Rabu
15 Juli 2026 | 2 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sekolah Tatap Muka di Gresik Dimulai Senin Lusa

pdip-jatim-gresik-ptm-170421-b
Bupati Gresik Gus Yani bersama Forkopimda usai rapat evaluasi kesiapan PTM, Jumat (16/4/2021).

GRESIK – Pembelajaran tatap muka (PTM) di Gresik resmi dimulai lusa, Senin (19/4/2021). Proses belajar mengajar diawali dengan ujian sekolah untuk siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, PTM merujuk pada Perbup 50 tahun 2020 tentang pedoman pelaksanaan pembelajaran tatap muka di masa transisi menuju tatanan normal baru.

“Sementara tingkat TK, Paud dan Kelompok Belajar masih dalam tahap evaluasi mendalam,” kata Gus Yani, sapaan akrab Fandi Akhmad Yani, usai evaluasi kesiapan PTM Bersama forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) dan instansi terkait, kemarin.

Gus Yani berharap, peraturan pelaksanaan PTM disesuaikan dengan kondisi Gresik. Misalnya, tentang larangan siswa naik kendaraan umum. Kemudian guru yang berasal dari luar Gresik dilarang mengajar sampai kondisinya dipastikan aman. “Protokol kesehatan tetap harus dijalankan,” pesannya.

Pada pelaksanaan PTM pertama ini, disesuaikan dengan kapasitas murid. Jika lebih dari 25 orang, jam belajar bisa dibagi menjadi dua sesi. Namun jika jumlah siswa di bawah itu dapat diselenggarakan dalam sehari.

“Masih ada sekolah yang belum siap melengkapi sarana prasarana untuk PTM, kami meminta pihak diknas untuk mendampingi. Sekolah yang belum siap tersebut tetap memulai pembelajaran tatap muka didampingi oleh pihak diknas,” pinta Gus Yani.

Dewan Mendukung

Pelaksanaan PTM terbatas di Gresik mendapat dukungan dari kalangan dewan. Anggota Komisi IV DPRD Gresik, Noto Utomo, misalnya, yang mendukung PTM dimulai pada lusa itu. Hanya saja, Noto Utomo mewanti-wanti pelaksanaan PTM sesuai dengan aturan yang ada.

“Kami sangat setuju dan mendukung PTM dilakukan, tapi dengan pengawasan protokol ketat,” ujar Noto Utomo kepada reporter website ini, Sabtu (17/4/2021) .

Pria yang juga tercatat sebagai Sekretaris DPC PDI Perjuangan Gresik ini menyebut, semua pihak harus ikut mengawasi pelaksanaan PTM. Mulai Dinas Kesehatan, Polisi, TNI dan masyarakat. “Terutama para orang tua dan gurunya, proses juga harus diutamakan,” pungkasnya. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Mia Desak Pemkot Malang Evaluasi Data Kemiskinan agar Bansos Tepat Sasaran

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendesak Pemkot Malang mengevaluasi data kemiskinan agar ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Surabaya Ajak Anak Muda Kikis Stigma Negatif Politik

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono, menegaskan bahwa lembaga legislatif selalu ...
LEGISLATIF

Puan Minta Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Nasional Hadapi Aktivitas Gunung Anak Krakatau

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah memperkuat kesiapsiagaan nasional menyusul meningkatnya aktivitas ...
LEGISLATIF

Widarto Serap Aspirasi Warga, Perbaikan Jalan Desa Jadi Prioritas Pembahasan DPRD Jember

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menegaskan perbaikan jalan desa menjadi prioritas pembahasan setelah menyerap ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Kediri Salurkan 1.900 Paket Sembako, Perjuangkan Fasilitas Panti ODGJ dan Lansia

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menyalurkan 1.900 paket sembako kepada kelompok rentan, sekaligus berkomitmen ...
KABAR CABANG

DPC PDIP Surabaya Dorong Keterlibatan Gen Z Perkuat Kepengurusan Ranting PDIP

PAC PDI Perjuangan Kecamatan Sukomanunggal memprioritaskan keterlibatan Generasi Z dan milenial dalam penyusunan ...