Rabu
17 Juni 2026 | 7 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pagelaran Wayang “Wahyu Pancasila” Diserbu Ribuan Warga Bumi Bung Karno 

pdip jatim 260613 wahyu pancasila 1

Ribuan warga memadati pagelaran wayang kulit “Wahyu Pancasila” di Kelurahan Kaweron, Talun, Blitar. Guntur Wahono menegaskan gotong royong sebagai inti nilai Pancasila yang harus terus dirawat di tengah masyarakat.

BLITAR – Ribuan warga memadati halaman Kantor Kelurahan Kaweron, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, Jumat (12/6/2026) malam, untuk menyaksikan pagelaran wayang kulit dengan lakon Wahyu Pancasila.

Antusiasme masyarakat Bumi Bung Karno yang membludak menjadi gambaran kuat bahwa semangat gotong royong dan nilai-nilai Pancasila masih hidup di tengah masyarakat.

Pagelaran budaya yang dibawakan dalang Ki Minto Darsono dari New Sekar Gadung itu digelar dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Bulan Bung Karno 2026.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, Guntur Wahono, serta Bupati Blitar Rijanto.

Sejak sore hari, masyarakat dari berbagai wilayah di Kecamatan Talun mulai berdatangan. Halaman kelurahan yang menjadi lokasi acara tampak dipenuhi warga yang antusias mengikuti jalannya pertunjukan hingga larut malam.

Dalam sambutannya, Guntur Wahono menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kelurahan Kaweron, Kecamatan Talun, dan masyarakat yang bergotong royong menyukseskan kegiatan tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kepala Kelurahan Kaweron, Camat Talun, dan seluruh masyarakat yang luar biasa. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, acara ini bisa terselenggara dengan baik dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat,” ujarnya.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur itu menilai tingginya partisipasi warga menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan masih terpelihara dengan baik di tengah masyarakat.

Menurutnya, meskipun banyak daerah di Kabupaten Blitar juga menggelar berbagai kegiatan selama Bulan Bung Karno, antusiasme masyarakat Talun memberikan kesan tersendiri.

“Banyak masyarakat yang memperingati Hari Lahir Pancasila pada bulan Juni ini. Namun di sini saya melihat antusiasme yang sangat tinggi. Masyarakat hadir berbondong-bondong, menunjukkan bahwa semangat kebersamaan masih terjaga dengan baik,” katanya.

Guntur juga memberikan apresiasi kepada jajaran pemerintah kelurahan dan kecamatan yang dinilai berhasil membangun partisipasi warga dalam berbagai kegiatan sosial maupun kebudayaan.

Ia berharap tradisi memperingati Hari Lahir Pancasila melalui kegiatan budaya seperti wayang kulit dapat terus dilestarikan sebagai sarana memperkuat persatuan masyarakat.

Menurut Guntur, Bulan Bung Karno tidak bisa dipisahkan dari nilai-nilai luhur Pancasila yang digali oleh Bung Karno sebagai dasar negara. Salah satu esensi utama Pancasila, kata dia, adalah semangat gotong royong.

“Kalau Pancasila diperas menjadi satu nilai utama, maka gotong royong adalah intinya. Dan malam ini kita melihat sendiri bagaimana semangat itu hidup di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Ia menilai terselenggaranya pagelaran wayang kulit Wahyu Pancasila menjadi contoh nyata penerapan nilai gotong royong. Selain mendapat dukungan pemerintah kelurahan, kegiatan tersebut juga lahir dari partisipasi aktif masyarakat setempat.

Karena itu, Guntur mengajak masyarakat untuk tidak hanya memahami Pancasila sebagai slogan, tetapi menjadikannya pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

“Pancasila harus tetap terjaga dan terpelihara di tengah masyarakat. Nilai-nilainya harus tercermin dalam perilaku, kehidupan bermasyarakat, serta menjadi pedoman dalam menjaga persatuan dan kebersamaan sebagai bangsa Indonesia,” tegasnya.

Pagelaran wayang kulit dengan lakon Wahyu Pancasila berlangsung meriah hingga larut malam. Selain menjadi hiburan rakyat, kegiatan tersebut juga menjadi ruang kebersamaan antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan warga dalam merawat budaya sekaligus meneguhkan semangat kebangsaan pada Bulan Bung Karno. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

PDI Perjuangan Ingatkan 169 Juta Kelas Menengah Terancam Ambruk Imbas Pertamax Naik

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Industri, Perdagangan, dan Tenaga Kerja, Darmadi Durianto, ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Desak Raperda Disabilitas Jadi Instrumen Nyata Pemenuhan Hak Warga

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan Raperda Disabilitas harus menjadi instrumen perubahan sosial yang ...
KRONIK

Binti Luklukah PDIP Salurkan Bantuan untuk Yayasan Lansia dan ODGJ

TULUNGAGUNG – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Tulungagung, Binti Luklukah menyalurkan bantuan kepada yayasan lansia ...
KRONIK

Koperasi Mega Bhakti PDIP Jatim Luncurkan Red Corner, Ruang Kreatif untuk Desainer Muda dan UMKM

Koperasi Mega Bhakti DPD PDI Perjuangan Jawa Timur meluncurkan Red Corner sebagai ruang kreatif bagi desainer muda, ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Desak Pemkab Malang Beralih ke Sistem Digital untuk Optimalkan Pendapatan Daerah

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang Abdul Qodir mendorong percepatan digitalisasi pengelolaan ...
KABAR CABANG

PAC Nguntoronadi Bersih-bersih Situs Dewi Sri

MAGETAN – Langkah kaki sejumlah pengurus dan kader Pengurus Anak Cabang (PAC) serta Ranting Nguntoronadi tampak ...