Senin
02 November 2026 | 7 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Anas Ajak Masyarakat Belanja Kue Lebaran dari UMKM Banyuwangi

pdip-jatim-anas-umkm-kue-lebaran

BANYUWANGI – Jelang Lebaran, Bupati Abdullah Azwar Anas mengajak warga Banyuwangi untuk mendukung dan memajukan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan mengonsumsi kue Lebaran produk mereka.

Ketimbang membeli produk pabrikan, Anas mengajak warganya membeli suguhan makanan Lebaran dengan produk buatan warga Banyuwangi sendiri.

Menurutnya, setiap Lebaran ada tradisi saling mengunjungi rumah tetangga, kerabat, saudara, reuni SMA dan sebagainya.

“Ayo suguhkan kue produk UMKM. Penuhi meja ruang tamu hanya dengan kue dan minuman produksi UMKM. Jadi perputaran uang tidak hanya dinikmati para produsen kue pabrikan,” ajak Anas, Kamis (30/5/2019).

Setiap Lebaran, Anas yang selalu open house di rumah pribadinya di Dusun Karangdoro, sekitar 70 menit dari pusat kota Banyuwangi, juga selalu menyediakan kue dari home industry yang ada di Banyuwangi untuk ribuan tamu yang datang.

Anas menyediakan kue bagiak, ladrang, klemben, pia glenmore, berbagai kerupuk ikan, bolu, dan beragam keripik buah-buahan yang semuanya produk UMKM Banyuwangi. Untuk minuman, Anas menyediakan kopi dan cokelat khas Banyuwangi serta beragam minuman olahan buah yang diproduksi UMKM setempat.

“Alhamdulillah, produk UMKM dan industri rumah tangga di Banyuwangi terus tumbuh. Banyak pula yang memasarkan lewat media sosial, karena Pemkab Banyuwangi juga rutin bikin pelatihan internet marketing,” jelasnya.

Ajakan Anas ini tentu saja dirasakan pelaku UMKM yang memproduksi kue atau jajanan khas masyarakat Osing.

Seperti yang diungkapkan Ziska Purwanti, pembuat cokelat asal Kecamatan Genteng. Berbekal pemasaran online, dia mendapat pesanan cokelat hingga ratusan toples untuk Lebaran ini. “Harganya satu toples berkisar Rp 50-90 ribu,” ujarnya.

Begitu halnya Kurnia Dwi Lestari, pemilik rumah produksi makanan ringan ‘Anisa’ ini kebanjiran orderan hingga tiga kali lipat dibandingkan hari biasa.

Menurut Kurnia, proses produksi di tempatnya dimulai dari jam lima pagi hingga sore hari. Sebab, pesanan kue kering membeludak sejak memasuki bulan puasa.

“Biasanya hanya 30 orang yang membantu, saya terpaksa menambah 15 orang lagi warga sekitar untuk memenuhi pesanan,” jelas warga Desa Lemahbang Dewo, Kecamatan Rogojampi ini.

Dia mengaku bahwa menjelang Lebaran ini produksinya meningkat tajam hingga tiga kali lipat. Bila sehari-hari produksinya hanya sekitar 3.000 kemasan kue kering, namun khusus Lebaran ini meningkat hingga 10.000 ribu kemasan.

Selain memasok toko kue di Banyuwangi, produk ‘Anisa’ juga diminati pasar Bali. Kurnia juga memasarkan produknya secara online. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Aris Sulawan Bersama Warga Walikukun Gotong Royong Bangun Sejumlah Bak Sampah

NGAWI – Keterbatasan fasilitas pembuangan sampah masih menjadi persoalan kebersihan lingkungan di sejumlah wilayah ...
EKSEKUTIF

BKK Desa di Ngawi dari P-APBD 2026 Kisaran Rp 100 – 200 Juta

NGAWI – Sebanyak 122 desa di Kabupaten Ngawi mendapatkan alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa pada perubahan ...
KRONIK

Buyer Filipina Tertarik Kopi Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Peluang Ekspor

BANYUWANGI – Kopi Banyuwangi menarik perhatian buyer asal Filipina. Sembilan calon pembeli dari negara tersebut ...
LEGISLATIF

Untari Ajak Warga Kota Malang Jadi Pionir Lingkungan Bersih, Mulai dari Pilah Sampah di Rumah

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengajak masyarakat Kota Malang menjadi pionir ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Gagas Koperasi untuk Perkuat Ekonomi Sinden Blitar Raya

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, menggagas pembentukan koperasi bagi anggota ...
KRONIK

Bangkalan Sabet Tiga Penghargaan Wilwatikta Awards, Bupati Lukman: Ada Kerja Keras Petani

SURABAYA – Kabupaten Bangkalan meraih tiga kategori penghargaan dalam ajang Jawapos.com Wilwatikta Awards 2026. ...