Rabu
07 Oktober 2026 | 6 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Legislator Ini Paparkan Wawasan Kebangsaan hingga Pelosok Desa

pdip-jatim-sunaryo-di-ngetos

NGANJUK – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Nganjuk Sunaryo SH MH merasa tergugah untuk ikut serta mengembalikan dan sekaligus membangkitkan rasa cinta tanah air.

Hal ini dia lakukan untuk menyikapi situasi yang akhir-akhir ini marak terjadi di masyarakat, yang mulai lunturnya semangat nasionalisme.

Seperti yang dia lakukan baru-baru ini, yakni memberikan pemaparan wawasan kebangsaan di SMK PGRI Ngetos dalam rangka Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati setiap tanggal 20 Mei.

Kedatangannya sekaligus ingin melihat secara dekat kondisi real potret dunia pendidikan di kawasan pelosok, yang juga masuk dalam daerah pemilihannya,

“Kami kenalkan konsep Tri Sakti warisan Presiden pertama RI, Ir Soekarno. Konsep ini berisi tentang pengetahuan berpolitik,ekonomi dan sosial budaya, yang artinya berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi dan berkepribadian secara sosial budaya,” kata Sunaryo, kemarin.

Menurutnya, dengan konsep Tri Sakti itu secara langsung memperkenalkan kepada generasi muda mengenal cara hidup bermasyarakat yang benar dan sesuai norma agama dan tidak melanggar tatanan hukum pemerintah.

Karena di era globalisasi seperti ini, urainya, angka kenakalan remaja khususnya dari kalangan pelajar banyak yang terjerat hukum dengan beragam latar belakang kasus kriminal.

Mulai dari kasus tawuran antar pelajar, pencurian, asusila, penggunaan obat terlarang, narkotika dan masih banyak jenis kasus lain yang marak dilakukan kalangan pelajar.

”Untuk membentengi para generasi agar terhindar dari berperilaku buruk maka sejak dini harus digembleng mental dan spiritualnya secara kontinyu. Tentunya tidak terlepas dari peran orang tua dan guru sangat menentukan pembentukan karakter anak,” ucapnya.

Di hadapan para siswa, Kang Naryo, begitu dia akrab disapa, menegaskan dengan ilmu hidup menjadi mudah dan dengan agama hidup menjadi terarah.

”Pembentukan karakter generasi penerus bangsa adalah tanggung jawab bersama. Mereka butuh input positif di antaranya sentuhan wawasan kebangsaan. Yang pasti di usia labil seperti pelajar di tingkat lanjutan pertama sampai lanjutan atas membutuhkan pengawasan ekstra,” papar Sunaryo.

Kegiatan semacam ini, akan dia lakukan terus menerus. “Dengan cara ini kita akan bisa mengigingatkan kepada para pemuda pemudi untuk tetap mempertahankan keuntuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutup mantan wartawan ini. (endyk)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Gandeng BSI, Bupati Ipuk Perkuat Upaya Pengentasan Kemiskinan

BANYUWANGI – Upaya pengentasan kemiskinan di Banyuwangi terus diperkuat melalui kolaborasi banyak pihak. Kali ini, ...
EKSEKUTIF

Eri Ungkap Alasan 13 Kepala PD Surabaya Diganti: Bukan Soal Suka atau Tidak Suka

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan alasan pergantian 13 kepala perangkat daerah dalam setahun. Evaluasi ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Minta Kompetensi Guru di Kabupaten Kediri Ditingkatkan

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta kompetensi guru di Kabupaten Kediri terus ditingkatkan ...
KRONIK

Bupati Lukman Resmikan Pengaktifan Pompa P2AT Tragah, Harap Tingkatkan Intensitas Tanam

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten Bangkalan mengaktifkan kembali pompa P2AT (Proyek Pengembangan Air Tanah) di ...
KRONIK

Pejabat Banyuwangi Jalani Tes Urine dan Tandatangani Pakta Integritas Bebas Narkoba

BANYUWANGI – Pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, mulai camat hingga kepala Organisasi Perangkat ...
EKSEKUTIF

Sanusi Tegaskan Program Sampah di Malang Tak Boleh Berhenti Jadi Pilot Project

MALANG – Bupati Malang Sanusi menegaskan penanganan sampah tidak boleh berhenti sebagai proyek percontohan atau ...