Kamis
04 Juni 2026 | 7 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Pemkab Malang Tambah Ruang Perawatan

pdip-jatim-sanusi-090721

MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang menambah kapasitas ruang perawatan di rumah sakit yang menjadi rujukan pasien Covid-19. Pasalnya, fakta di lapangan menunjukkan bed occupancy ratio (BOR) atau angka penggunaan tempat tidur di RS di Kabupaten Malang sempat menyentuh angka 90 persen.

Bupati Malang HM Sanusi mengatakan, pihaknya sudah menginstruksikan seluruh RS di Kabupaten Malang agar menambah daya kapasitasnya. Sehingga pasien Covid-19 di Kabupaten Malang dapat terlayani dan mendapatkan perawatan dengan baik.

“Semula ada 600 bed, sekarang ditambah sekitar 200 bed lagi sehingga total ada 800 bed. Konsekuensi kebijakan ini ya kami harus bantu juga alat ventilator,” jelas Sanusi, Kamis (8/7/2021).

Secara keseluruhan, jelas Sanusi, di Kabupaten Malang tersedia 2.300 tempat tidur di seluruh rumah sakit rujukan penanganan Covid-19.

Ketika dirinya mendapatkan laporan mengenai kapasitas ketersediaan ruangan telah mencapai angka 90 persen, Sanusi minta kepada tiap rumah sakit menambah kapasitas sebesar 30 persen.

Namun, di tengah kondisi yang memprihatinkan ini, dirinya sedikit bersyukur karena angka BOR di Kabupaten Malang sudah turun sebanyak 10 persen. Sehingga total penggunaan tempat tidur saat ini berada di kisaran 80 persen dari total kamar perawatan yang tersedia.

Politisi PDI Perjuangan ini berharap, dengan adanya penurunan keterisian kamar perawatan di Kabupaten Malang ini menjadi pertanda baik kondisi persebaran kasus Covid-19 di wilayahnya dapat terkontrol.

Juga bagi pasien yang membutuhkan perawatan medis, tidak lagi kesulitan mencari rumah sakit rujukan. “BOR sudah berkurang, sebelumnya di angka 82 persen sampai 90 persen,” ujarnya.

Sanusi juga membeberkan, Pemerintah Kabupaten Malang telah menyiapkan tenda-tenda darurat di setiap lokasi RS yang menjadi rujukan pasien Covid-19.

Hal ini sebagai bentuk jaga-jaga apabila ketersediaan ruang perawatan di rumah sakit tersebut penuh. “Nanti akan kami tempatkan seperti di RSUD Kepanjen, RS UMM (Universitas Muhammadiyah Malang), atau RS lainnya yang membutuhkan tenda darurat,” ungkapnya. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

PSBI Matangkan Persiapan Liga 4 Jatim, Bidik Prestasi hingga Putaran Nasional

PSBI bersama Asosiasi PSSI dan KONI Kabupaten Blitar mulai mematangkan persiapan menghadapi Liga 4 Jawa Timur 2026. ...
LEGISLATIF

Konflik Galian C di Magetan, DPRD Hentikan Sementara Operasional Tambang demi Redam Gejolak Warga

MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mengambil langkah taktis dengan menghentikan ...
EKSEKUTIF

Wabup Kediri Minta Masyarakat Ikut Kawal SPMB 2026, Laporkan Jika Ada Dugaan Pelanggaran

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengajak masyarakat ikut mengawal pelaksanaan SPMB 2026. Pemkab Kediri ...
LEGISLATIF

Anas Karno Ajak Aparatur Kelurahan dan Kecamatan Jaga Profesionalisme Pelayanan

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno mengajak aparatur kelurahan dan kecamatan menjaga profesionalisme ...
KABAR CABANG

Bulan Bung Karno 2026, DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama dan Ziarah Makam Tokoh Partai

NGANJUK – Menyambut bulan Juni yang diperingati sebagai Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
LEGISLATIF

Widarto: Jika Diperlukan, Perlindungan BPJS bagi ABK Nelayan Bisa Dibiayai Pemerintah

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menilai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi ABK nelayan penting karena tingginya ...