Kamis
08 Oktober 2026 | 2 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sayangkan Kerumunan di Toko Baju Jelang Lebaran, Renny Ajak Patuhi Prokes

pdip-jatim-renny-reses-050521-8

KEDIRI – Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur Hj Wara Sundari Renny Pramana mewanti-wanti masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19, terutama menjelang Lebaran.

Pasalnya, masih ada masyarakat yang abai dengan imbauan pemerintah soal prokes ini. “Harapan saya, semuanya tetap patuh dan taat pada protokol kesehatan,” kata Renny, Kamis (6/5/2021).

Ajakan ini, selalu dia sampaikan dalam kesempatan bertemu dengan masyarakat, khususnya di dapilnya, Kediri Raya. Seperti saat menggelar giat reses penyerapan aspirasi maysrakat di Balai Desa Sumberagung Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, kemarin.

Legislator yang juga Bendahara DPD PDI Perjuangan Jatim ini menilai banyak masyarakat yang salah anggapan, bahwa penyebaran Covid-19 telah selesai, dengan adanya program vaksinasi secara serentak sejak beberapa waktu lalu.

Indikasi ini dapat dilihat pada kondisi sekarang menjelang Lebaran, di mana sejumlah tempat pusat perbelanjaan ramai dikunjungi banyak orang.

“Haduh itu ya kenapa nggak eman kesehatannya, lebih prioritaskan baju. Lebaran itu tidak identik dengan baju baru sebetulnya. Tapi bagaimana setelah Lebaran kita menjadi orang yang betul-betul suci, fresh diampuni dosanya, dan perilaku kita tambah baik. Bukan bajunya yang baru,” tuturnya.

Dirinya tidak pernah melarang warga untuk membeli kebutuhan baju baru, namun hendaknya didasari pertimbangan memilih toko yang lebih sepi agar tidak menimbulkan kerumunan. Karena, tambah Renny, penularan Covid-19 masih ada.

Dalam setiap kali blusukan ke setiap desa, dia juga selalu mengedukasi masyarakat terkait Covid-19. “Di desa-desa selalu saya sampaikan kepada pak kades, mari kita semua menjaga, membantu pemerintah agar pandemi ini segera selesai,” ungkap Renny.

Dia pun menceritakan pengalamannya ketika berkunjung ke Magetan beberapa waktu lalu.

“Puasa beberapa hari saya ke Magetan, karena zona merah.  Penularannya dari tukang sayur itu, nggak pakai masker yang belanja juga nggak pakai masker akhirnya tular menular,” bebernya.

Kasus itu terjadi di wilayah Magetan yang jarang dikunjungi, karena kebanyakan masyarakatnya tinggal di dataran tinggi. Tapi tiba-tiba terjadi penambahan penularan Covid-19 cukup signifikan.

“Itu klaster dari ibu-ibu yang belanja tidak memakai masker. Saya perlu menyampaikan hal ini karena bagian dari tugas di Komisi E DPRD Jatim. Komisi E itu membidangi pendidikan, kesejahteraan rakyat, kesehatan dan olahraga,” pungkas Renny. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

UMKM

Bupati Gresik Perintahkan Dinas Koperasi Tetap Lakukan Pendampingan Pasca-Pelatihan kepada UMKM

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Program Bunda Puspa tidak berhenti pada pelatihan. Para alumni ...
SEMENTARA ITU...

Hadiri Peringatan HUT Ke-81 TNI di Lumajang, Agus Wicaksono Sampaikan TNI Kuat Bersama Rakyat

LUMAJANG – Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan menyelimuti peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara ...
LEGISLATIF

29 Ribu Rutilahu Mengantre, Eri Irawan Minta Verifikasi Lapangan Diperketat

SURABAYA – Sekitar 29 ribu usulan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) masih mengantre untuk mendapatkan penanganan di ...
KRONIK

Belum Tunjukkan Tahapan Konkret, DPRD Jember Pertanyaan Proyek PLTSa Pakusari

JEMBER – Rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) di tempat pembuangan akhir (TPA) Pakusari, ...
MILANGKORI

Doding Rahmadi: Pendidikan Agama Jadi Benteng Hadapi Hoaks dan Perubahan Zaman

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi mengingatkan pentingnya pendidikan agama sebagai salah ...
LEGISLATIF

Novita Minta Calon Dewas RRI Perhatikan Nasib Kontributor, Honorer, dan PPPK

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini meminta calon Dewan Pengawas (Dewas) Lembaga Penyiaran Publik ...