LAMONGAN – Memasuki puncak musim kemarau yang dipicu fenomena iklim El Nino, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Lamongan menerjunkan jajaran pengurus, jajaran Fraksi DPRD, hingga unsur eksekutif untuk memberikan bantuan air bersih secara serentak di enam desa terdampak kekeringan pada Jumat (16/10/2026) hari ini.
Aksi tanggap darurat bencana kekeringan digelar secara terintegrasi oleh struktur PDI Perjuangan Kabupaten Lamongan. Langkah nyata ini merespons permintaan langsung masyarakat di wilayah-wilayah yang mulai mengalami krisis air bersih sejak beberapa pekan terakhir.
Aksi sosial kemanusiaan ini menyasar enam desa di lima kecamatan yang mengalami krisis air bersih paling parah. Wilayah tersebut meliputi Desa Banjarejo (Kecamatan Sukodadi), Desa Botoputih (Kecamatan Tikung), Desa Kedukbembem (Kecamatan Mantup), Desa Kacangan (Kecamatan Modo), serta Desa Talunrejo dan Desa Cangkring (Kecamatan Bluluk).
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lamongan, Husen, S.Ag., M.Pd., mengonfirmasi bahwa penyaluran air bersih ini merupakan wujud komitmen partai dalam menyerap dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat di tingkat bawah.
“Penyaluran air bersih secara serentak ini kami lakukan atas permintaan langsung dari masyarakat yang desanya terdampak kekeringan. Air adalah kebutuhan mendasar yang tidak bisa ditunda penyediaannya,” ujar Husen, Jumat (16/10/2026).
Dalam aksi tanggap darurat ini, PDI Perjuangan menerapkan pola kolaborasi terstruktur melalui kerja sama tiga pilar partai, yakni struktur kepengurusan partai, anggota legislatif di DPRD, serta wakil di eksekutif.
Secara teknis di lapangan, jajaran DPC PDI Perjuangan bersama anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan menggalang bantuan armada dan logistik air secara gotong-royong. Sementara itu, jalur eksekutif dikawal langsung oleh Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, dengan mengintegrasikan instansi teknis terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan serta Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sumber Daya Air Kabupaten Lamongan.
Husen, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Lamongan, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor ini agar penanganan darurat berjalan cepat dan tepat sasaran.
“Tiga pilar partai memang diwajibkan berkolaborasi. Mas Dirham selaku Wabup mengawal melalui eksekutif bersama BPBD dan Dinas PU SDA secara langsung di lapangan, sedangkan DPC dan Fraksi bergotong-royong mendukung suplai logistiknya,” katanya.
Ia menambahkan bahwa kesiapsiagaan ini juga mematuhi instruksi tertulis dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan sejak pertengahan tahun untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman gelombang iklim ekstrem El Nino.
“Faktor geografis Lamongan menuntun kita semua untuk terus melakukan mitigasi secara terencana. Pertengahan tahun lalu DPP PDI Perjuangan sudah memerintahkan untuk mewaspadai ancaman El Nino. Maka hari ini kami hadir ikut berbagi air bersih untuk meringankan beban warga,” imbuhnya.
Meskipun penyaluran tangki air bersih ini sangat membantu kebutuhan harian warga, PDI Perjuangan menyadari bahwa langkah ini masih bersifat penanganan darurat jangka pendek (short-term solution).
Oleh karena itu, sebagai langkah strategis jangka panjang, PDI Perjuangan berkomitmen mengawal kebijakan anggaran dan program infrastruktur di DPRD serta Pemkab Lamongan agar krisis air tahunan dapat teratasi secara permanen.
Salah satu fokus utama yang akan didorong adalah perluasan dan optimalisasi Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di daerah-daerah rawan kekeringan.
“Seluruh wilayah Kabupaten Lamongan yang rentan terdampak kekeringan perlu memperbanyak dan memperkuat jaringan Pamsimas. Untuk itu, PDI Perjuangan akan mengawal penganggaran dan ketersediaan program ini kedepannya agar krisis air bersih tidak terus berulang setiap tahun,” tegas Husen.
Inisiatif penyaluran air bersih ini mendapat apresiasi positif dari warga penerima manfaat. Indin Suyono, salah satu perwakilan warga, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian dan kepekaan sosial yang ditunjukkan DPC PDI Perjuangan Lamongan.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada DPC PDI Perjuangan Lamongan yang telah melakukan dropping air bersih ke desa kami yang terdampak bencana kekeringan ini. Bantuan ini sangat berarti bagi kebutuhan harian keluarga,” ucap Indin Suyono.
Ke depan, PDI Perjuangan Lamongan menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi dan menyerap aspirasi warga secara berkelanjutan, baik dalam penanganan bencana alam maupun pemenuhan fasilitas publik di seluruh pelosok Kabupaten Lamongan.(mnh/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













