Rabu
14 Oktober 2026 | 3 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hujan, Diana Sasa Cek Genangan di Sekitar Samsat Magetan, Temukan Sejumlah Sumbatan di Sistem Drainase

IMG-20260404-WA0027_copy_898x694

MAGETAN — Banjir luapan kembali melanda sejumlah kawasan di Kabupaten Magetan, menyusul hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut, Sabtu (4/4/2026) malam.

Buruknya sistem drainase dan tebalnya endapan lumpur ditengarai menjadi pemicu utama meluapnya air hingga merusak infrastruktur jalan dan merendam fasilitas umum.

​Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Diana Sasa, yang meninjau langsung lokasi terdampak pada Sabtu pukul 18.00 WIB, menemukan kondisi yang mengkhawatirkan di sepanjang jalur Pasar Sayur menuju arah utara.

Menurut dia, air meluap dari lubang kontrol drainase karena saluran bawah tanah tidak lagi mampu menampung debit air yang datang dari arah selatan.

​”Air keluar dari lubang drainase lalu mengalir deras di jalan raya. Di perempatan lampu merah dekat SMP 4, luapan bahkan berasal dari area persawahan di sisi barat yang kemudian merendam TK Aisyiyah dan masjid di sekitarnya,” ujar Diana saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

​Kerusakan infrastruktur
Derasnya arus luapan air kali ini tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga mulai merusak aset publik.

Di beberapa titik, tekanan air yang kuat mengakibatkan lapisan aspal jalan terkelupas.

Diana Sasa yang mengenakan jas hujan, bersama warga melakukan pengaturan lalu lintas darurat dengan mengalihkan kendaraan ke jalur yang lebih tinggi demi menghindari kecelakaan.

​Dalam pengamatan di Jalan Diponegoro, ditemukan fakta bahwa saluran drainase tersumbat oleh sedimentasi lumpur yang cukup tebal.

Hal ini mengindikasikan bahwa fungsi pemeliharaan infrastruktur secara berkala belum berjalan maksimal.

​”Setelah bak kontrol dibuka, terlihat endapan lumpur yang sangat tebal. Ini yang membuat aliran air tidak optimal. Artinya, ada persoalan pada aspek pemeliharaan,” kata Diana Sasa yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan.

​Persoalan struktural
Meski genangan air relatif cepat surut setelah hujan reda, Diana menekankan bahwa fenomena ini merupakan alarm bagi pemerintah daerah untuk segera melakukan audit teknis terhadap sistem drainase kota.

Ia menilai kapasitas saluran yang ada saat ini sudah tidak relevan dengan beban debit air yang terus meningkat setiap tahunnya.

​Secara terpisah, sejumlah warga mengeluhkan bahwa wilayah tersebut memang menjadi langganan banjir luapan setiap kali hujan deras melanda lebih dari satu jam. Warga berharap adanya normalisasi saluran secara menyeluruh agar dampak banjir tidak semakin meluas dan merusak bangunan milik warga.

Selaku anggota ​DPRD Jawa Timur, Diana Sasa mendorong pemerintah kabupaten maupun dinas terkait untuk segera memetakan ulang titik-titik limpasan air. Dan, melakukan pembersihan drainase secara masif sebelum puncak musim hujan membawa dampak yang lebih destruktif.

​”Ini soal keselamatan warga. Perbaikan aspal yang rusak harus segera dilakukan, dan perhitungan ulang kapasitas drainase adalah harga mati agar masalah ini tidak terus berulang,” tegas Diana.(rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Desak Tambahan Pasokan BBM Bali Diikuti Perbaikan Distribusi hingga SPBU

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah dan Pertamina memastikan tambahan pasokan bahan bakar ...
KRONIK

PDIP Surabaya Fokus Konsolidasi dan Kerja Kerakyatan untuk Menangkan Pemilu 2029

SURABAYA – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya memprioritaskan konsolidasi organisasi dan penguatan kerja kerakyatan ...
KRONIK

Pemkab Banyuwangi Gelar Operasi Katarak Gratis, Bantu 4.869 Warga

BANYUWANGI –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melalui kolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) ...
KRONIK

Apresiasi Dedikasi Guru Ngaji, Hj. Ansari PDIP Salurkan Bantuan untuk Nenek Suidah

PAMEKASAN – Ketulusan Nenek Suidah (100), guru ngaji sebatang kara asal Dusun Toronan, Desa Larangan Badung, ...
KRONIK

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Nur Hakim PDIP Distribusikan Air Bersih

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bangkalan, Nur Hakim, menyalurkan bantuan air bersih pada ...
KRONIK

Dugaan Pungli Lahan Perhutanan Sosial, DPRD Jember Minta Dinas Kehutanan Jatim Buka Data KHDPK

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jember, Candra Ary Fianto, meminta Cabang Dinas Kehutanan Jawa Timur membuka ...