Jumat
23 Oktober 2026 | 8 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Di Jatim, Kolaborasi Nasionalis – Religius Terbukti Bisa Menangkan Pilkada

pdip-jatim-untari-180920

SURABAYA – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengatakan, kemenangan 11 pasangan calon (paslon) yang diusung Partainya di Jatim menunjukkan kolaborasi yang kuat antara nasionalis dan religius.

Hal ini tampak dari 11 pilkada kabupaten/kota tersebut, 6 pasangan di antaranya merupakan perpaduan kader Banteng bersama calon dari kalangan Nahdliyin (NU).

“Alhamdulillah, kita berhasil menunjukkan perpaduan kalangan Soekarnois dengan NU, bisa menyatu di enam daerah yang berhasil menang di pilkada serentak kemarin,” ujar Untari, Sabtu (12/12/20).

Menurut Untari, perpaduan nasionalis dan religius ini terlihat di Kabupaten Situbondo, Kabupaten Kediri, Kabupaten Gresik, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Malang dan Kabupaten Sumenep.

Hal ini, tambah Untari, merupakan bukti bahwa perpaduan antara nasionalis dan religius benar-benar terimplementasikan dalam Pilkada 2020.

“Masyarakat juga mendukung. Terbukti mereka bisa memenangkan pilkada. Ini keinginan masyarakat agar kekuatan nasionalis dan religius bisa bersatu dalam memimpin mereka di daerahnya, tidak lain untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Ini juga, lanjut Untari, bisa menjadi catatan yang cukup indah bagi NKRI yang dimulai dari Jawa Timur. Kekuatan terbesar di Jatim untuk membawa kemakmuran masyarakat yang teridentifikasi pada kalangan nasionalis dan religius bisa dipadukan Partainya.

Sementara itu, Kepala Badan Pemenangan (BP) Pemilu DPD PDI Perjuangan Jatim, Deni Wicaksono mengatakan, pilkada kali ini sebagai bukti konsistensi PDI Perjuangan dalam memadukan nasionalis dan religius. Terbukti perpaduan ini berhasil menang di pilkada.

“Seperti di Situbondo. Dengan perpaduan calon dari PDI Perjuangan dan kalangan Nahdliyin, kita bisa menang. Padahal kita belum pernah menang di Situbondo,” ujarnya.

Deni meyakinkan kolaborasi nasionalis religius ini akan membawa kemanfaatan yang lebih lagi untuk masyarakatnya lima tahun mendatang.

“Terima kasih para ulama, kiai, pimpinan Ponpes, serta para bu Nyai, Ansor, Fatayat dan Muslimat NU yang telah memberikan rekomendasi kader-kader terbaiknya, bersama dengan PDI Perjuangan, sehingga bisa memenangkan Pilkada 9 Desember di Jatim,” ucapnya.

Ini 6 paslon perpaduan nasionalis – religius di Jatim yang berhasil menang di Pilkada 2020.

  1. Situbondo, Karna Suwandi – Khoirani (53,11%)
  2. Malang, HM. Sanusi – Didik Gatot S (45,56%)
  3. Kediri, Hanindhito Himawan – Dewi Mariya Ulfa (76,73%).
  4. Trenggalek, Nur Arifin – Syah Muhammad N (68,08%).
  5. Gresik, Fandi Achmad – Aminatun Habibah (51,32%)
  6. Sumenep, Ahmad Fauzi – Dewi Khalifah (51,87%).

(goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Reses Fery Sudarsono, Warga Curhat Soal PJU hingga Nasib BKK Desa

MADIUN – Minimnya penerangan jalan umum (PJU), persoalan infrastruktur, hingga ketergantungan desa terhadap Bantuan ...
KRONIK

Kisruh Poktan Maju Makmur, Candra Dorong Regenerasi Kepengurusan Sesuai Mekanisme

JEMBER – Penetapan kepengurusan Kelompok Tani Maju Makmur di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, menjadi salah satu ...
KRONIK

Dorong Ekonomi Berbasis Masjid, Banyuwangi Latih 150 Takmir Kembangkan Masjid Affiliate

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mendorong masjid menjadi pusat pemberdayaan ekonomi ...
KRONIK

Ini, Tiga Pesan Bupati Lukman pada Peringatan Hari Santri dan Wisuda Tahfidz Juz 30

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berharap peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tidak sekadar ...
UMKM

16 Pelaku UMKM Fatayat NU Gresik Terima Rombong Gratis dari Nila Yani

GRESIK – Sebanyak 16 pelaku UMKM dari anggota Fatayat NU Gresik mendapat bantuan rombong usaha gratis. Bantuan dari ...
KRONIK

Peringati Hari Santri, ASN Banyuwangi Kenakan Busana ala Santri Selama Sepekan

BANYUWANGI – Peringatan Hari Santri di Banyuwangi selalu mendapat perhatian lebih dari Pemkab Banyuwangi. Berbagai ...