MALANG – Bupati Malang HM Sanusi mendorong program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus berlanjut setiap tahun untuk mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan. Melalui TMMD ke-130 Tahun Anggaran 2026 di Desa Jabung, Kabupaten Malang, program ini menyasar perbaikan infrastruktur jalan hingga renovasi tujuh rumah tidak layak huni (RTLH).
Sanusi menegaskan, pembangunan tidak boleh hanya berpusat di kawasan perkotaan. Kebutuhan masyarakat di pelosok desa harus menjadi bagian dari prioritas pembangunan agar manfaatnya dirasakan lebih merata.
Karena itu, ia menilai kolaborasi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci untuk mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat gotong royong.
“Sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor penting untuk mendorong pemerataan pembangunan, terutama di wilayah pedesaan,” ujar Sanusi.
Ia berharap TMMD tidak berhenti sebagai program pembangunan fisik, tetapi juga mampu memperkuat kemandirian masyarakat dan membuka peluang peningkatan kesejahteraan desa.
Dalam TMMD ke-130, salah satu sasaran sosial yang dikerjakan adalah renovasi tujuh rumah warga kurang mampu. Program tersebut didukung Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), dengan pengerjaan melibatkan personel TNI dan masyarakat setempat.
Selain perbaikan rumah, kegiatan ini mencakup pembangunan jalan dan infrastruktur lainnya di wilayah Kecamatan Jabung. Program nonfisik juga diarahkan untuk meningkatkan kesadaran, kapasitas, serta kemandirian masyarakat dalam mendukung pembangunan desa.
Bagi kader PDI Perjuangan ini, keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan menjadi bagian penting dari semangat gotong royong sebagaimana ajaran Bung Karno, yang perlu terus dipelihara. Infrastruktur yang telah dibangun juga harus dirawat bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Sanusi pun menyatakan komitmennya untuk kembali mengusulkan pelaksanaan TMMD di Kabupaten Malang pada tahun berikutnya. “Tahun depan mengajukan lagi. Kalau bisa, setiap tahun TMMD ada di Kabupaten Malang,” tegasnya.
Keberlanjutan program tersebut diharapkan memperkuat pemerataan infrastruktur sekaligus mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat pedesaan di Kabupaten Malang. (ull/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS












