Rabu
26 Agustus 2026 | 8 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDIP Dukung Pemerintah Soal Pileg dengan Proporsional Tertutup

pdip-jatim-hasto-tutup-bimtek-batu

pdip-jatim-hasto-tutup-bimtek-batuJAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai, usulan pemerintah soal pemilu legislatif (Pileg) menggunakan sistem proporsional tertutup merupakan pilihan tepat.

Menurut Hasto, sistem proporsional tertutup menjamin kedaulatan partai tanpa harus mengorbankan representasi rakyat.

PDI Perjuangan, kata Hasto, mendukung usulan pemerintah tersebut karena proporsional tertutup memperkuat sistem kepartaian di Indonesia.

“Bila sistem kepartaian kuat, tentu merepresentasikan kehendak rakyat karena apa yang diperjuangkan partai datang dari rakyat,” kata Hasto, Senin (24/10/2016).

Sebelumnya, pemerintah telah menyerahkan draf Rancangan Undang-undang (RUU) Pemilu kepada DPR, Jumat (21/10/2016) lalu.

Dalam draf tersebut, salah satu yang diusulkan pemerintah adalah perubahan mendasar sistem pemilu.

Pemerintah mengusulkan tak lagi digunakan sistem proporsional terbuka seperti yang telah digunakan sejak tiga pemilu legislatif sebelumnya.

Pada Pemilu 2019 yang berlangsung serentak antara pemilu legislatif dan presiden, sistem pemilu legislatif diusulkan menggunakan mekanisme proporsional tertutup, yakni lolosnya seseorang ke DPR ditentukan berdasarkan nomor urut.

Dengan sistem proporsional tertutup, lanjut Hasto, partai bisa memastikan semua calon anggota legislatif yang hendak maju ke Senayan memiliki pemahaman ideologi partai yang kuat.

Dia mengungkapkan, di PDI Perjuangan, hal tersebut bisa diukur dari sekolah partai yang telah dijalankan selama ini. Pemahaman ideologi partai tak hanya dipahami secara normatif melainkan juga menyentuh ranah teknis.

“Sebab di sekolah partai kami juga membahas isu-isu terkini yang dikaitkan dengan ideologi partai. Sehingga para calon anggota legislatif yang punya nilai bagus memang terbukti memahami ideologi partai hingga teknis,” jelas dia.

Hasto menilai, sistem proporsional tertutup tak berarti selamanya menutup diri dari orang-orang berkualitas di luar partai.

“Makanya di kami, nama-nama seperti Pak Joko Widodo dan Bu Tri Rismaharini bisa dirangkul dan kemudian bergabung ke dalam partai kami,” ujarnya.

Saat ditanya wartawan, apakah sistem proporsional tertutup memudahkan pihak yang dekat dengan pimpinan partai, menurut Hasto, pihaknya menyikapi hal itu secara profesional. Kedekatan kalau tidak mengorbankan ideologi partai, sebutnya, tentu tidak masalah.

“Yang bermasalah adalah kedekatan yang mengorbankan ideologi. Kami juga tidak mau kok partai dirugikan dengan kedekatan semacam itu,” terang Hasto. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

PEREMPUAN

Susy Cecilia: Kesederhanaan Fatmawati Adalah Spirit Perempuan Indonesia

ADA sesuatu yang sederhana tetapi sangat besar maknanya ketika nama Fatmawati Soekarno kembali disebut. Bukan ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Kukuhkan Pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Campurdarat

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mengukuhkan pengurus Ranting dan ...
KABAR CABANG

Data Desil Tak Sesuai Realita, Warga Lumajang Bisa Lapor ke Kantor DPC atau Gedung DPRD

LUMAJANG – Komisi D DPRD Kabupaten Lumajang merespon adanya keluhan masyarakat terkait data Desil yang dinilai ...
LEGISLATIF

Puan: DPR Siap Terima Aspirasi Massa Peserta Demo 27 Agustus

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani memastikan DPR terbuka menerima aspirasi masyarakat yang akan disampaikan ...
KABAR CABANG

Ratusan KK Alami Kekeringan, DPC Ngawi Baksos Kirim Dua Tangki Air Bersih

NGAWI – Dua truk tangki perlahan memasuki wilayah pelosok Kabupaten Ngawi. Truk tangki membawa ribuan liter air ...
KABAR CABANG

DPC PDI Perjuangan Bojonegoro Lantik 3.312 Pengurus Ranting dan Anak Ranting

BOJONEGORO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro menyelesaikkan rangkaian konsolidasi organisasi dengan ...