Selasa
25 Agustus 2026 | 11 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dilaunching, Bung Karna Harap Kopi Kayu Mas Dongkrak Ekonomi Situbondo

pdip-jatim-kopi-kayu-mas2

SITUBONDO – Bupati Situbondo H Karna Suswandi, Bersama Mentteri PPN dan kepala Bappenas H Suharso Monoarfa  melaunching Kopi Kayu Mas spesial Golden Wood Coffe (GWC), bertempat di Pendopo Graha Amukti Praja, Pemkab Situbondo, Senin (19/4/2021).

Bupati yang akrab disapa Bung Karna tersebut mengatakan, bahwa kopi arabika Kayu Mas ini merupakan jenis kopi tertua yang ada di Situbondo. Hasil kopi Kayu Mas Situbondo ini, baik jenis arabika, robusta dan luwak, telah memperoleh beragam penghargaan karena kualitasnya.

Di antaranya, yakni kopi Kayu Mas pada tahun 2010 menjadi juara I untuk kopi jenis arabika. Kemudian, pernah menjadi juara 1 nasional kopi robusta, serta pada tahun 2016 menjadi juara dunia kopi luwak arabika.

“Suatu kebahagiaan bagi kami, kopi Kayu Mas ini bisa dilaunching bersama Pak Menteri,” ungkap Bung Karna.

Selanjutnya, bupati dari PDI Perjuangan ini menerangkan, penyebutan “Golden Wood Coffe” untuk kopi Kayu Mas tersebut memiliki makna agar nantinya bisa menjadi emas yang mampu menjadi penopang perekonomian dan kesejahteraan untuk Kabupaten Situbondo.

“Kita harapkan kopi Kayu Mas ini dapat terus berkembang dan besar-besaran sesuai dengan filosofinya yaitu menjadi emas yang mampu mendongkrak ekonomi Kabupaten Situbondo,” harapnya

Sementara itu Menteri PPN dan Kepala Bappena Suharso Monoarfa, mengatakan bahwa pihaknya sangat bangga dengan kopi asal Kabupaten Situbondo, yang meraih beragam penghargaan. Bahkan, sudah sampai tingkat dunia.

Selain itu melihat potensi yang ada saat ini, ke depan Kabupaten Situbondo diharapkan mampu menjadi sentra industri kopi yang mampu menembus pasar internasional.

“Kopi Kayu mas ini merupakan aset besar bagi Situbondo dan saya harapkan kopi ini nanti bisa tersebar ke seluruh dunia. Kita tunjukkan bahwa Indonesia memang surganya kopi,” kata Suharso.

Jika kopi Situbondo didorong secara industri dan dipopulerkan, tambah dia, maka kompleksitasnya akan membesar. Akhirnya, nilai tambahnya bisa dirasakan masyarakat Situbondo. (ryo/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Tulungagung Ajak Pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Ngunut Ulangi Kejayaan

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mengajak pengurus Ranting dan Anak ...
KRONIK

Soekarno Cup 2026 Dinilai Sukses dan Profesional, Yuke: Lahirkan Talenta Muda Sepak Bola

SURABAYA – Perhelatan Soekarno Cup 2026 mendapat apresiasi dari Wakil Bendahara Bidang Program DPP PDI Perjuangan ...
OLAHRAGA

Sepuluh Tahun Mengejar Bola, Fazri Jadi Best Player dan Bawa Jabar Cetak Sejarah

SURABAYA – Mimpi itu sudah tumbuh ketika Muhammad Fazri Marsandi masih duduk di kelas 2 sekolah dasar. Saat ...
KRONIK

Juara Soekarno Cup 2026, Pelatih Banteng Jabar: Hasil Kerja Keras Tim, Pengurus, dan Manajemen

SURABAYA – Banteng Jawa Barat keluar sebagai juara Soekarno Cup 2026 setelah menundukkan Banteng Bali melalui drama ...
EKSEKUTIF

Hari Jadi ke-832 Trenggalek, Mas Ipin Bebaskan Denda Pajak dan Diskon BPHT 50%

TRENGGALEK – Memeriahkan Hari Jadi ke-832 Kabupaten Trenggalek, Bupati Mochamad Nur Arifin memberikan sejumlah ...
LEGISLATIF

Warga Bojonegoro Desil 1-4 Dijamin Terima Bansos dan Beasiswa, Apa Itu?

BOJONEGORO – Natasha Devianti, Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi PDI Perjuangan, memanfaatkan Reses Masa ...