Sabtu
18 Juli 2026 | 10 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dorong Petani Lebih Produktif, Mas Ipin Inisiasi Program Sawah Tanpa Musim

pdip-jatim-nur-arifin-gandusari-111120

TRENGGALEK – Calon Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menginisasi program sawah tanpa musim. Dia berharap program ini bisa mendorong petani lebih produktif, terutama yang lahan pertaniannya belum punya irigasi cukup.

“Program sawah tanpa musim ini masih dalam tahap inisasi. Ide sederhananya, bagaimana para petani pupuknya biar hemat, kemudian tidak boros air,” beber Nur Arifin, saat bertemu para petani di Desa Melis, Kecamatan Gandusari, Rabu (11/11/2020).

Pria yang akrab disapa Mas Ipin ini menjelaskan, ada beberapa lahan sawah di Kabupaten Trenggalek yang belum memiliki irigasi mumpuni.

Alhasil, sawah mereka pun kurang produktif. Jangka waktu dari tanam ke panen pun lebih lama ketimbang sawah yang irigasinya bagus.

Program sawah tanpa musim, sebutnya, dijalankan dengan metode tertentu. “Bisa dilaksanakan dengan menggali antara 40 sampai 50 sentimeter (cm), kemudian diberi lapisan kedap air, dan tanahnya di taruh disitu,” urainya.

Sehingga, lanjut dia, air tadah hujan bisa terus bertahan kawasan lahan persawahan itu. Akhirnya, lahan akan lebih hemat dalam penggunaan air.

Rencananya, Mas Ipin bakal mengujicobakan program tersebut di beberapa titik persawahan di Kabupaten Trenggalek.

“Ketika sukses, akan kami jadikan program masif. Khususnya agar kebutuhan air persawahan tidak mengganggu kebutuhan untuk mandi, minum, dan lainnya,” tutur dia.

Pria yang maju Pilkada berpasangan dengan Calon Wakil Bupati Syah M Nata Negara itu juga mengajari para petani untuk membuat pupuk cair organik. Pembuatan pupuk tersebut sebelumnya telah diajarkan kepada para petani di daerah-daerah lain di Trenggalek.

Pupuk cair, sebut Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek ini, punya banyak keunggulan. Selain mengembalikan praktik pertanian murah-berkualitas, juga solusi bagi keberadaan pupuk subsidi yang terbatas.

“Karena kami tidak mungkin bisa memberikan pupuk subsidi kepada seluruh petani. Karena di Trenggalek petani bukan hanya petani lahan, tapi juga lebih banyak petani hutan,” ungkapnya.

Dalam praktik pembuatan pupuk cair organik itu, dia mengajak para melenial setempat untuk turut andil. Harapannya, mereka bisa menjadi inisiator di bidang pertanian dan membantu para petani yang masih konvensional. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Ketua DPRD Trenggalek: Jangan Sampai Pajak Membebani Rakyat

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi menegaskan kebijakan pajak daerah tidak boleh membebani masyarakat. DPRD ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ajak Warga Kawal Penyusunan APBD Cegah Program di Luar Perencanaan

Anggota DPRD Jember Edi Cahyo Purnomo mengajak masyarakat mengawal penyusunan APBD agar setiap program daerah ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Sumenep Serahkan Bantuan untuk Pembangunan Madrasah Diniyah

SUMENEP – DPC PDI Perjuangan Sumenep memberikan dukungan terhadap penguatan peran madrasah diniyah sebagai lembaga ...
HEADLINE

Panitia Bidik Soekarno Cup 2026 Jadi Turnamen Berstandar Nasional

Panitia Soekarno Cup 2026 optimistis turnamen sepak bola usia muda ini menjadi kompetisi berstandar nasional ...
LEGISLATIF

Lengkap, Ini Pandangan Umum Fraksi PDIP DPRD Lumajang Terhadap Raperda P-APBD 2026

LUMAJANG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lumajang menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Ingatkan Keberhasilan Hotline Ditentukan Respons Cepat dan Tindak Lanjut Aduan

DPRD Kota Surabaya menegaskan keberhasilan program hotline Pemkot Surabaya bergantung pada komitmen menindaklanjuti ...