Selasa
26 Mei 2026 | 3 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kasus Covid-19 Melonjak, Bupati Maryoto Bakal Evaluasi Rencana PTM Juli

pdip-jatim-maryoto-110521

TULUNGAGUNG – Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, akan mengevaluasi kembali putusan pemberlakuan pembelajaran tatap muka (PTM) yang rencananya dimulai Juli 2021 depan. Evaluasi dilakukan setelah kasus Covid-19 melonjak akhir-akhir ini.

Maryoto menyatakan, pihaknya masih menunggu putusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendibud) RI untuk melanjutkan rencana PTM tersebut.

“Nanti keputusan diambil lagi setelah ada putusan dari pemerintah pusat dari Mendikbud. Kita tunggu putusannya nanti,” kata Maryoto usai acara Vidcon Peringatan Hari Anti Narkotika Nasional (HANI) di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Senin (28/6/2021).

Kader PDI Perjuangan ini menandaskan sekolah-sekolah di Tulungagung sebenarnya sudah siap jika diberlakukan PTM pada saat tahun ajaran baru pada Juli 2021 mendatang.

Apalagi sekolah sudah mempersiapkan sarana dan prasarana yang menunjang penerapan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat saat dimulainya PTM.

“PTM sudah kami siapkan sedemikan rupa. Penerapannya pun akan dilakukan dengan mengacu pada aturan Mendikbud, yakni dalam seminggu dua hari masuk dan tidak boleh lebih dari dua jam,” paparnya.

Namun dengan kasus Covid-19 yang melonjak akhir-akhir ini dan daerah zona oranye dan zona merah dilarang untuk melangsungkan PTM, lanjut Maryoto Birowo, harus dilakukan evaluasi kembali rencana PTM pada bulan Juli 2021.

“Karena itu, keputusan yang akan kami ambil menunggu dari pemerintah pusat lagi,” tambah Maryoto.

Sebelumnya, Bupati Maryoto menyatakan Kabupaten Tulungagung yang saat ini masuk dalam zona oranye penyebaran Covid-19 masih dimungkinkan untuk menyelenggarakan PTM. Dia menyebut hanya daerah zona warna merah saja yang dilarang melakukan PTM.

Tetapi setelah saat ini ada larangan zona oranye dan zona merah melakukan PTM oleh Pemprov Jatim dan Mendikbud, Bupati Maryoto Birowo mengatakan akan menunggu putusan lebih lanjut. “Memang yang paling netral (melakukan PTM)  itu jika sudah zona hijau atau zona kuning,” sebutnya.

Sementara itu, terkait acara vidcon peringatan HANI yang dibuka oleh Wakil Presiden, KH Ma’ruf Amin, Bupati Maryoto Birowo mengingatkan peran dari aparat dan masyarakat untuk betul-betul perang terhadap narkoba.

“Oleh karena itu, jangan sampai generasi muda kita generasi penerus bangsa terkena narkoba,” tandas Maryoto.

Dengan peringatan HANI tahun 2021 yang tema Bersinar atau Bersih dari Narkoba, diharapkan generasi muda jangan sampai terpengaruh narkoba.

“Kalau sampai terpengaruh narkoba efeknya tidak baik. Pemerintah terus berupaya memberantas narkoba, tidak hanya aparat tetapi juga dengan masyarakat. Yang penting di situ,” pungkasnya. (atu/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Raih Penghargaan RBD, Bupati Fauzi Tegaskan Pentingnya Identitas Budaya Masyarakat

JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menganugerahkan penghargaan kepada Kabupaten ...
EKSEKUTIF

Genjot Produktivitas Petani, Rijanto Tekankan Pentingnya Peremajaan Lahan Tebu 

Bupati Blitar Rijanto menekankan pentingnya peremajaan lahan tebu melalui program bongkar ratoon untuk meningkatkan ...
HEADLINE

PDI Perjuangan Jatim Tebar 468 Ekor Sapi Kurban ke Pesantren dan Panti Asuhan

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menyalurkan 468 ekor sapi kurban ke berbagai daerah sebagai bentuk kepedulian dan ...
SEMENTARA ITU...

Stadion Ketonggo Ngawi Bersiap Jadi Tuan Rumah Liga 4 Nasional

NGAWI – Stadion Ketonggo di Ngawi bersiap menyambut gelaran putaran 64 besar Liga 4 Nasional yang akan berlangsung ...
EKSEKUTIF

Tingkat Kualitas Pelayanan Kesehatan Masyarakat, Bupati Lukman Resmikan Kanal Pengaduan

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang lebih ...
KRONIK

Festival Perempuan Pesisir, Ruang Solidaritas dan Aspirasi Perempuan Kawasan Pantai

SUMENEP – Ratusan pengunjung memadati Pantai Slopeng, Kecamatan Dasuk, Sumenep, menyaksikan Festival Perempuan ...