Senin
24 Agustus 2026 | 10 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkot Segera Pugar 17 Rumah eks-Wisma Lokalisasi Dolly untuk UKM

pdip-jatim-tri-risma-sby

SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya tahun ini segera membeli 17 rumah bekas wisma lokalisasi di kawasan Dolly.

Bekas wisma juga akan digunakan untuk rumah produksi UKM dan juga sebagai ruang pamer produk UKM warga eks lokalisasi.

Wali Kota Tri Rismaharini mengatakan, anggaran dari APBD Pemkot Surabaya sudah disiapkan untuk membeli 17 rumah yang berlokasi di Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan itu.

“Anggaran sudah disiapkan, tinggal diproses jual-belinya,” kata Risma, Minggu (14/5/2017).

Dia tidak menyebutkan detail lokasi dan nilai anggaran untuk membeli 17 rumah tersebut. Yang pasti, jelasnya, fungsi rumah tersebut sangat strategis untuk mendukung perekonomian warga eks lokalisasi.

Pemilihan wilayah juga bukan tanpa alasan. “Lokasi itu dipilih karena cukup strategis. Jadi nanti bisa memudahkan akses wisatawan yang datang ke Dolly dan Jarak ini,” jelasnya.

Dia menambahkan, 17 persil yang akan dibebaskan bakal dipugar dan akan dibuat untuk fasilitas publik demi terwujudnya kampung wisata Dolly.

Risma juga sudah memiliki gambaran mengenai konsep kampung wisata di Dolly. Misalnya. yang di pinggir jalan utama akan digunakan untuk ruang pamer.

“Jadi yang saat ini di Putat Jaya Gang Lebar bisa dipindahkan ke sana agar akses lebih mudah,” ujarnya.

Risma juga memiliki rencana untuk membangun fasilitas taman di Dolly dan Jarak. Taman tersebut bakal dibangun dari seluruh persil yang telah dibebaskan oleh pihak pemkot.

“Kita kan sudah membebaskan lahan sebanyak 200 hingga 300 persil. Karena ada persil lahan yang cukup luas yang kita bebaskan, nanti sebagian akan kita manfaatkan sebagai taman,” jelas Risma.

Saat penutupan Dolly pada 2014, Pemkot Surabaya juga membeli wisma terbesar di gang Dolly yakni Wisma Barbara.

Gedung enam lantai itu kini berubah fungsi menjadi pusat kegiatan perekonomian warga. Salah satunya menjadi pusat pembuatan sepatu di bawah naungan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Mampu Jaya.

Selain menjadi pusat kegiatan ekonomi, gedung tersebut juga menjadi pusat kegiatan warga di bidang pendidikan dan sosial. Di antaranya menjadi tempat belajar anak-anak warga eks lokalisasi Dolly dengan bimbingan pegiat LSM. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Hasto Minta Pembakar Hutan di Kalimantan Diproses Tegas

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti kebakaran hutan dan lahan ...
HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...
HEADLINE

Tiga Desainer Jatim Raih Tiket Nasional Fatmawati Trophy 2026

SURABAYA – Tiga desainer Jawa Timur berhasil meraih tiket menuju babak nasional Fatmawati Trophy 2026 setelah ...
KRONIK

Fatmawati Trophy Angkat Kreativitas Desain Kebaya dan Kerudung di Jawa Timur

SURABAYA – Kompetisi desain kebaya dan kerudung Jawa Timur bertajuk Fatmawati Trophy Regional 8 digelar di Hotel ...
EKSEKUTIF

Kampung Tempo Dulu di Magersari, Cak Sandi Dorong UMKM dan Permainan Tradisional Hidup Lagi

MOJOKERTO – Suasana tempo dulu kembali hidup di Kampung Magersari Gang 1, Kota Mojokerto. Bukan sekadar nostalgia, ...
KRONIK

Konsolidasi Partai Tak Hanya Lewat Agenda Resmi, Armuji: Kegiatan Olahraga dan Seni Juga

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar konsolidasi internal bersama Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati ...