Sabtu
10 Oktober 2026 | 2 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Megawati: Jangan Pilih Calon yang Pindah Partai Hanya Demi Kekuasaan

pdip-jatim-mega-puti-madiun

MADIUN – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri minta kadernya tidak memilih calon kepala daerah yang pindah-pindah partai hanya karena tergiur kekuasaan yang lebih tinggi.

“Ada di Jatim, kepala daerah yang pindah partai demi kekuasaan. Dia tinggalkan kandang banteng demi kekuasaan. Ingat, yang pindah partai jangan dipilih lho..” kata Megawati saat menjadi juru kampanye akbar pasangan Cagub-cawagub Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno, di Lapangan Gulun, Kota Madiun, Kamis (21/6/2018).

Padahal kata Megawati, kepala daerah tersebut sudah menjadi pemimpin di daerahnya, namun rela meninggalkan rakyatnya karena ingin membidik kekuasaan yang lebih tinggi. “Padahal kalau sudah banteng, maka seumur hidup dia akan tetap menjadi banteng,” tegas Megawati.

Megawati juga mengintruksikan kepada seluruh warga PDIP dari tingkat DPD hingga anak ranting, agar menyiapkan diri untuk memenangkan pasangan Gus Ipul – Puti Soekarno di Pilkada Jatim. “Kalau sampai kalah, saya pecat semua pengurus PDIP,” tegasnya.

Di Pilkada Jatim kata dia, PDIP bergandengan tangan dengan kelompok Nahdliyin untuk merajut nilai-nilai kebangsaan yang pernah dilakukan oleh pendiri bangsa.

“Orang menyebut koalisi merah hijau seperti semangka. Tapi saya maunya semangka yang luarnya merah dalamnya hijau,” jelas Megawati sambil berkelakar.

“Hijaunya PKB dan merahnya PDIP insyaallah akan membawa kemakmuran untuk masyarakat Jawa Timur,” kata Cak Imin.

Karena itu, dia menyebut, memenangkan pasangan Gus Ipul – Puti Soekarno sama saja dengan jihad untuk memakmurkan masyarakat Jatim. “Karena itu mari luruskan niat, semoga setiap tetes keringat kita memenangkan Gus Ipul – Puti dicatat sebagai pahala,” terangnya.

Cak Imin menilai, pasangan Gus Ipul – Puti adalah pasangan yang sangat ideal. Gus Ipul sebagai representasi warga Nahdliyin dan Puti Soekarno sebagai representasi kelompok nasionalis.

“Fakta sejarah tidak bisa diingkari, bahwa Indonesia dibela dan dibangun oleh kelompok agama dan nasionalis,” jelasnya.

Kampanye terbuka yang dihadiri ratusan ribu massa itu adalah kampanye terbuka terakhir pasangan Gus Ipul – Puti Soekarno sebelum hari pemungutan suara pada 27 Juni mendatang.  (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Empat Bulan Belum Dioperasi, Eri Cahyadi Pindahkan Pasien Kanker ke RSUD Soewandhie

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta percepatan penanganan medis terhadap Dian, warga penyandang ...
LEGISLATIF

Milton Dick Pimpin IPU hingga 2029, Puan Maharani Harap Peran Parlemen Dunia Menguat

TANZANIA – Ketua DPR RI Puan Maharani berharap Milton Dick, yang terpilih sebagai Presiden ke-32 ...
KABAR CABANG

Gedung DPC PDIP Kabupaten Malang Dikembangkan Jadi Rumah Rakyat, Ini Fasilitasnya

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang berencana mengembangkan kantor menjadi Rumah Rakyat dengan fasilitas rumah ...
LEGISLATIF

Krisis Air Petani Tumpang, Zulham Desak Tugu Tirta Bangun Embung atau Sumur Artetis

MALANG – Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang, Zulham Akhmad Mubarok, mendesak Perumda Air Minum ...
UMKM

Kisah Busono Membangun Kemandirian Petani Tembakau Senori

TUBAN — Kiprah kader partai politik tidak melulu soal adu gagasan di panggung kekuasaan. Di sudut Kabupaten Tuban, ...
KRONIK

Said Abdullah Dukung Rumah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani di Malang untuk Pendidikan Karakter

MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah mendukung pembangunan Rumah Tahfidz Al-Qur’an Puan ...