Jumat
17 April 2026 | 8 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Menteri Lepas Atribut Parpol karena Tantangan Pemerintah Lebih Berat

pdip jatim - jokowi - tim transisi

pdip jatim - jokowi - tim transisiJAKARTA – Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla diprediksi menghadapi tantangan besar untuk mengubah kondisi bangsa selama lima tahun ke depan. Itu salah satu alasan, mengapa para menteri di kabinet Jokowi-JK diharuskan melepas atribut parpol saat menjabat nanti.

Menurut Deputi Tim Transisi Joko Widodo-Jusuf Kalla, Hasto Kristiyanto, para menteri Jokowi-JK akan menghadapi tantangan yang tidak ringan, karena rakyat mengharapkan adanya perubahan. “Jadi skala prioritas dari wacana kebijakan itu adalah menciptakan kabinet yang efektif dan siap bekerja untuk kepentingan rakyat,” jelas Hasto di Rumah Transisi, Jalan Situbondo, Menteng, Selasa (12/8/2014).

Dia menguraikan, persoalan yang harus dihadapi seperti masalah fiskal jatuh tempo yang mencapai Rp 87 triliun, lalu utang luar negeri Rp 3.000 triliun defisit transaksi berjalan dan defisit anggaran juga menjadi masalah yang butuh penyelesaian konkret.

Baca juga: Jokowi Ingin Menterinya Nanti Lepas dari Parpol

Wakil Sekjen PDI Perjuangan itu menambahkan, kebijakan soal menteri harus lepas jabatan di parpol menjadi hak penuh Jokowi. Namun sebagai tim pengusung, katanya, semua parpol koalisi nantinya dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan itu.

“Jadi nanti kami akan bicarakan dengan Jokowi dulu, sebab ini kebijakan mendasar,” ujar Hasto.

“Namun kembali lagi, bagaimana arsitektur kabinet kedepannya, sepenuhnya itu menjadi kewenangan Jokowi, saya tidak bisa memberikan tanggapan banyak soal kebijakan ini,” tambahnya.

Sementara itu, Tim Transisi terus bergerak cepat. Selain menyiapkan program kerja dalam pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, tim tersebut menyusun kriteria menteri yang akan membantu presiden terpilih Jokowi.

Akbar Faizal yang juga Deputi Tim Transisi mengatakan, ada tiga kriteria atau persyaratan utama untuk bisa menjadi menteri dalam kabinet yang dipimpin Jokowi-Jusuf Kalla. Yakni, berani bersikap, bersih, dan kompeten. “Ini yang menentukan,” jelasnya.

Di antara tiga kriteria itu, yang paling utama ialah berani bersikap. Hal tersebut sesuai dengan instruksi yang telah diberikan Jokowi kepada Tim Transisi. Soal kemungkinan menteri dari kalangan profesional, dia menuturkan bahwa partai politik sebenarnya juga memiliki banyak kader dari kalangan profesional.

“Namun, yang menjadi prioritas bukan sosok orangnya, tapi mau atau tidak dalam mengambil sikap,” ujar politisi Nasdem itu.

Dia kembali menandaskan bahwa tim hanya mendesain kriteria. Untuk urusan penunjukan menteri, semua tetap diserahkan kepada Jokowi sebagai presiden terpilih. Selain kriteria menteri, pada akhir September nanti, Tim Transisi menyerahkan berbagai usul program kebijakan pemerintah. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

PWI Jatim Anugerahi Said Abdullah, Dinilai Sukses Kelola Kebijakan Fiskal

MH Said Abdullah menerima penghargaan dari PWI Jawa Timur pada puncak Hari Pers Nasional 2026 di Surabaya, atas ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Tekankan Peran Media Kawal Kinerja DPR

Puan Maharani menerima penghargaan KWP Awards 2026 dan menegaskan peran penting media dalam mengawal serta ...
LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...