PONOROGO – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, mengingatkan kader PDI Perjuangan untuk tidak berpuas diri menghadapi Pemilu 2029. Menurutnya, seluruh partai politik kini sama-sama berlomba menarik simpati generasi muda yang akan mendominasi para pemilih.
Hal itu disampaikan Deni saat menghadiri Musyawarah Anak Cabang (Musancab) dan pelantikan pengurus PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Ponorogo masa bakti 2026–2031 di Gedung Keniten, Kecamata Ponorogo, Sabtu (30/5/2026) sore.
“Proses reorganisasi harus kita jalani, regenerasi harus berjalan. Pemilu 2029 kondisinya akan jauh lebih berat karena lebih dari 58 persen pemilih berasal dari generasi milenial dan Gen Z. Perilaku pemilihnya tentu berbeda dan ini harus benar-benar kita siapkan,” ujar Deni.
Wakil Ketua DPRD Jawa Timur itu mengatakan, seluruh partai politik memiliki akses terhadap data demografi yang sama. Karena itu, upaya merangkul pemilih muda saat ini dilakukan hampir semua partai.

“Semua partai melakukan hal yang sama. Semua tahu data demografi dari BPS, semua berlomba-lomba mencari yang muda. Jadi kita tidak boleh terlalu pede,” terangnya.
Namun demikian, Deni menegaskan, PDI Perjuangan memiliki pembeda. Jika partai lain berupaya menjadikan anak muda sebagai basis pemilih, PDI Perjuangan justru memberi ruang bagi mereka untuk terlibat langsung dalam kepemimpinan Partai.
“PDIP tidak hanya menjadikan anak muda sebagai pemilih, tetapi juga memberi ruang dan tanggung jawab untuk berjuang bersama senior-senior Partai. Bahkan dari 20 persen kader muda yang masuk kepengurusan. Salah satunya harus menempati posisi ketua, sekretaris, atau bendahara PAC,” terang dia.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menyiapkan regenerasi kepemimpinan sekaligus menjaga energi perjuangan Partai di masa depan.
“Jangan patah semangat. Kita harus mulai menyusun strategi yang lebih baik lagi agar perjuangan Partai semakin maksimal. Mari kita jaga energi anak-anak muda untuk bergerak dan berjuang bersama PDI Perjuangan,” tandasnya. (jrs/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS











