Senin
24 Agustus 2026 | 11 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wasekjen PDIP Ajak Publik Beri Waktu Jokowi Susun Kabinetnya

pdip-jatim-basarah-ketua-pa-gmni

JAKARTA – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PDI Perjuangan Ahmad Basarah minta seluruh pihak memberi waktu ke presiden terpilih Joko Widodo untuk menyusun kabinet 2019-2024.

Menurut Basarah, Jokowi punya hak prerogatif untuk menyusun pemerintahannya ke depan. “Mari beri kesempatan hak subjektifnya, menggunakan hak prerogatifnya, untuk menyusun kabinetnya,” kata Basarah dalam sebuah acara diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (2/8/2019).

Terkait susunan kabinet, Basarah mengatakan, partai politik pengusung dan pendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin boleh saja mengusulkan 10 atau bahkan 40 nama calon menteri. Tetapi, keputusan seluruhnya ada di tangan Jokowi.

“Pada akhirnya keputusannya harus kita hormati wewenang subjektif, wewenang prerogatif yang diberikan oleh Undang-Undang Dasar,” ujarnya.

Wakil Ketua MPR ini yakin, Jokowi sudah lebih berpengalaman untuk menentukan siapa-siapa saja yang akan mendampinginya mengisi kursi kabinet.

Dari pengalaman lima tahun memimpin pemerintahan, Jokowi diyakini sudah lebih bijaksana untuk menyusun dan merumuskan kabinetnya.

Soal penentuan kabinet mendatang, sebelumnya, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memastikan pihaknya menyerahkan keputusan final soal penentuan kabinet pada Presiden Jokowi. Namun, mereka tetap akan mempersiapkan sejumlah calon untuk dipertimbangkan masuk jajaran menteri.

“Kami diajarkan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI Perjuangan, bahwa penentuan kabinet adalah hak prerogatif presiden,” kata Hasto dalam pertemuan dengan pemimpin redaksi media massa di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta, Kamis malam.

Meski begitu, PDIP tetap akan menentukan kriteria nama-nama kadernya yang akan diajukan ke Presiden Jokowi. “Pertama, tentu kami selalu mengajukan calon yang punya pengalaman dari bawah,” sebutnya.

Dia mencontohkan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia pada kabinet 2014-2019 Yasonna Laoly, yang meniti karier dari bawah sebagai anggota DPRD sampai menjadi anggota DPR pusat dan ditunjuk sebagai menteri.

Pengalaman menduduki berbagai posisi di tingkat daerah, provinsi, sampai pusat, dinilai Hasto, penting agar pemahaman figur tersebut lebih komprehensif dan memiliki akar yang kuat di daerah.

Kriteria calon menteri berikutnya adalah figur tersebut memiliki kompetensi teknokratis dan profesional sesuai yang dibutuhkan pada pos menteri yang terkait. “Kami siapkan figur-figur strategis di posisi menteri, namun keputusannya ada pada Presiden,” tambah dia. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Cerita Risma Saat Baguna Selamatkan Anak Patah Tulang di Gempa NTT

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, memimpin langsung aksi tanggap ...
KRONIK

Hasto Minta Pembakar Hutan di Kalimantan Diproses Tegas

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti kebakaran hutan dan lahan ...
HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...
HEADLINE

Tiga Desainer Jatim Raih Tiket Nasional Fatmawati Trophy 2026

SURABAYA – Tiga desainer Jawa Timur berhasil meraih tiket menuju babak nasional Fatmawati Trophy 2026 setelah ...
KRONIK

Fatmawati Trophy Angkat Kreativitas Desain Kebaya dan Kerudung di Jawa Timur

SURABAYA – Kompetisi desain kebaya dan kerudung Jawa Timur bertajuk Fatmawati Trophy Regional 8 digelar di Hotel ...
EKSEKUTIF

Kampung Tempo Dulu di Magersari, Cak Sandi Dorong UMKM dan Permainan Tradisional Hidup Lagi

MOJOKERTO – Suasana tempo dulu kembali hidup di Kampung Magersari Gang 1, Kota Mojokerto. Bukan sekadar nostalgia, ...