Selasa
13 Oktober 2026 | 2 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini, Gambaran Risma soal Cawali Surabaya yang Diusung PDI Perjuangan

pdip-jatim-risma-020920

SURABAYA – Ada sedikit ‘bocoran’ dari Wali Kota Tri Rismaharini perihal pasangan bakal cawali dan cawawali yang akan mendapatkan rekomendasi dari PDI Perjuangan dalam Pilwali Surabaya 2020.

Sosok yang dimaksud Risma, yakni yang bersangkutan bisa meneruskan program yang sudah dijalankan olehnya selama 10 tahun ini.

“Iya dong, pasti bisa,” kata Risma kepada wartawan usai inspeksi di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Selasa (1/9/2020).

Menurut Risma, calon penggantinya dari PDI Perjuangan nanti bisa meneruskan program-program yang sudah dijalankannya selama ini. Hanya, dia tidak menyebut nama siapa bacawali yang dimaksudnya tersebut.

Risma menambahkan bahwa banyak ide-ide dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri telah dia jalankan, sehingga program Kota Surabaya berjalan dengan baik.

“Jadi gini ya, contohnya misalkan, Ibu Megawati bilang zaman dulu itu anak kecil-kecil dikasih makan, supaya fisiknya bagus, dan tidak stunting. Itu masukan ibu ketua umum, sama juga lansia. Jadi pimpinan PDI Perjuangan itu ada sekolah kepala daerah,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Risma, PDIP juga memberikan pendidikan kedisiplinan terutama kepada kepala daerah dari partai berlambang kepala banteng ini. Dia mencontohkan, tiap kali Rakernas PDIP itu peserta tidak boleh terlambat, dan kalau terlambat langsung dicoret, dihukum, bahkan ada yang dipecat.

“Jadi ada yang titip absen itu, ketahuan langsung dipecat, jadi kita bener-bener diajari, digodok disiplin, diajari bagaimana membuat kota ini menjadi bagus, ya, memang kan macam-macam penerimaannya, dan saya banyak belajar, seperti pokak, itu kita belajar saat pameran. Ibu Mega buat pameran rempah-rempah itu,” paparnya.

Jika nantinya sudah terpilih penggantinya, Risma berharap Kota Surabaya bisa lebih berkembang, bukan sebaliknya.

“Kondisi Surabaya saat ini tidak boleh lebih buruk. Jadi kenapa ibu ketua umum memperhatikan ini, karena Surabaya ini sudah dikenal di seluruh dunia. Kenapa ibu ketua umum dan semua tim di DPP sangat hati-hati menentukan Surabaya?. Itu karena tidak ingin Surabaya turun kondisinya,” tuturnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Peringatan Hari Jadi Ke-351 Magetan, DPRD Ajak Masyarakat Perkuat Gotong Royong

MAGETAN – Masyarakat Kabupaten Magetan memperingati Hari Jadi Ke-351 Kabupaten Magetan dalam sebuah upacara yang ...
KRONIK

Gelar Evaluasi Innovative Government Award, Bupati Lukman Bidik Kabupaten Terinovatif 2026

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan berkomitmen memperkuat inovasi daerah untuk meningkatkan ...
SEMENTARA ITU...

32 Tim Pesantren Ikuti Liga Santri Bupati Cup 2026, Rijanto Dorong Persatuan

BLITAR – Sebanyak 32 tim futsal dari pondok pesantren se-Blitar Raya mengikuti Liga Santri Bupati Cup 2026. ...
KRONIK

Traktor Bantuan APBN Diduga Menyimpang, DPRD Jember: Dinas Pertanian Tidak Bisa Memberikan Data

JEMBER – Dugaan penyimpangan bantuan traktor dari APBN 2025 di Kabupaten Jember belum terjawab. Sejumlah kelompok ...
KRONIK

Gema 111.111 Al-Waqiah di Sumenep, Bupati Fauzi Ajak ASN Perkuat Budaya Religius

SUMENEP – Kementerian Agama Kabupaten Sumenep menginisiasi gerakan pembacaan bersama 111.111 kali Surat Al-Waqiah. ...
KRONIK

Atasi Kekeringan Dampak El Nino, Sonny Salurkan Bantuan Air Bersih ke Siliragung

BANYUWANGI – Dampak musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino mulai dirasakan oleh sejumlah warga di wilayah ...