SUMENEP – Ribuan pelari dari berbagai daerah di Jawa Timur memadati kawasan Jalan Jokotole Lingkar Barat, Desa Babbalan, Kecamatan Batuan, pada Minggu (8/2/2026) pagi.
Mereka ambil bagian dalam ajang RS BHC Run 2026 yang digagas oleh Rumah Sakit Baghraf Health Care (RS BHC) Sumenep, rumah sakit swasta yang dikenal memiliki fasilitas medis modern serta dukungan tenaga kesehatan profesional.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melepas langsung event yang menarik minta peserta lintas usia dan latar belakang. Ia memberikan apresiasi atas inisiatif RS BHC menyelenggarakan event olahraga yang melibatkan masyarakat luas.
Ia berharap kegiatan ini memberi dampak positif bagi gaya hidup sehat warga Sumenep dan sekitarnya.

“Kepada seluruh pelari, selamat berkompetisi dengan menjunjung sportivitas. Tetap berhati-hati di lintasan, apalagi kondisi jalan masih basah setelah hujan,” ujar Fauzi, saat melepas peserta.
Menurutnya, RS BHC Run 2026 sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong kesadaran hidup sehat. Olahraga, kata dia, bisa menjadi gerakan bersama jika dikemas secara menarik dan inklusif.
“Lari adalah olahraga yang mudah diikuti siapa saja. Pemerintah daerah tentu terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam memperluas ruang aktivitas sehat bagi masyarakat,” jelasnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu pun berharap RS BHC Run dapat terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan.
“Semoga event ini bisa rutin digelar dan menjadi ikon sport tourism di Sumenep,” terangnya.
Selain Bupati Fauzi, turut hadir dalam event tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Banggar DPR RI sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MHSaid Abdullah beserta keluarga, serta Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Deni Wicaksono. (hzm/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS











