Kamis
22 Oktober 2026 | 3 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kepala Daerah Berbondong-Bondong Bangun Kebun Raya, LIPI Akui Karena Peran Megawati

pdip-jatim-kebun-raya-purwodadi-21

JAKARTA – Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Laksana Tri Handoko mengakui peran Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri akan keberlangsungan Kebun Raya di Indonesia amat besar. 

Handoko mengatakan hal ini bukan tanpa alasan. Sebab, sejak Yayasan Kebun Raya dicetuskan Megawati di masa pemerintahannya, kini banyak kepala daerah berbondong-bondong meminta kepada LIPI agar meminta dibantu dibuatkan desain perencanaan tata ruang untuk membangun Kebun Raya.

Dia masih ingat, ketika Megawati mendirikan Yayasan Kebun Raya Indonesia itu pada April 2001. Pada saat itu, sebutnya, awareness (kesadaran) masyarakat dan juga pemerintah daerah pada umumnya masih rendah. 

“Kita baru punya 4 kebun raya pada saat itu di seluruh Indonesia. Dan seluruhnya dikelola LIPI. Kita sekarang memiliki 40 kebun raya daerah, 17 sudah diluncurkan,” kata Handoko, saat hadir di acara peluncuran buku ‘Merawat Pertiwi’ Jalan Megawati Soekarnoputri Melestarikan Alam, di kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Rabu (24/3/2021).

Handoko mengatakan, pada saat itu, masih banyak kepala daerah atau masyarakat merasa bahwa membangun Kebun Raya seperti sia-sia. Persepsi itu karena lahan luas hanya dijadikan tempat tanaman atau tumbuhan hidup, tidak ada nilai ekonominya.

Tapi kini berbeda, ungka Handoko, banyak masyarakat mulai menyadari, menanam tanaman, tumbuh-tumbuhan atau bunga justru punya nilai tinggi jika dimanfaatkan secara tepat.

Lewat hobi tanam-menanam, Handoko pun merasa gembira, masyarakat saat ini makin peduli dan sadar tentang lingkungan.

“Perubahan sedemikian cepat. Ibu Mega menyampaikan kepada saya, kita tidak hanya cukup mengoleksi. Kita harus pintar memanfaatkan, memberikan nilai tambahan dari kekayaan hayati, dari biodiversitas Indonesia ini. Karena apalagi ke depan memang kita sudah bukan lagi era elektronika, komputer, tapi era bio-engineering, bio-science ke depan. Saat ini sudah mulai,” sebutnya.

Handoko pun menyatakan, bahwa para peneliti di LIPI saat ini sudah banyak memperdalam riset terkait keanekaragaman hayati yang ada di Tanah Air. Bahkan, kata pria yang ahli di bidang ilmu fisika itu, perhatian Megawati yang pernah disampaikan olehnya mengenai kekayaan tanaman obat.

“Dan saat ini di hampir semua Kebun Raya daerah itu kami pastikan ada taman tematiknya yang terkait dengan tanaman obat dari lokal situ, yang endemik di daerah tersebut. Bayangkan kita itu memiliki dari hampir 30 ribu spesies, kalau yang tumbuhan itu 8 ribuan dikenal sebagai jamu dan jadi obat herbal hanya 300-an, dan menjadi obat benar yang diresepkan dokter itu baru 30-an. Jadi potensi sedemikian besar,” beber Handoko.

“Sehingga kita tidak perlu bersaing secara apple to apple dengan orang luar, kita tidak perlu mengekor terus. Tapi kita bisa memulai sesuatu (karena Indonesia) yang punya modalnya,” sambung dia. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Masa Tunggu Haji Diseragamkan, Ina Ingatkan Ketatnya Syarat Istitha’ah

BONDOWOSO – Pemerintah memperbarui sistem antrean keberangkatan ibadah haji untuk musim haji 1448 Hijriah/2027 ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ingatkan Ancaman Benturan Lahan Rumah Murah dan Pangan

JEMBER – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ...
KRONIK

Video Call Rombongan Penari Gandrung Sewu Korban Kapal Terbakar, Bupati Ipuk Semangati Tetap Tampil

BANYUWANGI – Mendengar kabar lima penari Gandrung Sewu asal Palembang dan Lampung merupakan penumpang KMP Batmandi ...
HEADLINE

Said Abdullah: Kekeringan dan Karhutla Tak Boleh Jadi Bencana Tahunan yang Dianggap Biasa

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah mengingatkan pemerintah daerah untuk memperkuat ...
LEGISLATIF

APBD Magetan 2027 Menurun Secara Makro, Fraksi PDI Perjuangan Pertanyakan Target RPJM

MAGETAN — Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) DPRD Kabupaten Magetan memberikan sorotan tajam ...
LEGISLATIF

Kampus II UB Ditargetkan Tampung 6.000 Mahasiswa, Darmadi Dorong Manfaat bagi Warga Lokal

MALANG – DPRD Kabupaten Malang memastikan akan mengawal pembangunan Kampus II Universitas Brawijaya (UB) di ...