Kamis
20 Agustus 2026 | 7 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puti Guntur Teken Kontrak Politik dengan GTT Lamongan, Isinya…

pdip-jatim-puti-gtt-lamongan1

LAMONGAN – Ribuan guru honorer Kabupaten Lamongan menyambut antusias kesediaan Cawagub Jawa Timur Puti Guntur Soekarno meneken kontrak politik yang isinya bakal memperjuangkan hak-hak mereka.

Di antaranya mengupayakan kenaikan insentif, dan memperjuangkan terbitnya SK pengangkatan GTT/PTT di lingkungan Dinas Pendidikan Lamongan.

Ketua Forum Honorer Non Kategori (FHNK) Kabupaten Lamongan, Syukron Makmun mengaku lega karena Mbak Puti telah menandatangani kontrak politik tersebut.

Karena itu, para guru dan pegawai honorer Kabupaten Lamongan bakal berjuang menambah dukungan suara bagi pasangan Cagub-cawagub Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno di Pilgub Jatim.

“Saat ini kita bisa bertemu langsung dengan Mbak Puti Guntur Soekarno. Beliau sanggup memenuhi komitmen kita semua yang hadir di acara ini, memperhatikan nasib kita semua,” kata Syukron, di GOR Lamongan, Senin (23/4/2018).

Pihaknya menaruh harapan kepada paslon nomor urut 2 tersebut, agar nasib guru honorer diperhatikan. Menurutnya, selama ini kesejahteraan para GTT kurang diperhatikan pemerintah.

Tahun lalu, ungkapnya, guru honorer hanya mendapat insentif Rp 82 ribu setiap bulannya. Dia menilai, insentif sebesar itu jauh dari kesejahteraan.

“Meski demikian, kami tetap bersyukur. Dan tahun 2018 ini baru meningkat Rp 200 ribu setiap bulan, meski masih belum cair,” ujarnya.

Pihaknya menaruh harapan kepada Gus Ipul dan Mbak Puti agar kesejahteraan itu mencapai angka Rp 500 ribu setiap bulan.

Dalam kontrak politik dengan honorer Lamongan, Gus Ipul-Puti Guntur diminta berkomitmen menaikkan insentif GTT dan pegawai tidak tetap (PTT) di Lamongan, dari Rp 200 ribu menjadi Rp 500 ribu per bulan.

Pasangan nasionalis-religius ini juga diminta untuk mendesak pemerintah kabupaten agar menerbitkan SK pengangkatan GTT/PTT di lingkungan Dinas Pendidikan Lamongan.

Gus Ipul-Puti Guntur juga diminta untuk meningkatkan pendapatan ekonomi pegawai honorer melalui program kredit usaha mikro. Poin lainnya, memberikan jaminan sosial pada GTT dan PTT melalui Kartu Jatim Sehat.

Di depan guru dan pegawai honorer, Puti berjanji akan menyampaikan keseluruhan kontrak politik itu pada Cagub Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, pasangannya.

“Kami juga akan mendesak pemerintah pusat untuk menghentikan moratorium pengangkatan guru, karena guru memiliki peran vital dalam mendidik anak bangsa,” jelas Puti.

Jika dipercaya memimpin Jatim, bersama Gus Ipul, dia akan berkolaborasi dengan pemkab/pemkot untuk peningkatan insentif GTT/PTT.

“Kami akan perjuangkan insentif GTT/PTT di Lamongan ini, dari Rp 200 ribu menjadi Rp 500 ribu,” tegas Puti Guntur.

Setelah meneken kontrak politik, Puti menyerahkan penghargaan ‘Bintang Pahlawan Tanpa Tanda Jasa’ kepada perwakilan keluarga 5 guru GTT Lamongan yang meninggal. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Tiga Politisi Muda PDIP Tapal Kuda Masuk Nominasi Penghargaan Nasional

JEMBER – Tiga politisi muda PDI Perjuangan dari kawasan Tapal Kuda masuk nominasi penghargaan yang digelar salah ...
KRONIK

Korban TPPO Asal Jawa Barat Dipulangkan, Sinung Harap Kasus Serupa Tidak Terjadi Lagi

BONDOWOSO – Tiga perempuan asal Jawa Barat yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ...
SEMENTARA ITU...

Doding Dorong Pedagang Pasar Melek Teknologi agar Tak Tergusur Perubahan Zaman

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi mendorong pedagang pasar tradisional beradaptasi dengan ...
LEGISLATIF

Komisi B DPRD Jember Soroti Gerobak Cinta dan Kebocoran Retribusi Pasar

JEMBER – Komisi B DPRD Jember meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat menggeser anggaran sejumlah program ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Jember Tolak Tanggung Jawab atas Utang Rp786 Miliar

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember menolak ikut bertanggung jawab atas rencana pinjaman daerah Rp786,573 ...
SEMENTARA ITU...

Kurangi Ketergantungan Impor, Trenggalek Mulai Kembangkan Bawang Putih

Trenggalek mulai mengembangkan bawang putih di Kecamatan Pule untuk mengurangi ketergantungan impor sekaligus ...