Selasa
20 Oktober 2026 | 2 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sanusi Ingin Kabupaten Malang Dikenal dengan Spirit Unity In Diversity

pdip-jatim-sanusi-musyawarah-seniman1

MALANG – Bupati Malang, Drs HM Sanusi, MM membuka acara Musyawarah Seniman Kabupaten Malang (MSKM), Senin (5/4/2021) siang. MSKM mengusung tema “Ketahanan Budaya Mencerminkan Kualitas Karakter Suatu Bangsa” ini berlangsung di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Kepanjen.

Dia juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya atas terlaksananya MSKM Tahun 2021 ini. Menurutnya, terselenggaranya kegiatan ini merupakan sebuah komitmen bersama untuk menjaga dan memajukan seni budaya di Kabupaten Malang ke depan.

“Kita perlu melestarikan nilai-nilai seni dan budaya daerah. Karena dengan keberadaan seni dan budaya daerah, kita dapat merasakan keluhuran warisan nenek moyang kita yang penuh dengan nilai nilai filosofis,” ujar Abah Sanusi, sapaan Bupati Malang dalam sambutannya.

Kader PDI Perjuangan ini juga menjelaskan bahwa dalam masa kepemimpinannya, dia ingin Kabupaten Malang terkenal akan semangat keberagamannya.

“Dengan demikian kita dapat berkata kepada dunia luar bahwa inilah wajah Kabupaten Malang yang di dalamnya terbangun spirit Unity In Diversity, berbeda tetapi tetap satu jua,” tuturnya.

Kedepan, Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Pariwisata menyiapkan program khusus untuk mewadahi dan mengembangkan potensi seni dan budaya yang ada.

Keberagaman seni dan budaya, menurutnya, apabila dapat dikelola dan dikembangkan secara optimal, dapat menjadi sebuah potensi pariwisata yang sangat besar.

“Nanti kita upayakan, nanti seniman ini bisa berkembang dan nanti apa yang menjadi kebutuhan untuk mengembangkan mereka nanti melalui dinas pariwisata dan kebudayaan kita terus kembangkan. Kedepannya melalui pembinaan, melalui inisiasi dan melalui event kegiatan yang melibatkan seniman di Kabupaten Malang khususnya,” jelas Abah.

Dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, pelaksanaan kegiatan dan event yang melibatkan pelaku seni dan budaya masih dibatasi. Namun, hal tersebut tidak menjadi halangan bagi Pemerintah Kabupaten Malang untuk terus memberikan dukungan kepada insan-insan pelaku seni dan budaya untuk terus berkreasi. (ace)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Targetkan Zero ATS 2027, Kejar Paket A hingga C Bakal Gratis

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menargetkan Kabupaten Malang bebas Anak Tidak Sekolah (ATS) atau Zero ATS pada ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Raperda Transportasi Terintegrasi Harus Jawab Kebutuhan Warga

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Baznas Surabaya Prioritaskan Warga Miskin Desil 1

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya memprioritaskan warga ...