Minggu
01 November 2026 | 5 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini Harapan Anas untuk Bupati Banyuwangi Penggantinya

pdip-jatim-anas-peluncuran-buku2

SURABAYA – Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Banyuwangi bakal digelar 2020. Karena sudah menjabat dua periode, Bupati Abdullah Azwar Anas bakal mengakhiri masa tugasnya Bersama Wabup Yusuf Widyatmoko.

Di jelang akhir masa jabatannya, Anas berharap pemimpin Banyuwangi selanjutnya bisa melakukan terobosan berupa inovasi.

Dia juga ingin penggantinya lebih kreatif dan cekatan. Mengingat, kepala daerah saat ini semakin bersaing mempromosikan daerahnya melalui pariwisata dan inovatif.

“Bukan hanya terpilih, tapi harus kreatif dan cepat mengerjakan program. Karena ke depan daerah-daerah juga bersaing semua,” kata Anas, saat di Gramedia Expo Library, Surabaya, Senin lalu.

Anas juga berharap penggantinya bisa merangkul semua masyarakat Banyuwangi. Menurutnya, program pemerintah jika tidak didukung penuh rakyat akan sia-sia.

“Menurut saya yang terpilih bukan hanya cepat eksekusi dan inovatif ya. Kalau rakyat tidak dukung Banyuwangi tidak bisa seperti sekarang. Sengotot apapun pemimpin kalau tak mendapatkan dukungan publik ya tidak jadi,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan ini menilai, Banyuwangi sekarang bisa lebih maju dari sebelumnya karena banyak dukungan masyarakatnya.

Dukungan yang optimal membuat pemerintah termotivasi dan konsisten untuk memajukan daerahnya. Bahkan, daerah tersebut dapat sejumlah penghargaan.

Jelang akhir jabatannya, Anas mengaku masih banyak pekerjaan rumah di Banyuwangi. Ia menyebut pembentukan SDM unggul dan penyediaan lapangan kerja harus menjadi fokus ke depan.

“Untuk mewujudkan itu dari kandungan ibu. Sampai golden age 5 tahun. Nah ini yang sedang dirancang Banyuwangi sekarang,” ungkapnya.

“Kedua adalah lapangan pekerjaan jadi PR dari saya yang paling berat, bagaimana menciptakan lapangan pekerjaan sesuai harapan banyak orang,” tambah dia.

Banyuwangi, lanjut Anas, saat ini sedang berkolaborasi dengan start up untuk mendorong sektor kreatif.

Kepada wartawan, Anas juga menyampaikan keinginannya usai masa jabatannya berakhir pada Februari 2021, yakni menjadi seorang konsultan kepala daerah.

“Ya setelah masa jabatan habis nanti, saya ingin berbagi ilmu dan jadi konsultan bupati yang ingin memajukan daerahnya,” ujarnya.

Selama ini, ia mengaku kerap diundang dan diminta hadir di berbagai daerah untuk memaparkan bagaimana cara menjadikan Banyuwangi sebagai daerah lebih maju serta berkembang.

Selama ini pun tidak sedikit calon kepala daerah mau pun kepala daerah berkunjung ke Banyuwangi, sekaligus meminta masukan tentang penyusunan visi misi hingga pengaplikasiannya saat sudah memimpin. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

HEADLINE

Deni Wicaksono Dorong Kader GMNI Isi Ruang Strategis di Lembaga Negara

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Salah Tafsir Kuota Perempuan BPD, Komisi A DPRD Jember Minta Pengisian Dievaluasi

JEMBER – Komisi A DPRD Jember menemukan dugaan salah tafsir penerapan kuota minimal 30 persen keterwakilan ...
LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko Dorong Trans Jatim Malang Raya Terintegrasi dengan Angkot, Lindungi Pendapatan Sopir

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mendorong integrasi Bus Trans Jatim Koridor II Malang ...
KRONIK

Baguna Ngawi Jenguk Nenek Usia 97 Tahun, Korban Angin Kencang di Kwadungan

NGAWI – Di usianya yang hampir satu abad, Saelah (97 tahun) harus menghadapi kenyataan pahit setelah rumahnya ...
KRONIK

Guru Madin Keluhkan Kesejahteraan, Hj. Ansari Siap Memperjuangkan

PAMEKASAN – Seorang guru madrasah diniyah, Moh. Jufri, menyampaikan keluh kesahnya pada anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Dua Kasus Perusakan Situs Purbakala di Jember, Candra: Belum Ada Kejelasan

JEMBER – Penanganan kasus hilangnya dua batu yoni di Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, dan perusakan situs Gumuk ...