Jumat
16 Oktober 2026 | 11 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ipuk Ajak Kades se-Banyuwangi Susun Skala Prioritas Pembangunan

PDIP-Jatim-Ipuk-Fiestiandani-04042026

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengajak seluruh kepala desa (kades) di Banyuwangi untuk menyusun skala prioritas pembangunan di tengah kondisi fiskal terbatas. Persoalan geopolitik internasional turut berdampak pada kondisi ekonomi nasional hingga daerah.

Meski demikian, Ipuk menegaskan pembangunan daerah tidak boleh berhenti. Ia meminta seluruh kades tetap bergerak dengan menyesuaikan program kebutuhan prioritas masing-masing desa.

“Apapun rintangannya, kita harus tetap melanjutkan pembangunan Banyuwangi dengan mengoptimalkan potensi yang kita miliki,” ujar Ipuk saat silaturahmi dan halal bihalal bersama kepala desa se-Banyuwangi di Kantor Desa Gladag, Rogojampi, pada Kamis (2/4/2026).

Ipuk menyebut, kondisi saat ini harus dilalui dengan kebersamaan dan penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan desa. Kondisi seperti ini bukan pertama kali dihadapi. Banyuwangi pernah melalui masa sulit saat pandemi dan bangkit.

“Dengan tandang bareng, kami percaya kondisi saat ini juga bisa kita lalui,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Ia menambahkan, keterbatasan anggaran tidak boleh membuat pemerintah desa berhenti berinovasi. Justru, kondisi tersebut harus menjadi momentum untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki masing-masing desa.

Pemkab Banyuwangi, tambah Ipuk, telah melakukan penataan ulang anggaran atau reprioritas. Infrastruktur tetap menjadi fokus utama, tanpa mengesampingkan sektor pendidikan dan kesehatan.

Ia meminta agar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) utuk membantu desa agar juga menyusun reprioritas anggaran.

“Sehingga program pembangunan tetap berjalan lebih efektif di meski anggaran transfer dari pemerintah pusat berkurang,” kata Ipuk.

Ketua Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Banyuwangi, Budiharto, mengaku siap mendukung kebijakan Pemkab Banyuwangi dalam menyusun skala prioritas pembangunan di tengah keterbatasan anggaran.

“Kami juga berterima kasih kepada Ibu Bupati yang selalu memerhatikan kami. Meski anggaran terbatas, sudah memberikan tambahan anggaran kepada desa-desa di Banyuwangi,” terangnya. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Perhatikan Nasib Ibu Saena dan Delapan Anaknya, Hakim: Kami Bantu Fasilitasi Pendidikan Mereka

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bangkalan, Nur Hakim, memberikan perhatian terhadap kondisi ibu ...
KRONIK

Kukuhkan 66 Kepala Sekolah, Bupati Lukman Tekankan Integritas dan Mutu Pendidikan

BANGKALAN – Kepala sekolah bukan sekadar menduduki jabatan struktural, tetapi juga memegang tanggung jawab besar ...
KRONIK

Sambut Hari Santri, Pemkab Banyuwangi Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk 28 Ribu Santri

BANYUWANGI – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober, Pemerintah ...
KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...
LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...