Rabu
16 September 2026 | 1 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pak Kus Kunjungi PKL Binaan Kader PDIP Kota Probolinggo

pdip-jatim-pak-kus-pkl-kota-probolinggo1

PROBOLINGGO – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi mengapresiasi upaya kader-kader PDI Perjuangan Kota Probolinggo yang membina dan memberdayakan pedagang kaki lima (PKL).

Apresiasi itu disampaikan Kusnadi di sela kunjungannya di Kota Probolinggo, jelang waktu berbuka puasa, Sabtu (17/6/2017).

Didampingi istri dan sejumlah pengurus DPC PDIP setempat, Pak Kus, sapaan akrab Kusnadi, keliling ke beberapa jalan protokol yang jadi sentra PKL.

Di saat bulan Ramadan seperti saat ini, mayoritas PKL menjajakan makanan dan minuman untuk berbuka puiasa. Baik mamin takjil, maupun makanan lainnya.

Meski lapak pedagang berdiri di sisi-sisi jalan raya dan banyak dikunjungi pembeli, namun tidak sampai mengganggu kelancaran lalu lintas.

“Ini yang patut diacungi jempol. Meski di sisi jalan penuh pedagang, dan pembelinya membeludak, namun semuanya tampak tertib. Ini tidak lepas dari pengawasan Paguyuban PKL (PPKL) yang juga kader serta simpatisan PDI Perjuangan,” kata Kusnadi.

Mereka berjualan di bawah tenda-tenda yang tertata rapi, bersebelahan dengan tenda PKL yang disediakan Pemkot Probolinggo.

PPKL Kota Probolinggo ini tidak hanya berhasil menata PKL sehingga tidak mengganggu keindahan kota. Namun yang lebih penting, banyak warga kota yang taraf kesejahteraan ekonominya ikut terangkat.

Seperti yang disampaikan Ketua DPC PDIP Kota Probolinggo H Nasution. Banyak di antara PKL sebelumnya berlatar belakang tukang becak, tukang tambal ban dan profesi yang banyak digeluti kalangan wong cilik lainnya.

“Alhamdulillah, banyak yang kesejahteraannya meningkat setelah menjadi pedagang dengan bantuan dan binaan kita,” ujar Nasutian,

Sementara, koordinator PPKL, Halim mengatakan, ada sekitar 3.000 lebih pedagang yang dibina PPKL. Mereka tersebar di titik-titik keramaian masyarakat di Kota Probolinggo.

Menurutnya, para pedagang merasa senang dengan adanya pembinaan dari PPKL. Sebab, mereka bisa berjualan dengan tenang sehingga bisa membantu kenyamanan dalam menjalankan usahanya.

Setelah berkeliling di seputaran Alun-alun Kota Probolinggo, Pak Kus bersama sang istri dan rombongan, menikmati makanan dan minuman berbuka di dekat gerbang masuk alun-alun. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Mengurai Ruwet Distribusi Pupuk Subsidi di Magetan, dari Kendala NIK Petani hingga Jumlah Poktan

MAGETAN – Persoalan masih saja membelit di seputar pupuk bersubsidi. Meski pemerintah dan produsen menyatakan stok ...
KRONIK

KPU Kabupaten Pasuruan Kaji Penataan Dapil Pemilu 2029, DPC PDIP Sampaikan Pertimbangan Beban Anggaran

KABUPATEN ‎PASURUAN – KPU Kabupaten Pasuruan, secara internal mulai mengkaji penataan daerah pemilihan (dapil) ...
KRONIK

IKS-PI Cup 3 Jadi Ruang Pembinaan Remaja, Doding: Silat Harus Bermuara ke Prestasi  

IKS-PI Cup 3 Trenggalek menjadi ruang pembinaan pesilat muda sekaligus menekan tawuran dan kenakalan remaja. Doding ...
HEADLINE

Said Abdullah: Gaji P3K 2027 Ditanggung Pusat, Disiapkan Anggaran Rp23 Triliun

JAKARTA — Kabar baik bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Mulai 2027, gaji atau honorarium P3K ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Komunikasi Lintas Kelompok Penting untuk Jaga Kerukunan Blitar

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto menegaskan pentingnya komunikasi dengan berbagai kelompok keagamaan untuk menjaga ...
EKSEKUTIF

Eri Siapkan Bendera Hitam untuk PD yang Gagal Bina Kampung Pancasila

SURABAYA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan sanksi simbolik berupa bendera hitam bagi perangkat daerah ...