Senin
19 Oktober 2026 | 2 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi: Hingga Akhir 2016 Tak Ada Impor Beras

pdip-jatim-jokowi-petani-cilacap
pdip-jatim-jokowi-petani-cilacap
Jokowi di persawahan di Cilacap beberapa waktu lalu

BOYOLALI — Presiden Joko Widodo memastikan Indonesia tidak akan mengimpor beras hingga akhir 2016. Untuk jagung, Jokowi optimistis pada 2018 mendatang tidak akan impor lagi.

“Saya pastikan, sampai akhir tahun tidak ada impor,” kata Presiden Jokowi, di Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (29/10/2016).

Dia menyebutkan, pada tahun ini, produksi beras meningkat drastis dari 1.030.000 ton pada periode September-Oktober 2015, menjadi 1.980.000 ton pada Oktober 2016.

Stok beras ini, lanjut Jokowi, cukup untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional hingga Mei 2017.

Presiden yang kader PDI Perjuangan ini menjelaskan, produksi yang melimpah tersebut disebabkan penggunaan bibit unggul dan tidak terjadi kekeringan.

Untuk komoditi jagung, jelas Jokowi, juga sudah turun 60%. Ketika harga jagung masih Rp 1.500/kg, papar Jokowi, petani kurang tertarik menanam. Selanjutnya pemerintah mengatur harga jual menjadi Rp 2.700/kg dan sekarang telah mencapai Rp 3.100/kg.

“Dengan pokok produksi tanam sekitar Rp 1.500-1.700/kg, petani bisa dapat banyak untung sehingga mereka bergairah menanam. Percuma disubsidi pupuk atau benih kalau harga jual dibiarkan jatuh. Jagung ini nanti tahun 2018 kita sudah tidak akan impor lagi. Yakin,” tegasnya.

Persoalan gula, lanjutnya, menteri pertanian sanggup menyelesaikan impor 5-6 tahun ke depan jika persoalan lahan tersedia. Sekarang, ungkapnya, masih kekurangan 3,5 juta hektar lahan tebu.

Jokowi juga menjanjikan akan membangun puluhan bendungan dan ribuan embung-embung kecil untuk pengairan pertanian warga.

Presiden Jokowi ke Boyolali dalam rangkaian Hari Pangan Sedunia ke-36 yang digelar di Boyolali pada 28-30 Oktober 2016. Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo turut mendampingi kegiatan Presiden.

Saat di Desa Trayu, Kecamatan Banyudono, Jokowi tampak akrab menyapa petani yang sedang panen raya teknologi padi Jajar Legowo (Jarwo) Super.

Jokowi mengamati langsung panen hasil benih unggulan teknologi padi Jarwo Super karya Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertanian (Litbang Kementan) yang mampu meningkatkan hasil produksi dua kali lipat dari hasil panen biasanya.

Pada kesempatan itu, dia menyampaikan, akan menerapkan teknologi padi Jarwo Super di wilayah lain Indonesia guna melipatgandakan hasil produksi beras dalam negeri.

Petani di Desa Trayu mengemukakan kepada Presiden Jokowi bahwa hasil panen padi mereka bertambah setelah memanfaatkan pengembangan teknologi Jarwo Super.

Jokowi kemudian memberikan bantuan kepada petani berupa benih padi varietas Inpari 30, Inpari 32, dan Inpari 33 yang merupakan varietas unggulan. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Karhutla Meluas di Sejumlah Gunung Jatim, Sri Untari Dorong Penanganan Terpadu

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mendorong penguatan penanganan kebakaran hutan dan ...
KRONIK

Ribuan Pelari Meriahkan Bangkalan Run 2026, Bupati Lukman: Peluang Gerakkan Ekonomi Masyarakat

BANGKALAN – Ribuan pelari dari berbagai daerah memeriahkan Bangkalan Run 2026 yang digelar dalam rangka Hari Jadi ...
KRONIK

Apresiasi Penampilan Karya Siswa SR, Bupati Ipuk: Kami Bangga Menyaksikannya

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengaku bangga atas perkembangan siswa Sekolah Rakyat (SR) ...
KRONIK

Lulus Sekolah Pra-Pratama, Gen-Z Temukan Passion Perjuangan di PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Pelatihan Sekolah Partai DPD PDI Perjuangan Jawa Timur di Hotel Palm Surabaya pada 17–18 Oktober 2026 ...
KRONIK

Said Abdullah Salurkan Bantuan Renovasi Rumah untuk 25 Warga Pulau Raas

SUMENEP – Sebanyak 25 warga di Kecamatan/Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, menerima bantuan dana rehabilitasi rumah ...
HEADLINE

Tuntas Pelatihan AI, PDI Perjuangan Jatim Dorong Gen Z Naik Level Pratama

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur sukses menyelenggarakan pelatihan kaderisasi tingkat Pra-Pratama berbasis ...