TUBAN – Upaya memperkuat perekonomian berbasis kerakyatan terus didorong di daerah. Anggota DPRD Jawa Timur Fraksi PDI Perjuangan, Ony Setiawan, menggagas kegiatan Sosialisasi Strategi Penguatan UMKM dan Koperasi di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Acara yang difokuskan sebagai pondasi ekonomi kerakyatan ini diikuti para pelaku usaha mikro dan warga masyarakat. Kegiatan ini menghadirkan Kepala Bidang Koperasi DiskopUMKM dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Tuban, Abdul Afif, S.Si., M.AP., sebagai narasumber utama.
Mewakili Ony Setiawan, Kusmen, S.Pd., menyampaikan bahwa potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Tuban mengalami perkembangan yang sangat pesat. Namun, potensi besar tersebut dinilai perlu diintegrasikan ke dalam satu wadah yang terorganisir.
”Potensi UMKM Tuban berkembang pesat. Koperasi adalah jalan untuk pengembangan, pemasaran, hingga jual beli dalam satu wadah,” ujar Kusmen dalam sambutannya.

Kabid Koperasi Diskopumdag Tuban, Abdul Afif, menjelaskan bahwa UMKM dan koperasi merupakan dua elemen yang saling melengkapi.
Menurutnya, UMKM yang pada dasarnya merupakan usaha perorangan akan memiliki skala usaha yang jauh lebih besar dan kuat jika berhimpun dalam lembaga resmi bernama koperasi.
Afif menyebutkan dua alasan utama pentingnya pendirian koperasi. Pertama, Menjawab Permasalahan Bersama. Koperasi mampu menyerap komoditas dalam volume besar yang sulit diserap jika dijual secara individu.
Salah satu contohnya adalah peternak sapi perah yang kerap ditolak pabrik jika menjual mandiri, namun diterima ketika menyuplai dalam kuantitas besar melalui koperasi.
Kedua, Meningkatkan Nilai Tawar. Koperasi menjadi sarana untuk memperkuat posisi dan nilai tawar pelaku usaha kecil.
”Harapannya UMKM dan PKL di Tuban bisa berada di bawah naungan koperasi. Untungnya nanti kembali ke anggota sendiri,” tutur Afif.(dian/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS












