Jumat
18 September 2026 | 8 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Deni Wicaksono Minta Surat Pernyataan PTM Direvisi

pdip-jatim-deni-wicaksono-091220-1

SURABAYA – Anggota DPRD Jatim, Deni Wicaksono mengatakan, surat pernyataan pembelajaran tatap muka (PTM) di tengah pandemi Covid-19 yang disediakan pihak sekolah harus direvisi.

Penyebabnya, orang tua/wali murid resah dengan kalimat di surat pernyataan yang menyebut orang tua murid menyetujui dan menerima segala konsekuensi yang terjadi pada anak mereka dengan dilaksanakannya PTM.

Kalimat tersebut ada kesan pihak sekolah bisa tidak mau bertangungjawab atau lepas dari tanggungjawab jika terjadi sesuatu pada siswa dengan alasan bahwa orang tua/wali murid sudah membuat surat pernyataan yang berisi setuju dan menerima segala konsekuensi yang terjadi pada anak mereka dengan dilaksanakannya PTM.

Menurut Deni, proses PTM harus menjadi tanggungjawab bersama, baik sekolah, orang tua dan siswa.

“Kepala Daerah atau Dinas Pendidikan seharusnya tidak memperkenankan sekolah menyodorkan format surat pernyataan yang demikian untuk ditandatangani oleh orang tua siswa. Dimana seolah hanya orang tua dan siswa yang harus setuju dan harus menerima segala konsekuensi yang terjadi pada siswa dengan dilaksanakannya PTM,” ujar Deni yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Rabu (19/5/2021).

Menurut Deni, dengan surat pernyataan yang seolah dibuat atas inisiatif orang tua siswa, meskipun itu formatnya sebenarnya dibuat oleh sekolah dan orang tua siswa harus menandatangani, ini bisa berkonotasi bahwa sekolah atau pemerintah bisa lepas tangan dan tidak perlu bertanggungjawab jika terjadi apa-apa pada siswa akibat dilaksanakannya PTM.

Sekadar informasi, surat pernyataan PTM di SMA Negeri 21 Surabaya viral di media sosial, karena isinya menyebut orang tua murid menyetujui dan menerima segala konsekuensi yang terjadi pada anak mereka dengan dilaksanakannya PTM.

Dikarenakan SMA di bawah kewenangan pemerintah provinsi maka sudah banyak pihak meneruskan dan menanyakan pada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa maupun Pemprov Jatim melalui akun mereka. Akan tetapi baik Khofifah maupun Pemprov Jatim belum memberikan tanggapan. 

Menurut rencana PTM di tingkat SMA akan berlangsung mulai 5 Juli 2021. (dhani/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Said Abdullah: Soekarno Run Jangan Berhenti Jadi Kompetisi Lari

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah ingin Soekarno Run BWX di Banyuwangi tidak berhenti ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Penerima Bansos Tak Lagi Semata Mengacu Desil, Muskel Jadi Penentu Prioritas

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan penentuan penerima bantuan sosial (bansos) di Kota Surabaya ...
EKSEKUTIF

P-APBD 2026 Kabupaten Malang Disepakati, Sanusi Tekankan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang bersama DPRD Kabupaten Malang menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...
LEGISLATIF

95 Persen Peternak di Lamongan Tak Punya Legalitas, Terkendala Rumitnya Perizinan PBG

LAMONGAN – Berbagai aturan justeru menyulitkan peternak dalam mengakses program pemerintah hingga akses perbankan. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tak Ingin Bantuan Intan Berhenti di Bansos, Dorong Usaha Menjahit

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak ingin bantuan kepada Intan, ibu yang menjadi tulang punggung keluarga ...
KRONIK

Hari Kesadaraan Nasional, Bupati Ipuk: Birokrat Harus Peka

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memimpin upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) di ...