Senin
24 Agustus 2026 | 2 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Serahkan Gamelan, Novita Hardini Ajak Generasi Muda Trenggalek Cintai Tari Jaranan

pdip-portal-1771243536756

TRENGGALEK – Upaya menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal terus didorong Anggota DPR RI Komisi VII, Novita Hardini. Salah satunya melalui penyerahan satu set gamelan kepada Kelompok Budaya Turonggo Yakso di Kecamatan Dongko, Kamis pekan lalu.

Bantuan yang berasal dari program CSR Bank BRI Cabang Trenggalek atas aspirasi Novita Hardini tersebut menjadi bentuk kolaborasi antara dunia usaha dan pelestarian budaya daerah, sekaligus dorongan agar anak-anak muda semakin dekat dengan kesenian tradisional.

Dalam keterangannya, Senin (16/2/2026), legislator perempuan satu-satunya dari Dapil VII Jawa Timur itu menegaskan bahwa gamelan bukan sekadar alat musik, melainkan simbol peradaban sekaligus identitas budaya masyarakat Trenggalek.

“Harapan saya, gamelan ini dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan kreativitas para pelaku seni di Dongko. Ini bukan hanya tentang budaya, tetapi juga tentang masa depan generasi muda,” ujarnya.

Menurut Novita, keberadaan perangkat gamelan baru diharapkan mampu menambah semangat anak-anak dan remaja untuk belajar serta mencintai budaya asli daerah, khususnya tari Jaranan yang selama ini menjadi kebanggaan masyarakat Trenggalek.

Saat ini, Kelompok Budaya Turonggo Yakso telah membina lebih dari 400 anak didik.

Pengurus sanggar menyebutkan, tambahan gamelan sangat membantu proses latihan sekaligus meningkatkan kualitas pertunjukan.

Mereka juga berharap adanya dukungan lanjutan untuk pembenahan infrastruktur, terutama atap bangunan yang masih berbahan bambu.

Novita, yang dikenal aktif mendorong pemberdayaan UMKM dan industri kreatif, menilai kawasan tersebut memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai pusat ekonomi kreatif berbasis budaya di Dongko.

Selain latihan seni, sanggar dapat dimanfaatkan untuk pelatihan pembuatan ornamen Jaranan maupun produk budaya lain yang memiliki nilai ekonomi.

“Budaya harus hidup dan memberi manfaat ekonomi. Sanggar ini bisa menjadi pusat kreativitas sekaligus pusat ekonomi kreatif masyarakat Dongko,” tegasnya.

Melalui dukungan tersebut, ia berharap pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi rakyat, sehingga generasi muda tidak hanya bangga terhadap tradisinya, tetapi juga mampu menjadikannya sebagai sumber kesejahteraan di masa depan. (aris/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Hidup Sehat: Dari Olahraga Kita Bangun Kekuatan Bangsa

SURABAYA — Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak anak-anak muda membiasakan hidup sehat ...
KRONIK

Cerita Risma Saat Baguna Selamatkan Anak Patah Tulang di Gempa NTT

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, memimpin langsung aksi tanggap ...
KRONIK

Hasto Minta Pembakar Hutan di Kalimantan Diproses Tegas

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti kebakaran hutan dan lahan ...
HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...
HEADLINE

Tiga Desainer Jatim Raih Tiket Nasional Fatmawati Trophy 2026

SURABAYA – Tiga desainer Jawa Timur berhasil meraih tiket menuju babak nasional Fatmawati Trophy 2026 setelah ...
KRONIK

Fatmawati Trophy Angkat Kreativitas Desain Kebaya dan Kerudung di Jawa Timur

SURABAYA – Kompetisi desain kebaya dan kerudung Jawa Timur bertajuk Fatmawati Trophy Regional 8 digelar di Hotel ...