Jumat
16 Oktober 2026 | 3 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wisata Banyuwangi Tetap Buka dengan Pembatasan dan Prokes Ketat

pdip-jatim-sugirah-300621

BANYUWANGI – Wakil Bupati Sugirah mengatakan, tempat-tempat tujuan wisata di Kabupaten Banyuwangi tetap berjalan saat pandemi Covid-19 yang belum mereda. Aktivitas kepariwisataan itu berjalan dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) sangat ketat.

“Yang nomor satu tetap protokol kesehatan yang harus diutamakan. Aktivitas di tempat-tempat pariwisata tetap berjalan baik dengan penerapan protokol kesehatan sangat ketat, nyatanya hotel-hotel di Banyuwangi tetap penuh,” terang Sugirah, Rabu (30/6/2021).

Menurutnya kegiatan perekonomian di Banyuwangi harus berjalan seiringan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Sehingga tidak tercipta klaster-klaster baru penyebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Banyuwangi dan kegiatan ekonomi masyarakat dapat berjalan seperti biasa.

“Alhamdulillah, semua berjalan seperti biasa. Semua juga merasakan, UMKM, temen-temen yang ikut dalam usaha-usaha, jual-jualan, dan lain sebagainya, tetap bertahan dengan baik,” ucap Bendahara DPC PDI Perjuangan Banyuwangi ini.

Meski destinasi wisata tetap buka, imbuh Sugirah, untuk sementara ini Pemerintah Kabupaten Banyuwangi tidak menerima kedatangan wisatawan asing. Hal ini untuk mencegah masuknya varian-varian baru dari Covid-19.

Sugirah juga mengungkapkan, pihaknya menjalankan mapping secara ketat terhadap wilayah-wilayah yang saat ini menjadi zona merah persebaran Covid-19.

“Kita mapping di wilayah tersebut (zona merah Covid-19). Memang kita kurung betul, jangan sampai keluar yang terdapat klaster baru. Sehingga tidak dapat menyebar ke mana-mana, nanti kita mapping bener,” ujarnya.

Bagi warga yang dinyatakan positif dan berada di zona berbahaya penyebaran Covid-19, tambah Sugirah, diharapkan untuk bersabar dan menahan diri untuk tidak keluar rumah kalau tidak mendesak betul. Sehingga pandemi tidak menyebar kemana-mana dan cepat tertangani.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani telah mengeluarkan Surat Edaran pembatasan jam operasional objek wisata, tempat usaha kafe, restoran, rumah ibadah hingga perkantoran, menyusul meningkatnya kasus Covid-19. Menurutnya pembatasan tersebut bagian dari protokol kesehatan pencegahan virus corona.

Sekda Banyuwangi Mujiono mengatakan ada 12 poin dalam SE tersebut. Di antaranya, seluruh tempat wisata kecuali Kawah Ijen dan Pantai Marina Boom, hanya diperbolehkan beroperasi sejak pukul 09.00 – 15.00 WIB.

Untuk Kawah Ijen, jam beroperasi mulai pukul 03.00 hingga 08.00 WIB dan Pantai Marina Boom pukul 09.00 – 20.00 WIB dengan pembatasan jumlah pengunjung maksimal 50 persen dari kapasitas.

Adapun kafe, restoran, rumah makan, warung, lesehan, pasar wisata kuliner dan tempat-tempat kuliner lainnya beroperasi pukul 07.00 – 20.00 WIB, dengan pembatasan jumlah pengunjung maksimal 25 persen dari kapasitas. Sedang karaoke dan tempat hiburan tidak diizinkan beroperasi. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...
LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...
EKSEKUTIF

Bupati Yani dan PMI Gresik Apresiasi Pendonor Darah yang Telah Donor 50 Kali

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memberikan ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Panggul Trenggalek Jaga Hutan dan Sumber Air

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Kecamatan Panggul, Kabupaten ...
KRONIK

Sasar Panggung Dunia, Gandrung Sewu 2026 Usung Konsep Baru

BANYUWANGI – Pagelaran Gandrung Sewu 2026 yang memasuki tahun ke-14 ditargetkan menyasar panggung dunia. Agenda ...