Sabtu
17 Oktober 2026 | 2 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dilaunching, Bung Karna Harap Kopi Kayu Mas Dongkrak Ekonomi Situbondo

pdip-jatim-kopi-kayu-mas2

SITUBONDO – Bupati Situbondo H Karna Suswandi, Bersama Mentteri PPN dan kepala Bappenas H Suharso Monoarfa  melaunching Kopi Kayu Mas spesial Golden Wood Coffe (GWC), bertempat di Pendopo Graha Amukti Praja, Pemkab Situbondo, Senin (19/4/2021).

Bupati yang akrab disapa Bung Karna tersebut mengatakan, bahwa kopi arabika Kayu Mas ini merupakan jenis kopi tertua yang ada di Situbondo. Hasil kopi Kayu Mas Situbondo ini, baik jenis arabika, robusta dan luwak, telah memperoleh beragam penghargaan karena kualitasnya.

Di antaranya, yakni kopi Kayu Mas pada tahun 2010 menjadi juara I untuk kopi jenis arabika. Kemudian, pernah menjadi juara 1 nasional kopi robusta, serta pada tahun 2016 menjadi juara dunia kopi luwak arabika.

“Suatu kebahagiaan bagi kami, kopi Kayu Mas ini bisa dilaunching bersama Pak Menteri,” ungkap Bung Karna.

Selanjutnya, bupati dari PDI Perjuangan ini menerangkan, penyebutan “Golden Wood Coffe” untuk kopi Kayu Mas tersebut memiliki makna agar nantinya bisa menjadi emas yang mampu menjadi penopang perekonomian dan kesejahteraan untuk Kabupaten Situbondo.

“Kita harapkan kopi Kayu Mas ini dapat terus berkembang dan besar-besaran sesuai dengan filosofinya yaitu menjadi emas yang mampu mendongkrak ekonomi Kabupaten Situbondo,” harapnya

Sementara itu Menteri PPN dan Kepala Bappena Suharso Monoarfa, mengatakan bahwa pihaknya sangat bangga dengan kopi asal Kabupaten Situbondo, yang meraih beragam penghargaan. Bahkan, sudah sampai tingkat dunia.

Selain itu melihat potensi yang ada saat ini, ke depan Kabupaten Situbondo diharapkan mampu menjadi sentra industri kopi yang mampu menembus pasar internasional.

“Kopi Kayu mas ini merupakan aset besar bagi Situbondo dan saya harapkan kopi ini nanti bisa tersebar ke seluruh dunia. Kita tunjukkan bahwa Indonesia memang surganya kopi,” kata Suharso.

Jika kopi Situbondo didorong secara industri dan dipopulerkan, tambah dia, maka kompleksitasnya akan membesar. Akhirnya, nilai tambahnya bisa dirasakan masyarakat Situbondo. (ryo/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan Kawal Raperda Tata Niaga dan Perlindungan Petani Tembakau

LAMONGAN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lamongan berkomitmen mengawal pembentukan Rancangan Peraturan ...
LEGISLATIF

1.870 Kasus Narkoba Terungkap di Jatim, Andy Firasadi Dorong Pencegahan Berbasis Lingkungan

SURABAYA – Pemberantasan narkoba di Jawa Timur perlu diperkuat hingga ke lingkungan permukiman. Anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Hasto Kristiyanto Dorong Gerakan Merawat Pertiwi Perkuat Ekonomi Pesisir

MALANG – Gerakan pelestarian lingkungan harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Sekretaris Jenderal DPP PDI ...
KRONIK

Reses di Ponorogo, Kanang Siap Perjuangkan Aspirasi Pendidikan hingga Penyediaan Air Bersih

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono (Kanang), berkomitmen memperjuangkan berbagai aspirasi ...
HEADLINE

Hasto: Konservasi Mangrove dan Ekowisata CMC Tiga Warna Layak Dicontoh Daerah Lain

MALANG – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengapresiasi langkah konkret pemberdayaan masyarakat ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Kota Modern Tak Boleh Kehilangan Jati Diri Budaya

SINGKAWANG – Kemajuan sebuah kota tidak cukup diukur dari jalan yang mulus, gedung yang menjulang, atau pesatnya ...