tularkan ke yang lainnya,” jelas dia.

Meski telah berhasil panen pada bulan ini, komunitasnya perlu perhatian dan bantuan dari Pemkot Surabaya agar kelanjutan budidaya maggot bisa lebih berkembang pesat.

“Kami berharap komunitas difabel bisa lebih diperhatikan dan diprioritaskan. khususnya teman-teman difabel yg kesulitan mencari pekerjaan di masa pandemi,” harapnya.

Maggot BSF punya nilai ekonomi tinggi karena mengandung nutrisi yang amat baik. Kandungan asam amino dan proteinnya adalah sumber nutrisi dan zat yang dibutuhkan setiap hewan ternak untuk tumbuh sehat dan kuat.

Maggot tidak hanya baik untuk ayam, namun juga ikan, dan hewan peliharaan rumah lainnya seperti burung, iguana, tokek, dan sebagainya. Tidak hanya asam amino dan protein, maggot BSF juga mengandung protein sebesar 40 persen. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Bullying Tak Boleh Dibiarkan, Masa Depan Kediri di Tangan Anak Muda

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan bullying dan pergaulan bebas harus dicegah di kalangan pelajar. ...
KRONIK

Drama Tujuh Gol, Banteng Kalbar Taklukkan Maluku 4-3 di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Tim Banteng Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan tiga poin perdana setelah memenangi laga ...
SEMENTARA ITU...

Wabup Lamongan Lepas 38 Anggota Pramuka ke Jambore Nasional 2026

LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun ke Pesisir Munjungan, Tegaskan Pemkab Trenggalek Hadir dan Serap Aspirasi Warga

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah ...
LEGISLATIF

Kanang Serahkan Tiga Unit Combine Harvester untuk Poktan di Ngawi

NGAWI – Kabupaten Ngawi dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional. Di tingkat Jawa Timur, Ngawi juga ...
UMKM

Polikultur Rumput Laut dan Bandeng di Pangkahkulon Gresik Dilirik DPRD, Kades Sebut Air Tambak Jernih seperti Akuarium

GRESIK — Inovasi budidaya rumput laut yang dipadukan dengan ikan bandeng dan udang (polikultur) di Desa ...