Selasa
13 Oktober 2026 | 5 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi Tetap Optimistis Pemerintahannya Akan Stabil

Jokowi-Jusuf Kalla01

Jokowi-Jusuf Kalla01JAKARTA — Presiden RI terpilih Joko Widodo tetap optimistis untuk menjalankan pemerintahan baru mendatang. Dia minta masyarakat tidak terpengaruh wacana yang menyebutkan seakan-akan pemerintahannya nanti akan mengalami ketidakstabilan lantaran dijegal di parlemen.

“Kita bisa mengelola (pemerintahan). Aman, aman, semuanya aman. Insya Allah aman,” kata Jokowi. “Masyarakat harus yakin, investasi dan dunia usaha harus yakin,” tambah dia kepada wartawan saat di Balaikota Jakarta, Rabu (8/10/2014).

Jokowi menyatakan optimistis, karena sesuai pengalaman bertugas di birokrasi selama ini, perseteruan di dunia politik tidak sampai berimbas kepada mandeknya program-program pemerintah. Dia lantas mencontohkan saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Ketika menjabat Gubernur DKI Jakarta, ada yang bilang Jokowi diganjal di DPRD, surat pengunduran diri (sebagai gubernur) juga akan diganjal parlemen. “Kenyataannya tidak apa-apa kan?” ujar Jokowi.

Sementara itu, Direktur Megawati Institute Arif Budimanta meyakini, situasi politik yang tengah bergolak pasca penetapan pimpinan parlemen tidak akan memengaruhi pasar investasi di Indonesia. Menurut Arif, pelaku pasar akan bersikap rasional dan menyikapi perkembangan politik sebagai kondisi yang lumrah terjadi di Indonesia.

“Kami yakin bahwa perekonomian Indonesia masih sangat menjanjikan dan banyak peluang investasi yang bisa dikembangkan,” ujar Arif dalam sebuah diskusi di Jakarta.

Menurut Arif, perkembangan politik terkini tidak akan memengaruhi realisasi investasi dan hasrat untuk berinvestasi di Indonesia. Implementasi program kerja pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla, sebutnya, dapat menjaga stabilitas ekonomi makro dan membangun ekonomi Indonesia seperti yang selama ini dijanjikannya.

“Masyarakat diharapkan menyikapi secara positif perkembangan yang terjadi di DPR dan MPR agar stabilitas sosial politik dapat terjaga,” ucapnya.

Pengamat ekonomi yang juga dari Megawati Institute, Sri Adiningsih menyebutkan, setidaknya ada dua hal dalam ekonomi yang menjadi perhatian utama, yaitu stabilitas ekonomi makro dan pembangunan ekonomi ke depan. Kata Sri, pasar tidak perlu khawatir stabilitas ekonomi makro akan terguncang karena sejauh ini kadar inflasi masih aman, sekitar 4%.

“Kita beruntung punya Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan sebagai pengawas dan pengatur sistem keuangan yang independen, sehingga harapannya tinggal pemerintah memilih menteri yang memiliki kemampuan di bidangnya, termasuk ekonomi,” kata Sri Adiningsih. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Digitalisasi Data Bansos Kediri Sasar 122.393 KK, Mas Dhito Libatkan Agen Perlinsos

KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri mempercepat digitalisasi data perlindungan sosial (Perlinsos) untuk memastikan ...
KRONIK

Peringatan Hari Jadi Ke-351 Magetan, DPRD Ajak Masyarakat Perkuat Gotong Royong

MAGETAN – Masyarakat Kabupaten Magetan memperingati Hari Jadi Ke-351 Kabupaten Magetan dalam sebuah upacara yang ...
KRONIK

Gelar Evaluasi Innovative Government Award, Bupati Lukman Bidik Kabupaten Terinovatif 2026

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan berkomitmen memperkuat inovasi daerah untuk meningkatkan ...
SEMENTARA ITU...

32 Tim Pesantren Ikuti Liga Santri Bupati Cup 2026, Rijanto Dorong Persatuan

BLITAR – Sebanyak 32 tim futsal dari pondok pesantren se-Blitar Raya mengikuti Liga Santri Bupati Cup 2026. ...
KABAR CABANG

Buka Musran PDIP Dapil 3, Armuji Tekankan Pentingnya Kedekatan dengan Rakyat

SURABAYA – Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Armuji mengingatkan kader agar menjaga kepercayaan masyarakat melalui ...
KRONIK

Traktor Bantuan APBN Diduga Menyimpang, DPRD Jember: Dinas Pertanian Tidak Bisa Memberikan Data

JEMBER – Dugaan penyimpangan bantuan traktor dari APBN 2025 di Kabupaten Jember belum terjawab. Sejumlah kelompok ...