Senin
19 Oktober 2026 | 9 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pindah Tugas ke Daerah Lain, Kru Mobil Lab PCR BNPB Pamit Risma

pdip-jatim-risma-bnpb-pamit1

SURABAYA – Mobil laboratorium PCR milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang selama beberapa pekan terakhir digunakan untuk melakukan tes swab di Surabaya, meninggalkan Kota Pahlawan.

Dua unit mobil laboratorium tersebut harus melanjutkan tugasnya berkeliling ke daerah lain di Indonesia, untuk melakukan tes Covid-19.

Sebelum meninggalkan Surabaya, Rabu (17/6/2020), para petugas mobil laboratorium PCR itu menemui Wali Kota Tri Rismaharini yang sedang berada di Dapur Umum Balai Kota Surabaya untuk berpamitan.

Risma mengucapkan terima kasih kepada para petugas tersebut karena sudah membantu warga Kota Surabaya dalam menangani Covid-19.

“Terima kasih mas-mas dan mbak-mbak, sudah melayani masyarakat Surabaya selama beberapa minggu ini. Matur nuwun,” ucap Risma.

Wali kota yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan ini juga menyampaikan permohonan maaf jika selama berada di Surabaya terdapat hal yang kurang berkenan.

Dia kemudian memberikan beragam kenang-kenangan cenderamata kepada mereka, mulai dari patung lampu hias ikon Surabaya hingga kain batik buatan UMKM Dolly.

“Kalian kalau pernah dengar Dolly (eks lokalisasi), ya ini hasil karyanya sekarang,” ujar Risma.

Sementara, Kapten Mobil laboratorium PCR BNPB, Sandi Andika mengatakan, selama berada di Surabaya ini bakal menjadi pengalaman yang tidak terlupakan.  Apalagi, masyarakat di Kota Pahlawan orangnya ramah-ramah.

“Orangnya ramah dan menyenangkan. Banyak cerita lucu dan menarik di sini,” ungkap Sandi.

Dia menyebutkan, mobil laboratorium PCR dari BNPB ini fokus pada tes swab untuk masyarakat. Sejak awal dioperasikan hingga Selasa (16/6/2020), mobil ini telah melakukan pemeriksaan swab sekitar 5.000 orang di Surabaya.

“Untuk kategori usianya beragam. Ada yang anak kecil sampai usia lanjut,” ujar dia.

Sandi menyebut, warga Kota Pahlawan cukup antusias dalam mengikuti tes swab di sejumlah titik, di antaranya di Gelora Pancasila dan Hotel Asrama Haji.

“Antusias warga Surabaya cukup tinggi angkanya. Hanya ada satu dua orang yang akhirnya tidak jadi swab setelah registrasi,” sebutnya.

Sandi mengatakan, dalam satu mobil laboratorium PCR itu terdapat enam orang yang mengendalikan.

Enam orang tersebut masing-masing punya tugas dan fungsi masing-masing. Mereka terdiri dari kapten, asisten kapten, swaber, ekstracen, analis dan petugas maintenance.  (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Targetkan Zero ATS 2027, Kejar Paket A hingga C Bakal Gratis

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menargetkan Kabupaten Malang bebas Anak Tidak Sekolah (ATS) atau Zero ATS pada ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Raperda Transportasi Terintegrasi Harus Jawab Kebutuhan Warga

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Baznas Surabaya Prioritaskan Warga Miskin Desil 1

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya memprioritaskan warga ...
HEADLINE

Gunung Arjuno Terbakar; PDI Perjuangan Kerahkan Ratusan Relawan, Bantu Air Bersih untuk Warga Terdampak

KABUPATEN PASURUAN – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur melalui gerakan PDI Perjuangan Peduli menyiapkan sekitar 20 ...
KRONIK

Sonny Jadi DJ Senam Tempo Disko Kaliboyo, Warga Antusias Tebus Sembako Murah

BANYUWANGI – Suasana Minggu pagi di Kaliboyo, Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, berlangsung meriah. Warga ...