Kamis
09 Juli 2026 | 9 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sayangkan Kerumunan di Toko Baju Jelang Lebaran, Renny Ajak Patuhi Prokes

pdip-jatim-renny-reses-050521-8

KEDIRI – Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur Hj Wara Sundari Renny Pramana mewanti-wanti masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19, terutama menjelang Lebaran.

Pasalnya, masih ada masyarakat yang abai dengan imbauan pemerintah soal prokes ini. “Harapan saya, semuanya tetap patuh dan taat pada protokol kesehatan,” kata Renny, Kamis (6/5/2021).

Ajakan ini, selalu dia sampaikan dalam kesempatan bertemu dengan masyarakat, khususnya di dapilnya, Kediri Raya. Seperti saat menggelar giat reses penyerapan aspirasi maysrakat di Balai Desa Sumberagung Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, kemarin.

Legislator yang juga Bendahara DPD PDI Perjuangan Jatim ini menilai banyak masyarakat yang salah anggapan, bahwa penyebaran Covid-19 telah selesai, dengan adanya program vaksinasi secara serentak sejak beberapa waktu lalu.

Indikasi ini dapat dilihat pada kondisi sekarang menjelang Lebaran, di mana sejumlah tempat pusat perbelanjaan ramai dikunjungi banyak orang.

“Haduh itu ya kenapa nggak eman kesehatannya, lebih prioritaskan baju. Lebaran itu tidak identik dengan baju baru sebetulnya. Tapi bagaimana setelah Lebaran kita menjadi orang yang betul-betul suci, fresh diampuni dosanya, dan perilaku kita tambah baik. Bukan bajunya yang baru,” tuturnya.

Dirinya tidak pernah melarang warga untuk membeli kebutuhan baju baru, namun hendaknya didasari pertimbangan memilih toko yang lebih sepi agar tidak menimbulkan kerumunan. Karena, tambah Renny, penularan Covid-19 masih ada.

Dalam setiap kali blusukan ke setiap desa, dia juga selalu mengedukasi masyarakat terkait Covid-19. “Di desa-desa selalu saya sampaikan kepada pak kades, mari kita semua menjaga, membantu pemerintah agar pandemi ini segera selesai,” ungkap Renny.

Dia pun menceritakan pengalamannya ketika berkunjung ke Magetan beberapa waktu lalu.

“Puasa beberapa hari saya ke Magetan, karena zona merah.  Penularannya dari tukang sayur itu, nggak pakai masker yang belanja juga nggak pakai masker akhirnya tular menular,” bebernya.

Kasus itu terjadi di wilayah Magetan yang jarang dikunjungi, karena kebanyakan masyarakatnya tinggal di dataran tinggi. Tapi tiba-tiba terjadi penambahan penularan Covid-19 cukup signifikan.

“Itu klaster dari ibu-ibu yang belanja tidak memakai masker. Saya perlu menyampaikan hal ini karena bagian dari tugas di Komisi E DPRD Jatim. Komisi E itu membidangi pendidikan, kesejahteraan rakyat, kesehatan dan olahraga,” pungkas Renny. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Bertemu Kepala Puskesmas se-Bangkalan, Bupati Lukman: Kesehatan Investasi Utama Pembangunan Daerah

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus memperkuat transformasi pelayanan kesehatan sebagai ...
KRONIK

Bupati Ipuk Minta Sekolah Aktif Cegah Anak Putus Sekolah, Sediakan Banyak Program

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyerahkan Surat Keputusan Mutasi 42 kepala sekolah SMP di ...
KRONIK

Saiful Anwar Santuni Anak Yatim dan Fakir Miskin, Peringati Bulan Bung Karno

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung, Saiful Anwar, menggelar santunan anak yatim ...
EKSEKUTIF

Wabup Dirham Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren Pacu Stabilitas Pasokan Lamongan

LAMONGAN – Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, secara resmi mendorong penguatan sinergi pengendalian ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Copot Lurah Tambak Wedi usai Dugaan Pungli Pedagang di Aset Pemkot

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menggeser Lurah Tambak Wedi menjadi kepala seksi setelah muncul dugaan pungutan liar ...
HEADLINE

Megawati Terima Penghargaan Tertinggi atas Jasa Rekonsiliasi Indonesia-Timor Leste

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri bakal menerima penghargaan tertinggi Grand Collar of Timor-Leste atas ...